Govtech

Kolaborasi Metranet-BSI Modernisasi Koperasi Lewat Platform KoperasiGO

Vina Insyani
Kolaborasi Metranet-BSI Modernisasi Koperasi Lewat Platform KoperasiGO

Uzone.id — PT. Metranet bersama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan inisiatif Gerakan Bersama Menuju Koperasi Masa Depan Indonesia untuk mendorong koperasi-koperasi di Indonesia semakin modern dan tidak tertinggal.

Diluncurkan pada Jumat, (13/02), gerakan ini mendorong koperasi-koperasi di Indonesia mempercepat transformasi melalui penguatan tata kelola, integrasi sistem, dan pemanfaatan layanan keuangan digital syariah.

Faisal Yusuf selaku Direktur Bisnis Metranet mengungkap bahwa di tengah kondisi ekonomi yang challenging, koperasi yang sehat dan profesional memiliki peran strategis dalam mewujudkan agenda trisula pembangunan yang diusung oleh Prabowo Subianto, antara lain penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, dan percepatan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.




“Dan di era digital ini, digitalisasi kooperasi merupakan kebutuhan, kepercayaan, dan bukan sekedar tracking. Jadi memang menjadi sebuah hal yang mandatory,” ujarnya.

Adanya gerakan dan juga platform ini diharapkan akan membantu kooperasi naik kelas dan juga semakin relevan di tengah situasi dinamika bisnis saat ini.

“Kami berharap dengan transformasi yang kita jalankan di era digitalisasi ini, kita bisa mempercepat dan mengakselerasi koperasi-koperasi supaya masuk ke sebuah kompetisi yang lebih baik lagi. Tapi tetap goals-nya adalah kesejahteraan anggotanya,” tambahnya.

Platform KoperasiGO sendiri adalah sebuah platform yang bisa digunakan untuk mengintegrasikan tata kelola dan proses bisnis inti seperti manajemen, simpan pinjam, pembukuan, laporan keuangan hingga pengelolaan unit usaha dalam satu platform.

“Melalui KoperasiGO, kami menghadirkan solusi manajemen koperasi yang terintegrasi agar koperasi mampu beroperasi secara profesional, transparan, dan terkoneksi dengan ekosistem keuangan digital,” tambah Faisal.




Peluncuran gerakan nasional ini diselenggarakan di Swiss-Belinn Hotel Jakarta dan dihadiri oleh 50 koperasi lintas sektor dari berbagai wilayah di Indonesia. Hingga saat ini, sudah ada 400 koperasi di seluruh Indonesia yang sudah tergabung dan diharapkan akan terus bertambah kedepannya.

Syska Hutagalung Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan turut mengapresiasi adanya inisiatif ini. Menurutnya, gerakan ini sejalan dengan arahan pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat. 

“Transformasi digital koperasi membutuhkan kolaborasi nyata antara sektor swasta, perbankan, dan pemerintah. Gerakan ini menunjukkan bahwa digitalisasi koperasi dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing koperasi nasional,” ujarnya.

Kementerian Koperasi juga ikut menyambut adanya gerakan ini sebagai percepatan digitalisasi koperasi dalam skala nasional.

“Kami dari pemerintah khususnya Kementerian Koperasi menyambut baik (gerakan ini), karena dari jumlah koperasi yang existing pada saat ini yaitu 131 ribu, itu belum ada 10 persennya yang menggunakan digital,” kata Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Henra Saragih.

Lebih lanjut, Henra menjelaskan bahwa kehadiran KoperasiGO ini telah menginisiasi gerakan digitalisasi tersebut. 

“Kalau tidak salah saat ini anggotanya ada 400 koperasi dan tersebar di seluruh Indonesia. Nah ini kita harapkan kolaborasi yang dilakukan selama ini bisa ditingkatkan sehingga bisa semakin maksimal,” tuturnya.