Headline

Lebih Dekat dengan Flagship Infinix Note 60 Ultra, Dirilis April di RI

Hani Nur Fajrina
Lebih Dekat dengan Flagship Infinix Note 60 Ultra, Dirilis April di RI

Uzone.id — Kalau biasanya Infinix identik dengan smartphone “murah meriah”, kali ini ceritanya agak berbeda. Infinix semakin terlihat bersemangat masuk ke ceruk pasar flagship melalui Infinix Note 60 Ultra yang bakal dirilis April mendatang.

Dari awal dipegang, aura “mahal” memang terasa. Salah satu alasannya karena ponsel ini lahir dari kolaborasi dengan Pininfarina, firma desain otomotif legendaris asal Italia yang terkenal lewat desain mobil-mobil supercar.

Sentuhan tersebut langsung terlihat dari garis desain bodinya yang tajam dan futuristis, terasa berbeda dari kebanyakan ponsel Infinix sebelumnya.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Rangkanya menggunakan paduan aluminium berdaya tahan tinggi, dipadukan dengan modul kamera bergaya uni-chassis yang menyatu dengan bodi belakang.

Varian warnanya terdiri dari Torino Black, Roma Silver, hingga Monza Red dan Amalfi Blue yang mentereng.

Warna Amalfi Blue tampak begitu elegan dan langsung mencuri perhatian. Sedangkan Monza Red tampil lebih berani dan mencolok — cocok untuk pengguna yang menyukai warna smartphone yang serba menyala.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Torino Black dan Roma Silver pun hadir untuk pengguna yang selalu mencari kenyamanan dalam warna monokrom, namun tetap stylish.

Ada detail tulisan “design by Pininfarina” di bagian bawah bingkai kamera, serta sisi kiri bodi smartphone.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Area kameranya sendiri dilindungi kaca Gorilla Glass Victus, sekaligus menjadi rumah bagi tiga kamera, layar kecil bergaya dot-matrix, serta elemen visual unik bernama Floating Tail Light.

Nah, Floating Tail Light ini bisa dinyalakan atau dimatikan, sesuai keinginan saja. Kalau diaktifkan, dia akan menyala ketika ponsel dihidupkan atau saat ada notifikasi masuk. Detail ini cukup mengingatkan kita terhadap “lampu belakang mobil sport”.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Matrix Display juga menjadi daya tarik unik Infinix Note 60 Ultra yang menambah kesan futuristik dan dapat dipersonalisasi.

Pengguna bisa memilih opsi animasi yang diinginkan di dalam Settings, ataupun menulis teks kustom yang diinginkan.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id



Note 60 Ultra juga membawa fitur yang jarang ada di kelasnya: komunikasi satelit dua arah global. Artinya, ponsel ini bisa melakukan panggilan telepon melalui satelit di berbagai negara, saat sinyal seluler kurang kuat.

“Fitur Satelit Network ini segera akan hadir untuk pasar Indonesia. Yang jelas kita akan meluncurkan produk ini soon, yakni di April mendatang,” ucap Jordan selaku Product Marketing Manager Infinix Indonesia saat jumpa pers.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Dari sisi layar, panelnya menggunakan OLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K. Refresh rate-nya mencapai 144 Hz, sementara tingkat kecerahannya sampai 4.500 nits.

Layarnya juga dilapisi Gorilla Glass 7i, sementara keseluruhan bodinya sudah mengantongi rating IP64 untuk perlindungan terhadap debu dan cipratan air.

Di bagian dapur pacu, Infinix membenamkan chipset MediaTek Dimensity 8400 yang dipadukan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Kapasitas baterainya bahkan lebih agresif lagi, yakni 7.000 mAh berbasis silicon-carbon. Pengisiannya mendukung fast charging 100W dan wireless charging 50W melalui sistem MagCharge.

Sektor kamera juga jadi salah satu highlight utama. Kamera utamanya memakai sensor 200 MP Samsung ISOCELL, ditemani kamera periscope telephoto 50 MP dengan 3,5x optical zoom dan hingga 100x zoom digital, tak lupa lensa ultra-wide.


Foto: Uzone.id
Foto: Uzone.id


Infinix Note 60 Ultra berjalan di sistem operasi XOS 16 berbasis Android 16 dengan janji tiga kali pembaruan OS dan patch keamanan hingga lima tahun. Audio juga digarap serius lewat kolaborasi dengan JBL.

Secara global, Infinix Note 60 Ultra sudah meluncur di beberapa negara, termasuk Malaysia dengan harga sekitar 3.000 ringgit atau setara Rp10,6 jutaan.