Komdigi Sebar Ribuan Canva Pro Gratis Bagi Talenta Digital dan UMKM
Uzone.id — Kementerian
Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama dengan Canva menghadirkan sekitar 8
ribu akun aplikasi Canva Pro gratis bagi pelaku UMKM dan juga talenta digital.
Penyediaan akun Canva Pro ini bertujuan untuk membuka akses
alat produksi digital untuk memperkuat keterampilan desain, literasi digital,
dan daya saing ekonomi kreatif nasional.
Dihadiri langsung oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid, Jumat,
(06/02), program ini merupakan bagian dari kerja sama antara Kementerian
Komunikasi dan Digital dan Canva.
Meutya mengatakan bahwa kebutuhan akan keterampilan desain dan konten digital sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi pelaku UMKM.
“Bagi UMKM, keterampilan kreatif dan desain digital bukan
lagi kebutuhan tambahan, tapi sudah menjadi kebutuhan utama untuk mendesain,
memasarkan, dan menjual produk,” jelas Meutya dalam pernyataannya.
Melalui kerja sama ini, Kemkomdigi dan Canva berharap bisa
memperkuat ekosistem kreator desain Indonesia, mendorong pertumbuhan UMKM
digital, dan memastikan Indonesia terus menjadi motor utama ekonomi digital di
kawasan.
Kehadiran akun gratis ini juga mendukung sektor ekonomi
kreatif saat ini menyumbang sekitar 7–8 persen terhadap Produk Domestik Bruto
(PDB) nasional, dengan nilai kontribusi mencapai kurang lebih Rp1.600 triliun
per tahun, serta menyerap lebih dari 50 juta tenaga kerja.
Ekonomi digital Indonesia juga diproyeksikan meningkat hingga USD360 miliar atau Rp6 triliun pada 2030 sehingga menjadikan Indonesia sebagai pemain utama ekonomi digital di Asia Tenggara.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh e-commerce, layanan
keuangan digital, transportasi berbasis aplikasi, serta meningkatnya adopsi
teknologi digital oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang
berkontribusi sekitar 60 persen terhadap PDB nasional.
Selain menghadirkan akun Pro gratis, Meutya menegaskan bahwa
Komdigi dan Canva juga terus akan memperluas kerjasama mereka ke
depannya.
“Saya ucapkan selamat atas kerja sama yang kita laksanakan
hari ini, ini baru langkah pertama, ke depan akan terus diperluas agar semakin
banyak individu dan komunitas yang dapat terlibat dan merasakan manfaatnya,”
kata Meutya.