Komdigi Blokir 'Wikimedia Commons' Milik Wikipedia
Uzone.id — Pasca
mencabut pembatasan akses pada 16 Maret 2026 lalu, Kementerian Komunikasi dan
Digital dilaporkan telah melakukan pembatasan kembali pada salah satu fitur
milik Wikipedia, yaitu web Wikimedia Commons.
Pemblokiran ini dilakukan pada 25 Maret 2026 dan mendapat
reaksi tegas dari pihak Wikipedia Indonesia dan para pembaca.
“Rekan-rekan pengguna Wikipedia, per tanggal 25 Maret 2026, situs web Wikimedia Commons (https://commons.wikimedia.org) telah diblokir oleh pihak Kemkomdigi,” tulis perwakilan Wikipedia dalam postingannya, dikutip Rabu, (25/03).
Wikimedia Commons sendiri merupakan situs web yang digunakan
untuk menyimpan berkas (foto, video, dsb.) berlisensi bebas. Situs web ini
disebut memiliki peran yang cukup penting dalam menyimpan (maupun menampilkan)
berkas yang digunakan di situs web Wikipedia dan proyek Wikimedia lainnya.
Terdapat banyak file yang bisa digunakan, termasuk
gambar, video hingga audio berlisensi bebas sehingga bisa digunakan secara
publik untuk mencari, mengunggah, mengunduh dan menggunakan berkas-berkas di
dalamnya secara bebas.
Biasanya, banyak orang mencari foto dan ilustrasi tempat,
tokoh, budaya dan video-video untuk digunakan kembali lewat platform ini tanpa
harus membayar alias gratis.
Sayangnya, karena akses ke situs tersebut dicabut, pengguna
di Indonesia tak bisa lagi melakukan hal-hal tersebut. Dari pantauan Uzone,
situs Wikimedia Commons sudah tidak bisa diakses dan menampilkan tulisan ‘This
site can’t be reached’.
Sebelumnya, akses beberapa layanan Wikipedia telah dibatasi juga oleh Komdigi. Salah satunya pada Februari 2026 lalu, Komdigi memutuskan untuk membatasi fitur login pada subdomain auth.wikimedia.org atau salah satu fitur edit artikel untuk masuk ke Wikipedia.
Imbasnya, pengguna Wikipedia tidak bisa melakukan login
akun, membuat akun baru hingga mengedit atau membuat artikel selama pembatasan
dilakukan. Untungnya, pengguna masih bisa sekadar mengunjungi atau membaca
artikel di Wikipedia.
Hal ini menyebabkan para Wikimediawan buka suara dan
menyatakan sikap tegasnya terkait pembatasan tersebut. Mereka menyebut bahwa
pembatasan tersebut menghalangi kesempatan kontributor lama untuk memperbarui
artikel Wikipedia, mempersulit kontributor baru untuk bergabung, hingga
menghambat usaha kontributor dalam pelestarian bahasa daerah.
“Pembatasan akses pendaftaran dan masuk log pada subdomain
auth.wikimedia.org hanyalah membatasi ruang gerak Wikimediawan dari Indonesia
dalam membebaskan pengetahuan, tidak memberi manfaat apa pun kepada pembaca di
Indonesia, serta tidak akan memaksa organisasi apa pun untuk mengikuti
permintaan Kemkomdigi,” tutur mereka dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.