Automotive

Konsumen Keluhkan Kerusakan BYD Sealion 7, Sampai Ganti Baterai

Brian Priambudi
Konsumen Keluhkan Kerusakan BYD Sealion 7, Sampai Ganti Baterai

Uzone.id - Baru-baru ini terdapat kabar yang kurang mengenakan dari konsumen BYD. Salah satu konsumen yang menggunakan Sealion 7 mengaku unit yang digunakannya mengalami kerusakan bahkan sampai ganti baterai.

Keluhan tersebut disampaikan lewat akun TikTok bernama @jamjamanshop yang menceritakan BYD Sealion 7 yang digunakannya belum mencapai satu bulan mengalami kerusakan.

Pada mulanya, pemilik akun TikTok @jamjamanshop membeli BYD Sealion 7 dari dealer Arista Pondok Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara pada bulan lalu.



Namun tak lama setelah penyerahan, terdapat bunyi-bunyian dari bagian depan BYD Sealion 7.

"Tanggal 8 Agustus, saya book sendiri buat masuk ke bengkel Arista Puri buat betulin suara ngik-ngiknya. Lalu paginya aps nganter mobilnya, tiba-tiba keluar tulisan battery vehicle limited," sebut akun @jamjamanshop.

"Saya masih pakai nih mobil buat anter anak sekolah ke PIK, terus di jembatan tenaga hilang, digas nggak keluar tenaga. Jadi serem karena posisi kenceng lagi mau nyalip. Setelah itu saya kaget, saya bilang ke sales kalau mobilnya tidak ada tenaga. Gimana?" jelasnya.

Pemilik mengaku diminta pihak dealer untuk membawa kendaraan ke BYD Arista Puri Arista. Kemudian dijelaskan kalau penyebabnya hanya terletak di bagian aki saja.

Tanpa pikir panjang, pemilik kendaraan pun langsung mengikuti saran. Namun tanpa diduga, terdapat kerusakan baterai yang mengharuskannya untuk mengganti.



"Saya sampai Puri Arista, saya servis diminta tinggal sehari. Setelah sehari dites, ternyata baterai rusak, harus diganti. Lalu diganti lah baterainya sekitar 8 hari. Saya marah, saya bilang ini mobil kan masih baru sebulan, saya ganti unit aja," serunya.

Namun pihak dealer enggan untuk mengganti BYD Sealion 7 yang bermasalah milik konsumen tersebut dengan unit baru.

Mobil listrik tersebut hanya dikembalikan usai perbaikan, namun mengalami masalah lain seperti head unit yang diklaim kurang presisi saat pemasangan kembali.

Pemilik akun TikTok @tokojamjaman, melampiaskan amarah atas permasalahan yang digunakannya. Menurut pengakuannya, usai mobil dikembalikan setelah ganti baterai kerap terdapat masalah yang membuatnya harus bolak-balik ke bengkel resmi.



"Sekarang, mobilnya minta diservis lagi. Mau dibongkar lagi. Ini mobil udah kayak enggak ada harga dirinya, mobil baru tapi enggak ada harga dirinya. Udah dibongkar mau dibongkar lagi nih dashboard. Ibaratnya nih mobil baru keluar dari dealer, belum sampai sebulan udah servis besar. Bongkar baterai besar, dashboard mau dibongkar sampai dua kali. Gimana sih?" tegasnya.

Pihak Uzone.id sudah menanyakan kabar ini ke pihak BYD Motor Indonesia untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut.

Namun hingga berita ini ditulis, pihak BYD Motor Indonesia masih belum memberikan respon terkait kejadian yang menimpa akun Tiktok @tokojamjaman.

Tunggu berita kami selanjutnya untuk mengetahui kebenaran dari kasus ini dan kelanjutan penanganan masalah tersebut.