Komdigi Klaim 95 Persen Internet di Sumatra Barat Sudah Kembali Normal
Uzone.id — Menteri Komunikasi
dan Digital Meutya Hafid mengungkap bahwa jaringan internet di Aceh, Sumatra
Utara dan Sumatra Barat sudah mulai kembali pulih dan hampir normal kembali.
Dalam update terbaru, jaringan telekomunikasi di wilayah
terdampak banjir dan longsor Sumatra Utara yang telah pulih dan beroperasi
mencapai 90 persen. Sementara itu, di Sumatra barat, jumlah jaringan
telekomunikasi yang sudah beroperasi mencapai 95 persen.
Di Sumatra Utara, pemulihan jaringan telekomunikasi ini dilakukan di beberapa kabupaten, beberapa diantaranya di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, serta Kota Sibolga.
Sementara itu, Provinsi Aceh masih menjadi wilayah yang paling terdampak, dimana pemulihan jaringan telekomunikasi baru mencapai 60 persen.
Meutya menambahkan bahwa saat ini, mereka memprioritaskan pemulihan layanan komunikasi untuk memastikan kebutuhan warga dan koordinasi penanganan bencana tetap berjalan. Komdigi juga bekerja sama dengan operator seluler untuk melakukan percepatan akses jaringan, khususnya di Aceh.
"Pemerintah bersama operator dan PLN terus bekerja agar layanan segera normal kembali,” tambah Meutya.
Meutya menargetkan pemulihan ini terus dikebut dalam beberapa waktu kedepan. Ia menyebut bahwa peningkatan pemulihan secara signifikan akan terjadi pasca suplai listrik kembali stabil.
PLN sendiri menargetkan pemulihan listrik di wilayah-wilayah
tersebut selesai 4 hari ke depan, dan pada 5 Desember 2025, sebagian besar
jaringan telekomunikasi di Aceh pun ditargetkan beroperasi normal.
“Maka dengan demikian kita cukup optimis bahwa di tanggal 5
Desember untuk Aceh sudah bisa mencapai 75 persen,” tambahnya.
Saat ini, Komdigi terus mendorong pemulihan jaringan
telekomunikasi bersama dengan pihak operator seluler, PLN dan pihak lainnya.
Tak hanya pemulihan, Komdigi juga menyediakan titik internet berbasis satelit
Satria-1 yang tersebar di tiga wilayah tersebut.