Main ke Audio Lab Apple di Cupertino: Ruang Rahasia untuk Riset Suara
Uzone.id – Sebagai perusahaan teknologi yang tak hanya memiliki lini smartphone dan tablet, namun juga jajaran produk yang berkaitan dengan audio seperti AirPods, AirPods Max, hingga HomePod, Apple tentunya memiliki laboratorium sendiri untuk audio. Tim Uzone pun berkesempatan berkunjung ke Audio Lab yang bersemayam di Cupertino, Amerika Serikat.
Audio Lab ini bisa jadi salah satu tempat paling ‘rahasia’ yang dimiliki Apple, sebab tidak semua orang bisa sembarangan masuk.
Saat berkunjung ke Audio Lab, ada beberapa ruangan yang sangat menarik untuk dikulik sebagai tempat kelahiran teknologi canggih seperti Spatial Audio, Hearing Test, serta Transparency mode yang Apple tawarkan.
Lokasi Audio Lab tidak jauh dari Apple Park sebagai markas utama Apple. Masih bisa dicapai dengan jalan kaki saja. Tidak sampai tiga kilometer jaraknya.
Setelah tiba di gedungnya, pengunjung akan disambut dua speaker besar milik Steve Jobs yang dipajang di ruangan depan Audio Lab. Katanya sih, speaker ini usianya sudah mencapai 35 tahun!
Dua speaker legendaris ini menjadi simbol bahwa Apple memang selalu menjadikan audio sebagai aspek penting dalam pengembangan teknologi produk dan layanannya.
Ruangan lab pertama yang kami masuki adalah anechoic chamber, atau ruangan kedap suara yang Apple beri nama Longwave.
Dinding ruangan Longwave ini dilapisi material khusus yang menyerap semua pantulan suara, jadi nggak ada gema sama sekali. Mencoba tepuk tangan pun, tidak ada gema!
Bahkan lantainya dibuat seperti jaring, supaya benar-benar bebas dari gangguan suara luar.
Detailnya, ruang kedap suara Longwave dibangun di atas fondasi terpisah yang menggunakan pegas untuk meredam getaran dari bagian laboratorium lainnya, supaya pengukuran suara lebih akurat tanpa terganggu kebisingan atau getaran.
Di sini, Apple menguji bagaimana suara masuk ke telinga manusia yang bentuknya unik satu sama lain. Mereka pakai kursi yang bisa berputar sambil pakai AirPods, untuk mengukur bagaimana otak kita membedakan arah datangnya suara.
Hasilnya dipakai untuk fitur-fitur kayak Spatial Audio hingga Hearing Aid di AirPods Pro 2 dan juga AirPods Pro 3.
Setelah ruangan kedap suara, kini berlanjut ke Fantasia Lab, sebuah ruangan yang diisi oleh sekitar 50 speaker yang mensimulasikan suasana nyata. Mulai dari suara kabin pesawat, suasana stadion bola, sampai konser musik.
Simulasi ini sangat menarik, karena tim Apple bisa menguji apakah suara percakapan tetap jelas di tengah kebisingan, atau seberapa efektif fitur Hearing Protection saat kita ada di konser, hingga fitur Transparency mode agar tetap bisa terdengar natural dan jelas saat di tengah kebisingan. Intinya, Apple mencoba membawa dunia nyata masuk ke dalam lab.
Ada satu lagi ruangan menarik yang bisa kita intip sebentar: sebuah studio khusus untuk produksi sekaligus referensi audio, lengkap dengan sistem Dolby Atmos.
Ruang ini sudah diperlakukan akustik secara khusus, dengan set 9.1.4 Atmos, termasuk empat speaker yang dipasang di langit-langit.
Lengkap juga ada Neumann U87, mikrofon legendaris yang jadi standar industri untuk rekaman dengan kualitas terbaik.
Jadi, dari ruang paling hening sampai paling ramai, semua diuji di sini, supaya kita bisa dapat pengalaman audio terbaik lewat iPhone, AirPods, dan produk Apple lainnya.