Gadget

Mending Beli Sekarang, Harga HP Tahun Depan Bakal Meroket

Muhammad Faisal Hadi Putra
Mending Beli Sekarang, Harga HP Tahun Depan Bakal Meroket

Uzone.id - Siap-siap, bisa jadi harga smartphone di tahun depan bakalan naik. Prediksi ini diungkap IDC dalam laporan Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker.

Dalam laporannya, IDC memprediksi kalau pasar smartphone di tahun 2025 bakal ditutup positif dengan pertumbuhan sampai 1,5 persen. Namun di tahun depan, lembaga riset ini memperkirakan pasar smartphone dunia akan turun sebesar 0,9 persen. 

Ada dua biang kerok utamanya. Pertama, pergeseran strategi produk dari Apple dan masalah ketersediaan komponen. 

Apple dikabarkan bakal mengubah tradisi jadwal rilis iPhone model dasar mereka. Peluncuran yang biasanya dilakukan setiap bulan September, kemungkinan akan digeser hingga awal tahun 2027 mendatang untuk iPhone model ‘polosan’. 



Alhasil, keputusan ini turut memangkas angka pengiriman iPhone keseluruhan hingga 4,2 persen di tahun depan. 

Alasan kedua, dan yang bakal bikin dompet konsumen terancam, adalah kelangkaan memori global. Pasokan komponen memori yang makin seret diprediksi bakal mengerek harga komponennya menjadi lebih mahal. 


Menurut Anthony Scarsella, Research Director IDC, biaya produksi yang bakal membengkak gegara harga memori yang naik, membuat vendor smartphone dalam posisi yang sulit. Menurutnya, vendor harus atur strategi lagi untuk menyelamatkan pangsa pasar dan keuntungan mereka. 

Pilihannya cuma dua, yakni terpaksa menaikkan harga jual ke konsumen, namun berdampak buruk untuk segmen entry-level dan mid-range. Sebab, kelas harga terjangkau yang margin keuntungannya tipis, bakal terkena dampak paling signifikan karena segmen ini sangat sensitif terhadap perubahan harga sedikit saja.

“Seiring komponen memori menjadi semakin terbatas dan mahal, produsen menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menaikkan harga,” kata Anthony, dikutip dari situs IDC. 

Atau, mengubah fokus jualan ke model-model flagship yang harganya lebih mahal. Kenapa harus flagship? Karena margin keuntungan di segmen ini biasanya lebih besar, jadi bisa dipakai buat ‘subsidi silang’ untuk menambal kenaikan biaya komponen tadi.



“Meskipun beberapa OEM mau tidak mau akan terpaksa menaikkan harga, yang lain akan menyesuaikan portofolio mereka dengan model yang lebih mahal dengan margin yang lebih tinggi untuk menyerap sebagian dampak memori pada bill of material (BOM),” jelasnya.

Harga rata-rata smartphone naik ke Rp7,4 jutaan

Meskipun jumlah unit smartphone yang dikirimkan diprediksi turun, namun perputaran uang di industri ini justru bakal mencetak rekor baru. 

Anthony mengatakan, lantaran vendor ramai-ramai menaikkan harga atau lebih rajin jualan HP mahal, maka harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) akan naik menjadi USD465 atau sekitar Rp7,4 jutaan. 

Kenaikan ini langsung berdampak pada nilai pasar smartphone secara global ke angka tertingginya, yakni USD578,9 miliar. 

“Tahun depan akan menjadi masa yang menantang bagi industri, namun IDC masih yakin pasar dapat mencapai rekor ASP,” tutup Anthony.