Digilife

Maraknya Phishing di Toko Online, Harga Murah Jadi Umpan Penipu

Aisyah Banowati
Maraknya Phishing di Toko Online, Harga Murah Jadi Umpan Penipu

Uzone.id – Tanggal kembar adalah salah satu momen yang paling ditunggu. Biasanya, platform belanja online akan menghadirkan berbagai promo dan diskon menarik yang membuat harga beli ditambah biaya pengiriman akan jauh lebih murah dibanding saat membeli di hari-hari biasa.

Meskipun harganya sudah tergolong murah, konsumen cenderung masih akan membandingkan harga antar toko dalam satu platform. Umumnya, mereka akan memilih toko dengan harga paling rendah, meskipun selisihnya tidak terlalu besar.





Namun, kebiasaan mencari harga termurah ini perlu diiringi kewaspadaan, sebab aksi phishing yang menyasar pembeli di toko online kini semakin marak. Alfons Tanujaya, Internet & IT Security Consultant, dalam postingan Instagram terbarunya mengungkap modus terbaru dari praktik phishing yang menargetkan konsumen toko online. 

Dalam postingannya, Alfons mengungkap aksi penipuan yang melibatkan toko di Tokopedia. Namun, konsumen di platform belanja mana pun tetap perlu mewaspadai modus ini.

Modusnya, pertama-tama penipu akan memancing dengan harga murah. Tidak tanggung-tanggung, penipu bahkan menggunakan toko yang sudah terdaftar lama dan memberikan diskon hingga 51 persen untuk produk yang mereka tawarkan, termasuk produk elektronik untuk memikat para korban.

Selanjutnya, calon korban akan dihubungi lewat WhatsApp. Di sini, penipu akan mengaku sebagai kurir dan meminta korban untuk memilih ulang jasa pengiriman. Kemudian, korban akan diarahkan ke situs phising .web.id yang telah dipersiapkan oleh peniupu agar korban dapat mengganti jasa pengiriman.

Pada situs tersebut, korban diminta untuk memasukkan username, password, serta OTP dari akun belanja mereka. Konsumen perlu berhati-hati karena praktik ini sudah marak dilakukan oleh banyak kelompok penipu. Bahkan ada toko yang terlihat sudah berjualan selama empat tahun, namun diduga toko tersebut sebelumnya menjadi korban phishing.

“Penipuan makin marak, terorganisir dan dilakukan dengan sangat profesional. Selalu waspada dan hati-hati karena apapun yang ada di ranah digital murah dipalsukan,” tulis Alfons Tanujaya dalam postingan Instagram miliknya.





Untuk menghindari modus penipuan serupa, sebagai konsumen kamu perlu memperhatikan hal-hal berikut ini. Satu, pastikan berbelanja di toko atau mall resmi. Namun, jika produk yang dicari tidak tersedia di sana, dan harus membeli di toko non-resmi maka penting untuk melakukan riset terlebih dahulu. Biasakan membaca ulasan dari pembeli yang sudah pernah bertransaksi di toko tersebut untuk memastikan kredibilitasnya.

Jangan mudah tergiur dengan harga murah karena bisa jadi itu jebakan. Selalu baca deskripsi produk dengan teliti, dan jika informasi dirasa kurang, jangan ragu menanyakan langsung kepada penjual melalui fitur pesan. Terakhir, hindari melakukan transfer langsung dan pastikan menyimpan bukti pembayaran sebagai langkah antisipasi.