Kemendikdasmen Konfirmasi Internet Starlink untuk Sekolah
Uzone.id – Belum lama ini muncul surat edaran di dunia maya yang berisi kop surat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan pembahasan mengenai penyediaan “Internet Satelit bermerek Starlink”. Kemendikdasmen kemudian memberikan konfirmasi bahwa surat edaran ini benar-benar berasal dari pihaknya.
“Surat edaran tersebut betul dari Kemendikdasmen,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Anang Ristanto saat dikonfirmasi oleh Uzone.id hari ini, Senin (22/12).
Surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Satuan Pendidikan, Penerima Bantuan Pemerintah Sarana Digitalisasi Pembelajaran di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami sampaikan bahwa surat edaran tersebut merupakan surat resmi (asli) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, sebagai bagian dari Program Digitalisasi Pembelajaran. Satuan Pendidikan penerima diimbau untuk menindaklanjuti sesuai petunjuk dalam surat serta berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat," begitu balasan email dari pihak Kemendikdasmen kepada Uzone.id.
“Dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah diamanatkan untuk melakukan percepatan pelaksanaan Digitalisasi Pembelajaran. Sehubungan dengan hal ini kami sampaikan bahwa Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah akan melakukan pengiriman barang yang dilaksanakan oleh penyedia berupa Internet Satelit bermerek Starlink yang merupakan bagian dari Program Digitalisasi Pembelajaran,” tulis surat edaran tersebut.
Di dalam surat itu Kemendikdasmen juga menyampaikan soal percepatan pendistribusian ke satuan pendidikan akan dilakukan pada setiap hari Senin sampai dengan Minggu pada rentang waktu pukul 08.00 - 17.00 waktu setempat.
“Seluruh kegiatan ini tidak dipungut biaya dengan tujuan sampai ke Satuan Pendidikan,” tulis surat tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, tim Uzone masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Anang Ristanto mengenai kapan pendistribusian Starlink ini dimulai hingga wilayah-wilayah sekolah yang akan menerimanya.
Seperti diketahui, situs Kemendikdasmen pada April lalu mengunggah mengenai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui percepatan pelaksanaan pembangunan dan revitalisasi sekolah untuk pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Di dalam Inpres tersebut juga disebut mendorong pembangunan dan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda dan digitalisasi pembelajaran.
Sebelumnya juga Presiden Prabowo Subianto pada kesempatan pidato pada Hari Pendidikan 2 Mei 2025 juga mengatakan bahwa ia ingin ada digitalisasi sekolah yang akan diberlakukan secepatnya.
“Kita akan taruuh layar-layar televisi di setiap sekolah. Di situ kita bisa memberi materi pelajaran yang terbaik, apalagi di daerah terpencil, daerah tertinggal, daerah terluar, ataupun di daerah-daerah kota yang mengalami kesulitan mendapat bahan atau guru yang ahli di bidang-bidang tertentu,” ujar Prabowo.
Program Digitalisasi Pembelajaran ini rencananya akan menyediakan perangkat digital seperti Interactive Flat Panel (IFP) dan laptop, penyediaan konten pembelajaraan interaktif yang terintegrasi, hingga pelatihan guru.
Dengan adanya konfirmasi mengenai surat edaran tersebut, kemungkinan besar Starlink kini masuk Program Digitalisasi Pembelajaran Kemendikdasmen.