KNKT Ungkap Fakta Taksi Green SM Mogok di Rel Kereta: Driver Gaptek EV
Uzone.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akhirnya menguak penyebab terhentinya taksi listrik Green SM di tengah perlintasan sebidang Bekasi Timur, yang berujung pada tertempernya kendaraan itu oleh KRL.
Berdasarkan hasil analisis data dari onboard unit kendaraan, KNKT memastikan bahwa tragedi tersebut bukan disebabkan oleh gangguan sistem, melainkan oleh kesalahan fatal pengemudi dalam memindahkan posisi transmisi.
Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, menjelaskan temuan ini saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta (21/5) dikutip Uzone.id.
Kronologis driver salah pilih transmisi
Menurut Soerjanto, data kendaraan menunjukkan mobil awalnya berjalan normal pada posisi Drive (D) di jalur menurun, dengan kecepatan sekitar 15 km/jam.
Namun, di tengah perjalanan, pengemudi diduga memindahkan transmisi ke posisi Netral (N), yang menyebabkan kendaraan meluncur bebas dengan kecepatan melambat antara 3 hingga 7 km/jam.
Ketika taksi mendekati perlintasan kereta, pengemudi berusaha menginjak pedal gas hingga 25 persen. Karena posisi transmisi masih di Netral, mobil tidak bergerak sama sekali dan terhenti persis di atas rel.
Upaya pengemudi terus dilakukan dengan menekan gas hingga 51 persen, namun hasilnya tetap nihil, mobil tak dapat melaju.
Analisis KNKT menemukan serangkaian langkah keliru lainnya yang dilakukan pengemudi.
Setelah kejadian tersebut, pengemudi sempat memindahkan tuas transmisi kembali ke Drive (D) tetapi tanpa menginjak gas. Tak berselang lama, transmisi justru dipindahkan ke posisi Parkir (P).
"Selanjutnya handle berposisi pada P, di mana pengemudi menginjak gas, menginjak rem, menginjak on-off, tapi selalu dalam posisi P sehingga mobil tidak bisa bergerak." tambahnya.
Selain mengungkap kronologi teknis, KNKT juga menyingkap latar belakang pengemudi yang terlibat kecelakaan.
Pengemudi taksi tersebut diketahui baru direkrut melalui job fair dan baru aktif bekerja selama tiga hari sebelum insiden nahas terjadi.
KNKT memastikan tidak ada error pada sistem kendaraan listrik tersebut, sebagaimana dikonfirmasi oleh rekaman data onboard unit satu jam sebelum kejadian.