Digilife

Layanan Apple Berjaya di 2025, Pengguna App Store Capai 850 Miliar

Vina Insyani
Layanan Apple Berjaya di 2025, Pengguna App Store Capai 850 Miliar

Uzone.id — Ragam layanan Apple mencatat sejarah manis sepanjang tahun 2025 kemarin. Salah satunya adalah App Store yang berhasil mencetak rekor pengguna terbanyak di tahun tersebut.

“Layanan Apple mencatat tahun yang sangat gemilang dengan menghadirkan aneka fitur yang membawa perubahan besar bagi pelanggan sekaligus menorehkan berbagai pencapaian rekor,” kata Eddy Cue, Senior Vice President of Services Apple dalam keterangan yang diterima Uzone.id, Selasa, (13/01).

Pertumbuhan ini tak lepas dari strategi Apple untuk terus memperluas layanan dengan ekspansi global, inovasi berkelanjutan hingga perluasan ekosistem dengan menggaet pihak lain.

Salah satu rekor berhasil dicapai adalah pengguna App Store. Eddy mengungkap bahwa App Store mencatat lebih dari 850 juta pengguna setiap minggunya di hampir 175 negara dan juga wilayah.



“Berbagai toko termasuk di AS, Jepang, India, dan China mencatat rekor pengunjung selama tahun 2025,” tambah Eddy.

Dengan rekor jumlah pengguna tersebut, Apple mengklaim para pengembang di platform mereka berhasil meraup pendapatan lebih dari USD550 miliar atau sekitar Rp9,2 triliun di platform mereka semenjak 2008 silam.

Angka tersebut hanya sebagian kecil dari total aktivitas ekonomi yang terjadi lewat App Store. Pada tahun 2024 saja, ekosistem App Store membantu transaksi dan penjualan pengembang hingga USD1,3 triliun. Dari jumlah itu, lebih dari 90 persen uangnya langsung diterima pengembang, tanpa dipotong komisi oleh Apple sama sekali.

Selama 2025 kemarin, aplikasi-aplikasi produktivitas dan aplikasi foto/video jadi yang paling populer sementara itu aplikasi ‘Gambar Saja: Cara Mudah Belajar Menggambar’ dan ‘Dunia Toca Boca’ adalah aplikasi yang paling populer di tengah pelanggan selama periode liburan.

Beralih ke layanan Apple TV, Apple mencatat interaksi paling tinggi terjadi di Desember 2025 dengan total jam tayang meningkat 36 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Eddy menjelaskan bahwa pencapaian ini dipicu oleh pertumbuhan pengguna di Eropa dan Amerika Latin serta ekspansi yang terus berlanjut di AS. Tak hanya itu, debut streaming global F1, Pluribus, dan The Family Plan 2 dan tontonan Peanuts A Charlie Brown Christmas juga jadi alasan banyak pengguna menghabiskan waktu di Apple TV.

Tahun penuh pencapaian ini ditopang oleh kesuksesan film Apple F1 yang menjadi film No. 1 di box office, Apple TV juga mencatat pemutaran perdana serial terbesar sepanjang sejarahnya lewat Pluribus yang mendapat banyak pujian.

Tayangan Apple juga mendapat pengakuan di Emmy Awards, salah satunya The Studio yang mencetak sejarah sebagai komedi debut dengan kemenangan Emmy terbanyak.

Ada juga Severance yang menjadi drama dengan penghargaan terbanyak, dan Slow Horses yang meraih penghargaan Sutradara Terbaik. Hingga kini, Apple TV telah mengoleksi 672 penghargaan dan 3.085 nominasi.

Apple turut memperkenalkan pembaruan platform termasuk bundle Apple TV dan Peacock. Apple TV juga menghadirkan aplikasi native untuk Android dan fitur profil terpisah bagi setiap anggota keluarga.

Berlanjut ke Apple Music, Apple berhasil memecahkan rekor dengan jumlah pendengar dan pelanggan baru sepanjang tahun 2025 kemarin. 

Tidak disebutkan secara detail berapa jumlah pengguna Apple Music saat ini, namun rekor tersebut tak lepas dari strategi Apple dengan ekspansi ke lebih banyak negara, beragam fitur baru seperti Apple Sing serta memperluas ekosistem dengan menggaet perusahaan seperti GM, TuneIn, Chase, dan lainnya.




Shazam juga diklaim tetap menjadi andalan pencarian musik, dengan lebih dari 1 miliar lagu dikenali setiap bulan dan tampilan aplikasi serta situs yang terus diperbarui.

Apple Pay yang kini tersedia di 89 pasar hadir dengan dukungan lebih dari 1.000 bank dan mitra jaringan, termasuk 20+ jaringan pembayaran lokal. Dalam setahun terakhir, Apple Pay berhasil mencegah penipuan lebih dari USD1 miliar dan mendorong peningkatan penjualan global penjual hingga melampaui USD100 miliar. 

Melalui iOS 26, Apple Pay kini mendukung pembayaran cicilan dan program hadiah yang disediakan bank atau pemberi pinjaman di berbagai toko.

Dompet Apple atau Apple Wallet juga semakin terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari pengguna, mulai dari identitas digital, perjalanan udara, hingga pelacakan pesanan online.

Apple menghadirkan dukungan Kartu Nomor Saya Jepang sebagai ID internasional pertama di Apple Wallet, serta memungkinkan verifikasi identitas dan usia langsung melalui iPhone.

Pertumbuhan dan pengembangan layanan lainnya juga terus dilakukan Apple, termasuk di Apple Maps yang saat ini terus memperbarui peta baru mereka, termasuk di Meksiko dan Thailand. 

Lalu, iCloud yang juga menambah fitur baru seperti dukungan Keluarga Berbagi, hingga Apple Arcade yang terus menambah katalog game tanpa iklan dengan lebih dari 50 game baru dan ratusan pembaruan sepanjang tahun.

Di sisi kesehatan, Apple Fitness+ terus menambah katalog olahraga mereka hingga 8 ribu menu serta kehadiran Apple Podcast di berbagai negara untuk menambah keseruan mereka.

Semua layanan ini juga tersedia dalam paket Apple One, yang menggabungkan layanan Apple utama dalam satu langganan bulanan untuk pengguna individu dan keluarga di lebih dari 100 pasar global.