Kerja, Belajar, dan Main Game, Semua Bisa di Moto Pad 60 Neo
Uzone.id - Cari tablet harga Rp2 jutaan yang enak dipakai untuk berbagai hal, termasuk buat kerja, memang susah. Biasanya, kalau layarnya bagus, chipset-nya yang kentang. Atau performanya oke, fiturnya yang malah nggak lengkap. Tapi, beda hal dengan tablet yang baru kami review ini, Moto Pad 60 Neo.
Moto Pad 60 Neo dibanderol dengan harga Rp2,8 jutaan di Indonesia. Dan setelah menggunakannya selama kurang lebih seminggu, kami merasa tablet ini tidak sekadar jualan tampang saja, yang sejujurnya memang enak dipandang untuk sekelas tablet Rp2 jutaan.
Moto Pad 60 Neo juga mengusung spesifikasi dan fitur dinamis untuk memenuhi kebutuhan para kaum urban—baik pelajar, mahasiswa, atau profesional muda—yang butuh perangkat untuk belajar, bekerja, hingga hiburan dalam satu waktu.
Selengkapnya, berikut review Moto Pad 60 Neo
Bak kanvas kreatif tanpa batas
Di awal kami sudah bilang kalau Moto Pad 60 Neo memang punya desain yang bagus. Tablet ini hanya punya satu opsi warna saja, Malibu Blue.
Ada dua hal yang kami suka dari desainnya. Pertama, warna birunya yang terkesan berani beda dari lainnya. Warna ini melapisi bodi aluminium yang dirancang serba flat, membubuhi sebagian besar bodi perangkat, sehingga kelihatan lebih berkelas.
Kelir berbeda terletak pada modul kameranya. Kamera Moto Pad 60 Neo terbuat dari material seperti kaca atau glasstic, yang memuat satu kamera belakang.
Alasan kedua kenapa kami suka desainnya adalah, tablet ini dibikin tipis dan masih enak buat ditenteng ke manapun. Bobotnya cuma 490 gram dengan ketebalan 6,99 mm. Belum lagi, Moto Pad 60 Neo juga sudah mengantongi IP52 tahan debu dan juga percikan air.
Beralih ke depan, Moto Pad 60 Neo langsung memanjakan mata dengan layarnya yang berukuran 11 inci. Masih IPS LCD, tapi resolusinya sudah 2,5K Ultra-clear yang suguhkan kualitas visual tajam dengan warna yang hidup.
Layar besar dan resolusi tinggi ini membuat setiap aktivitas—mulai dari membaca dokumen, menonton film, hingga membuat konten—terasa jauh lebih nyaman dan imersif. Namun, layar luas ini tidak dibiarkan hanya sebagai penampil gambar saja, tapi juga ibarat kanvas kosong yang siap dicoret-coret kapan saja.
Layar Moto Pad 60 Neo sudah mendukung Moto Pen yang disertakan langsung di dalam kotaknya. Moto Pen ini tidak dicas via area magnetic atau USB-C, melainkan menggunakan baterai AAA yang dimasukkan ke dalamnya.
Kehadiran stylus inilah yang mengubah tablet menjadi alat kreatif. Bukan sekadar aksesori pelengkap saja, Moto Pen dirancang dengan 4.096 level tekanan, mendukung deteksi kemiringan, serta fitur palm rejection.
Saat dicoba untuk mencatat ide atau membuat sketsa, presisinya terasa natural, terlebih karena Moto Pen sendiri form factor-nya seperti pensil gambar pada umumnya.
Kombinasi layar dan pena terasa kian maksimal berkat Circle to Search. Saat kalian menemukan sesuatu yang menarik di layar, cukup lingkari objek tersebut menggunakan Moto Pen, dan Google akan instan mencarikan informasinya atau menerjemahkan teks tersebut, tanpa perlu repot-repot berpindah aplikasi.
Ibaratnya seperti bekerja di atas meja gambar digital yang pintar, dimana pengguna bisa lakukan riset ide visual tanpa hambatan.
Sementara untuk pengalaman hiburan, tentu tak mengandalkan layar saja, kan? Sektor audio juga jadi salah satu kelebihan Moto Pad 60 Neo.
Ada empat speaker yang didukung teknologi Dolby Atmos. Kalau menggunakan tablet pada posisi landscape, letak speaker-nya ada dua di masing-masing sisi kiri dan kanan. Hasilnya? Suara yang keluar terdengar lebih jernih dan bertenaga.
