Keseret Kasus Epstein, Kekayaan Elon Musk dan Bill Gates Ikut Anjlok?
Uzone.id — Sebanyak 3,5 juta
halaman terkait kasus kejahatan Jeffrey Epstein telah menyita perhatian dunia.
Pasalnya, kasus ini menyeret banyak nama petinggi dunia (elit global) mulai
dari aktor, penyanyi, hingga beberapa bos teknologi dunia.
Elon Musk dan Bill Gates menjadi dua nama yang sering muncul
dalam dokumen yang dirilis oleh Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pada
Jumat, 30 Januari 2026 lalu.
Keduanya disebut memiliki hubungan yang cukup dekat dengan taipan asal Amerika tersebut yang ditangkap terkait kasus hukum serius, termasuk eksploitasi dan perdagangan manusia.
Gara-gara mencuatnya dokumen tersebut, saham perusahaan
milik Elon Musk dan Bill Gates pun diketahui langsung menurun cukup tajam.
Pada Senin, 2 Februari 2026, Futurism mencatat bahwa saham
Tesla anjlok lebih dari 3,5 persen pada awal perdagangan dari USD450 pekan lalu
menjadi USD426 di pekan ini.
Penurunan saham yang cukup signifikan ini menjadi sinyal
merah bagi Musk karena beberapa pihak mengaitkannya dengan hubungan Musk dan
Epstein beberapa waktu terakhir.
Tak hanya membuat kekayaannya menurun, kasus ini juga
membuat rencana SpaceX untuk melantai di bursa saham (IPO) pada tahun ini
terancam.
Mengutip dari The Verge, kabar soal keterlibatan Musk ini
bisa membuat investor enggan menaruh dananya di perusahaan mereka.
“Berita bahwa Musk berusaha mendapatkan undangan ke pulau Epstein dapat merusak citranya di mata investor," kata Ann Lipton, seorang profesor tata kelola korporasi di Fakultas Hukum Universitas Colorado.
Tak hanya itu, risiko yang lebih besar juga mengintai dimana
Musk dianggap banyak menghabiskan waktu dan uang untuk memperbaiki citranya
tersebut.
"Saya pikir risiko yang lebih besar bagi perusahaannya
adalah apa yang kita sebut 'biaya gangguan', dia tampaknya menghabiskan banyak
waktu untuk membantah tuduhan bahwa dia terlibat dengan Epstein, dan hal itu
sendiri mungkin menjadi sesuatu yang membuat investor khawatir," tambah
Lipton.
Sementara itu, saham Microsoft yang didirikan oleh Bill
Gates juga mengalami penurunan tajam selama satu pekan terakhir. Dilaporkan,
saham Microsoft anjlok sekitar 7 persen dan harus kehilangan sekitar USD360
miliar selama satu pekan terakhir.
Banyak beranggapan bahwa penurunannya berkaitan dengan
keterlibatan Bill Gates dengan Epstein karena periode yang berdekatan, namun
hal ini dibantah dan menyebut kalau penurunan ini terjadi karena investor
khawatir dengan pertumbuhan Azure Cloud yang lambat serta pengeluaran AI yang
tinggi oleh perusahaan.
Namun di sisi lain, Bloomberg Billionaires Index mencatat
kalau kekayaan Bill Gates tetap mengalami penurunan sebanyak USD3 miliar pada
periode 28 Januari 2026 hingga 2 Februari 2026. Penurunan ini juga berdekatan
dengan periode perilisan dokumen Epstein yang menyeret nama Gates.
Hubungan Elon Musk dan Bill Gates dalam dokumen Epstein
Nama pemilik SpaceX Elon Musk dan pendiri Microsoft Bill
Gates beberapa kali disebut dalam dokumen ini. Keduanya bahkan sempat bertemu
langsung Epstein.
Elon Musk dan Epstein diketahui pernah berkirim pesan
melalui email dan menunjukkan bahwa keduanya pernah menghabiskan waktu bersama
di Karibia selama liburan dan kemungkinan pernah hadir di pulau pribadi
Epstein.
Kejadian ini terjadi pada 2012 hingga 2014 dimana Musk
sering kali membahas soal kunjungan ke pulau tersebut serta sejumlah pesta yang
terjadi di sekitaran wilayah tersebut.
Elon Musk dan Jeffrey Epstein sering kali membahas terkait
kunjungan mereka ke pulau dan pesta tertentu namun karena adanya agenda yang
bersinggungan, keduanya beberapa kali tidak jadi melakukan pertemuan.
Sementara itu, hubungan Bill Gates dan Jeffrey Epstein cukup mencengangkan jika dibandingkan dengan Musk.