Digilife

MAXStream Studios Umumkan 3 Film SISI, Siap Debut di JAFF 2025

Aisyah Banowati
MAXStream Studios Umumkan 3 Film SISI, Siap Debut di JAFF 2025

Uzone.id – Telkomsel melalui MAXStream Studios kembali menggelar program kompetisi film pendek Secinta Itu Sama Indonesia (SISI).

Peluncuran SISI 2025 ini mempertegas komitmen MAXStream Studios sebagai production house yang telah memproduksi sebanyak 140 judul konten film dan series yang dapat dinikmati di berbagai kanal penayangan, sekaligus melanjutkan kesuksesan Secinta Itu Sama Sinema (SISS) 2024.

Melalui penyelenggaraan kompetisi SISI, Telkomsel dan MAXStream Studios secara ambisius menyatakan niat mereka untuk menjadi platform pemberdayaan yang menjembatani para kreator dengan audiens yang lebih luas.



“Kami berharap, Telkomsel dan MAXStream Studios menjadi pintu ke dunia lain yang lebih luas lagi. Kita ingin menjadi platform yang enable atau memberdayakan karya-karya tersebut bisa diakses lebih banyak lagi, lebih luas lagi. Sehingga tercipta kreasi yang lebih baik lagi. Dan itu tujuan kami menyelenggarakan kompetisi SISI,” ungkap Anto Sihombing selaku GM Digital Content Creation and Community Telkomsel dalam Press Conference & Pre Screening Tiga Film Terbaik SISI, Kamis (20/11).

Proses seleksi SISI sendiri telah berlangsung sejak 18 Agustus hingga 10 September 2025. Bertema “Kecintaan Terhadap Indonesia”, SISI mengajak sineas muda untuk mengeksplorasi kisah, nilai, serta keberagaman Indonesia yang diramu dalam bentuk film pendek.

“Dari tahun ke tahun kita dibanjiri submission sampai empat ratusan tahun lalu. Di tahun ini ada seratus sembilan puluh lima submission karena (untuk tahun ini) persyaratannya kita perketat. Dari ratusan itu kita bikin shortlist jadi seratus,” ungkap Aco Tenri selaku Juri SISI 2025 dan Sutradara Indonesia.

Aco juga menjelaskan jika terjadi perubahan persyaratan submission karya. Jika tahun lalu, peserta hanya perlu mengirimkan sinopsis dan premis, untuk tahun ini, peserta wajib mengirimkan deck yang sudah lengkap.

Selain itu, kesesuaian tema dan relevansi menjadi poin kuat yang menentukan lolos atau tidaknya peserta dalam proses kurasi.

“Kesesuaian tema jadi satu yang penting dan tentunya relevansi. Selain temanya tepat, (yang jadi pertimbangan) ini tuh realistis nggak kalau diproduksi dan dengan resources yang kita punya dan keterbatasan waktu. Jadi tema yang tepat dan realistis di produksi, itu yang kita pilih,” jelas Aco Tenri.



Tiga karya terbaik SISI 2025

Setelah melalui proses kurasi yang komprehensif, terpilihlah tiga film dari para sineas muda yang berhak mendapatkan pendanaan produksi serta program mentoring.

Ketiga film SISI 2025 ini nantinya juga akan memperoleh kesempatan untuk tayang perdana di ajang bergengsi Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 November 2025 mendatang.

Karya terbaik pertama dari SISI 2025 adalah film pendek berjudul "Hanya Ada Kedamaian di Balik Jendela Rumahku".

Film tersebut disutradarai oleh Ayesha Alma Almera yang juga bertindak sebagai salah penulis naskah bersama dengan Alex Suhendra. Sementara itu, untuk produksinya dipercayakan kepada Sohfy Pratiwi sebagai produser.

Selanjutnya adalah film pendek berjudul "Yuck and Yum!". Film ini digarap ileh Kurnia Alexander sebagai penulis dan sutradara. Sementara itu, Eliza Cheisa duduk sebagai produser yang bertanggung jawab atas jalannya produksi film ini.

Terakhir adalah film berjudul "The Lost Forest" yang disutradarai dan ditulis oleh Mizam Fadilah Ananda. Dalam proses penulisan untuk film ini, Mizam berkolaborasi dengan Wisnu Dwi Prasetyo. Kemudian, untuk posisi produser dipegang oleh Rohil Fidiawan M bersama dengan Wisnu Dwi Prasetyo.