Digilife

Makin Gila, Elon Musk Mau Produksi Massal Chip Otak

Aisyah Banowati
Makin Gila, Elon Musk Mau Produksi Massal Chip Otak

Uzone.id – Elon Musk berencana untuk memproduksi chip otak dalam jumlah besar di tahun ini. Keinginannya tersebut ia tulis pada unggahan di akun X miliknya.

“Neuralink akan memulai produksi massal perangkat antarmuka otak-komputer,” tulis Elon Musk.



Bukan hanya memproduksi chip otak secara masif, ia juga berencana untuk mengotomatiskan prosedur penanaman chip tersebut ke dalam tubuh manusia.

“beralih ke prosedur bedah yang lebih efisien dan hampir sepenuhnya otomatis pada tahun 2026,” tambah Elon Musk.



Proses operasi penanaman chip di otak

Sebelumnya, proses operasi penanaman chip otak masih mencampurkan tenaga manusia dan robot. Di tahun 2024 kemarin, Neuralink berhasil menanamkan chip pada pasien manusia pertama mereka.

Ukuran chip otak tersebut tidak lebih besar dibandingkan uang koin dan diletakkan di belakang telinga. Pada satu chip terdapat 64 helai benang ulta tipis yang menjuntai keluar. Benang-benang tersebut memiliki lebih dari seribu elektroda di dalamnya.

Setiap satu helai benang ketipisannya 20 kali lebih tipis dari rambut manusia. Karena ukuran benang yang terlalu tipis inilah yang membuat proses penanaman chip tidak bisa dilakukan oleh manusia sehingga membutuhkan bantuan robot.

Dalam prosesnya, setelah bagian tengkorang diangkat oleh ahli bedah, baru robot mengambil alih. Menurut laporan Business Insider, proses penanaman chip hanya membutuhkan waktu sekitar 25 menit.

Namun, total waktu yang dihabiskan untuk keseluruhan operasi membutuhkan “beberapa jam”.

“Ini adalah hal yang besar,” ungkap Elon Musk.



Siapa pasien manusia pertama yang berhasil ditanami chip?

Sejak didirikan di tahun 2016, Neuralink punya misi untuk mengembangkan teknologi yang memungkinkan orang untuk mengendalikan komputer menggunakan microchip yang ditanamkan di dalam tubuh.

Target awal perusahaan adalah adalah membantu pasien dengan kondisi neurologis berat seperti parkinson dan alzheimer, serta orang-orang yang menderita kelumpuhan dan gangguan penglihatan.

Noland Arbaugh adalah pasien manusia pertama yang berhasil dipasangi chip Neuralink. Berdasarkan wawancaranya bersama Business Insider, diketahui jika Noland menderita kelumpuhan total.

Setelah menjalani operasi implan tersebut, Noland mengatakan bahwa chip tersebut telah membantunya mendapatkan kembali kendali atas hidupnya.

“Saya telah menggunakannya untuk mengirim pesan kepada orang-orang di X, menggunakan Instagram, membalas email, bermain olahraga fantasi, membaca komik online, dan mengakses situs yang saya gunakan untuk belajar bahasa Jepang, ” ungkap Noland.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, “Chip ini memungkinkan saya untuk terhubung kembali dengan dunia, teman-teman, dan keluarga saya. Ini membuat saya menjadi pengirim pesan yang lebih baik dan lebih mampu berinteraksi dengan orang lain, misalnya di media sosial.”

Dan kini, Noland bukan satu-satunya manusia di dunia yang telah ditanami chip otak. Tahun lalu, Neuralink menyatakan bahwa sudah ada dua belas orang di seluruh dunia yang telah menerima implan dan aktif menggunakannya.