Laptop Lokal Rp7 Jutaan, Polytron Luxia R5 Pakai AMD Ryzen 5 7430U
Uzone.id - Polytron bawa laptop baru dengan banderol harga yang menarik, namanya Polytron Luxia R5 edisi 2026 dengan prosesor AMD Ryzen 5 7430U. Bukan cuma terjangkau, Polytron juga bebaskan pengguna untuk upgrade memori laptopnya tanpa membuat garansi hangus.
Polytron Luxia R5 usung layar seluas 14 inci dengan rasio 16:10 yang disebut ‘sweet spot’ buat pengguna untuk kerja maupun menikmati konten harian, plus resolusinya mencapai WUXGA+.
Dapur pacunya, laptop ini ditenagai AMD Ryzen 5 7430U yang disandingkan dengan RAM 8 GB dengan memori penyimpanan 256 GB. Terasa kurang memang, tapi di sini yang menarik, karena Polytron kasih keleluasaan kepada pengguna untuk upgrade RAM dan memori Polytron Luxia.
“RAM dan storage masih pakai DDR4 dan SSD, tapi pengguna bisa upgrade sendiri,” jelas David Erhan, Product Specialist IT Polytron, saat berbincang usai acara peluncuran yang berlangsung pada Senin (25/5).
Dijelaskannya, pengguna bisa melakukan upgrade tanpa membuat garansinya hangus. “Tinggal buka saja kompartemen di bawah, kemudian upgrade sendiri,” katanya.
Namun, lanjut David, bila pengguna merasa ragu atau belum ahli untuk meng-upgrade RAM maupun memori, mereka bisa membawa laptopnya ke service center Polytron terdekat.
“Karena Polytron tidak menyediakan komponennya, jadi bisa bawa komponen sendiri, dan dipasang di service center Polytron,” lanjutnya.
Fitur lainnya, Polytron Luxia R5 sudah dibekali dengan port yang lengkap, seperto USB-C full function untuk transfer data, terhubung ke monitor eksternal, atau pengecasan, USB-C lainnya untuk transfer data, HDMI, 3x USB-A 3.0, dan 1x TF Card.
Polytron Luxia R5 juga punya keyboard dengan backlit, memudahkan penggunanya untuk mengetik di malam hari.
Di Indonesia, Polytron Luxia R5 dibanderol dengan harga Rp7.199.000. Laptop ini sudah dilindungi oleh 2 tahun garansi dan Accidental Damage Protection (ADP)+.
“Sudah termasuk 2 tahun garansi dan ADP+, dari bencana alam sampai perampokan di-cover oleh Polytron,” pungkas David.