Review

Kencan Singkat Bareng Toyota Veloz Hybrid, Lebih Senyap Lebih kencang!

Bagja Pratama
Kencan Singkat Bareng Toyota Veloz Hybrid, Lebih Senyap Lebih kencang!

Uzone.id - Tidak lama dari peluncurannya di ajang GJAW 2025, Toyota langsung mengajak sejumlah media untuk mencicipi impresi berkendara Veloz hybrid. 

Sekilas, ini jelas masih sebuah Toyota Veloz, tapi ini jelas Veloz yang berbeda berkat sodoran teknologi Toyota Hybrid System yang sudah tersemat untuk menemani mesin bensinnya.



Veloz Hybrid menggunakan mesin 1.500 cc berkode 2NR-VEX yang dipadukan dengan Toyota Hybrid System (THS) dan transmisi CVT.

Mesin tersebut mampu memproduksi tenaga 111 PS pada 5.500 rpm. Sementara untuk torsi, mesin bensin menghasilkan 121 Nm, dan motor listrik 141 Nm. 


Dibandingkan dengan Veloz konvensional, berdasarkan data spesifikasi pada situs resmi Toyota, output tenaganya sebesar 106 PS atau 104 hp. Artinya, tenaga Veloz Hybrid meningkat 5 PS atau 4,9 hp. 

Sementara untuk bobotnya, ada penambahan 130 kilogram (kg) dibandingkan versi konvensional. Penambahan berat tersebut disebabkan adanya komponen baterai lithium, motor listrik, serta perangkat elektrifikasi lainnya.

Kesan pertama ketika masuk ke dalam kabinnya, ya jelas juga masih seperti Veloz. Tapi suasananya berbeda, karena ruang kabin terasa lebih senyap.

Ubahan di dalam kabin juga tidak terasa signifikan, kecuali adanya tombol start/stop berwarna biru dan MID yang kini sudah tersedia EV indikator.

Nuansa senyap dan minim getaran tetap terasa ketika mobil mulai kami ajak berjalan, terlebih indikator EV menyala di MID, artinya mobil sedang bergerak di mode EV.

Tarikan akselarasi spontan khas motor listrik juga terasa. Dan sensasi inilah yang jadi pembeda paling signifikan dengan Veloz bermesin konvensional.

Akselarasinya jadi terasa sangat berisi dan instan, pergerakan mobil pun seakan jadi lebih gesit dan lincah. Dan menariknya, ketika mesin bensin hidup pun, perpindahan dan transisinya tidak terlalu terasa.

Sementara soal handling juga masih mirip. Hanya saja, karena Toyota sudah melakukan penyesuaian di sektor kaki-kakinya, membuat bantingan dan handling Veloz hybrid sedikit lebih baik.

Setidaknya penambahan bobot dan center gravitasi yang berubah karena adanya komponen elektrikal hybrid dan baterai, tidak membuat pergerakan Veloz jadi aneh.



Dengan platform terbarunya DNGA, low MPV ini memang jadi terasa lebih stabil dan terkendali pergerakannya ketika bermanuver--dan platform ini juga masih cukup baik meladeni versi hybrid-nya ini.

Secara keseluruhan dari kesan singkat kami, Veloz hybrid jelas menjanjikan. Nama besar Toyota dengan produk yang sudah dicap 'sejuta umat' dan kini disuntik elektrifikasi. Makin senyap, kencang tapi juga irit BBM.