Komparasi Motor Listrik: Indomobil eMotor Sprinto vs Alva N3
Uzone.id - Motor listrik Indomobil eMotor Sprinto sedang menjadi perbincangan. Pasalnya produk ini memiliki desain sebuah skutik sporty yang juga dimiliki oleh Alva N3.
Di Indonesia memang tidak banyak motor listrik berbentuk skutik sporty, berbeda dengan motor konvensional. Oleh karenanya, kehadiran Indomobil eMotor Sprinto cocok untuk dibandingkan dengan Alva N3.
Desain skutik sporty
Seperti yang disebutkan tadi, Indomobil eMotor Sprinto dan Alva N3 sama-sama memiliki karakter sebuah skutik sporty seperti yang banyak digemari konsumen Indonesia.
Pada Indomobil eMotor Sprinto, memiliki tampilan seperti paduan Vario 125 dan Hodna BeAT. Ini tercermin dari desain lampu depannya yang cukup besar di bagian bawah dengan LED DRL kesamping.
Sementara Alva N3 punya desain yang sekilas mirip dengan Vario 160 dengan DRL yang meninggi hampir ke batok cover setang. Sementara lampu utama dari Alva N3 ini juga menumpuk hingga ke bagian atas.
Di bagian belakang, desain kedua motor listrik ini juga tak kalah agresif dari wajah depannya.
Indomobil eMotor Sprinto punya lampu rem yang menekuk ke bawah dengan garis pada beberapa bagian. Sementara lampu seinnya menyatu dengan spatbor besar yang melindungi ban belakang.
Sementara Alva N3 tampil lebih berbeda, lampu rem dibuat seminimalis mungkin agar tampil lebih futuristis tapi tetap agresif. Sementara spatbor digantikan dengan mudguard untuk melindungi ban belakang yang tergabung dengan lampu sein.
Kalau soal tampilan pelek, Indomobil eMotor Sprinto menggunakan desain palang U, sementara Alva N3 menggunakan desain palang Y. Keduanya sama-sama mengandalkan ukuran ban ring 14 inci seperti motor-motor konvensional.
Motor listrik dan Performa
Sekarang berlanjut ke motor listriknya, Indomobil eMotor Sprinto mengandalkan penggerak hub drive bertenaga 3,5 kW dan torsi 195 Nm. Motor listrik tersebut disuplai daya dari baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh yang ditanam di dalam motor.
Berbekal dua komponen tadi, Indomobil eMotor Sprinto mampu melesat hingga kecepatan 90 km/jam dengan jarak tempuh yang diklaim mampu menjelajah sampai 110 km.
Nah kalau Alva N3 punya komponen yang lebih kuat sebenarnya, karena motor listriknya bertenaga 4,5 kW yang disuplai oleh dua buah baterai berkapasitas masing-masing 1,8 kWh.
Dengan bekal kedua komponen tadi, memang secara kecepatan lebih rendah yakni hanya 80 km/jam, tapi jarak tempuhnya menjadi lebih jauh yakni sampai 140 km.
Fitur berteknologi canggih
Indomobil eMotor Sprinto dibekali beberapa fitur canggih yang belum ada di kelasnya, seperti Traction Control System, Combi Brake Assist, Hill Start Assist, Regenerative Braking, Anti-Theft Alarm, IP67 hingga USB Type-A dan Type-C.
Motor listrik keluaran Indomobil itu juga memiliki keyless start, push assist mode, reverse mode, emergency mode, hingga active bluetooth speaker untuk hiburan pengendara.
Sprinto juga bisa terkoneksi dengan smartphone lewat aplikasi Indonesia eMotor yang menampilkan berbagai informasi seperit baterai, lokasi motor, hingga odometer digital.
Di Alva N3, fitur yang ditawarkan tak sebanyak Sprinto, seperti keyless system, 2 soket USB Port, Alva Boost Charge, Alva Intelligent Charging System, anti banjir 50 cm, dan konektivitas aplikasi MyAlva.
Artinya Alva N3 belum memiliki fitur seperti regenerative braking, hill start assist, combi brake, ataupun speaker bluetooth.
Harga kompetitif
Indomobil eMotor Sprinto menjadi produk baru yang ditawarkan lebih mahal dari yang sebelumnya yakni Adora dan Tyranno. Motor listrik ini dijual seharga Rp25,5 juta untuk on the road Jakarta.
Kalau Alva N3 ditawarkan dengan harga yang beragam, yakni dengan satu baterai saja dijual sebesar Rp28,5 juta dan 2 baterai dibanderol Rp35,5 juta.
Alva juga menawarkan N3 dengan sistem baterai sewa, sehingga harga motornya menjadi lebih murah yakni hanya Rp20,5 juta saja dengan sewa dua baterai sebesar Rp250.000 per bulan.