Kalaupun enggan pakai speaker, ada pula jack audio 3,5 mm di sudut kanan bawah tablet (bila di posisikan portrait).
Performa sat set dengan baterai badak
Di sektor dapur pacu, Moto Pad 60 Neo ditenagai prosesor MediaTek Dimensity 6300, prosesor kelas menengah yang bisa diandalkan untuk menangani beban kerja multitasking.
Padahal punya RAM 4 GB dengan ruang penyimpanan 128 GB, tapi selama kami menggunakannya, Moto Pad 60 Neo mampu menjalankan berbagai aplikasi tanpa kendala. Dengan beberapa aplikasi di latar belakang pun, berpindah-pindah antar aplikasi juga berjalan tanpa gejala lag yang berarti.
Seperti tablet pada umumnya, fitur multitasking seperti split-screen dan floating window berjalan sangat lancar, memungkinkan kalian membuka dokumen kerjaan misalnya, sambil melihat sumbernya di internet, semuanya dalam satu layar.
Lagi-lagi kalau untuk hiburan seperti gaming, main game kasual juga bisa kok. Menariknya, Moto Pad 60 Neo juga suguhkan konten hiburan buat anak-anak lewat fitur Google Kids Space.
Google Kids Space ibarat taman bermain digital yang aman dan sudah terkurasi khusus untuk anak-anak. Di dalamnya, Google menyajikan banyak konten edukatif, mulai dari buku cerita, aplikasi kreativitas, hingga video YouTube Kids yang disesuaikan dengan minat dan usia anak-anak.
Jadi, kalau tabletnya lagi dipinjam anak atau keponakan, kalian nggak perlu was-was mereka membuka konten yang aneh-aneh. Orang tua juga bisa memantau screen time dan membatasi akses aplikasi lewat integrasi Family Link.
Di Smart Connect, ada beberapa kemampuan yang bisa kalian jajal langsung di Moto Pad 60 Neo. Misalnya Cross Control, saat kalian bisa mengontrol layar tablet dan seluruh fungsi di dalamnya, hanya menggunakan laptop atau PC Windows saja.
Bukan cuma itu, berkat fitur ini pun, layar Moto Pad 60 Neo seakan bisa dijadikan mirror atau extend screen untuk ruang kerja tambahan.
Kemudian kemudahan transfer file tanpa kabel, tinggal drag & drop saja. Dan satu lagi, ada Webcam Mode, menyulap kamera tablet sebagai webcam untuk PC yang memberikan kualitas video lebih bening saat meeting online atau presentasi.
Semua fitur dan kemampuan tersebut ditopang oleh baterai 7.040 mAh. Baterai sebesar ini dapat menopang produktivitas 9-to-5, bukan saja untuk hiburan, tapi juga sebagai perangkat pendukung pekerjaan.
Kesimpulan
Moto Pad 60 Neo membuktikan bahwa tablet seharga Rp2,8 jutaan tidak harus mengorbankan kualitas visual demi performa, atau sebaliknya.
Dengan desain premium yang tipis, layar tajam 2,5K, serta kehadiran Moto Pen gratis dalam paket penjualan, tablet ini menawarkan pengalaman kreatif dan multitasking yang solid tanpa bikin dompet jebol.
Dapur pacu MediaTek Dimensity 6300 yang disematkan pun terbukti andal melibas berbagai aplikasi kerja maupun hiburan tanpa kendala berarti, menjadikannya kanvas digital yang siap dipakai kapan saja.
Nilai jualnya kian lengkap berkat fitur ekosistem canggih seperti Smart Connect yang memudahkan integrasi kerja antar perangkat, serta Google Kids Space yang aman digunakan oleh seluruh anggota keluarga, terkhusus anak-anak.
Ditopang oleh baterai berkapasitas 7.040 mAh yang mampu bertahan berjam-jam, Moto Pad 60 Neo adalah opsi tablet yang masuk akal untuk pelajar, mahasiswa, pekerja, atau anak-anak muda yang kreatif dan ekspresif, untuk menunjang gaya hidup mobile mereka.
Tablet Moto Pad 60 Neo sudah bisa didapatkan di kanal penjualan resmi Motorola dan juga Lenovo Official Store terdekat. Kalian yang beli Moto Pad 60 Neo juga mendapatkan perlindungan garansi 1 tahun dari layanan purna jual Lenovo di Indonesia.