Keluhan Krisis Ojol Jelang Lebaran, Pengguna Teriak Sulit Dapat Driver
Uzone.id — Menjelang musim
libur Lebaran Idulfitri 2026 tepatnya di pekan ke-3 Ramadan, sejumlah pengguna
layanan ojek online mengeluhkan semakin sulitnya mendapatkan driver, terutama
pada jam-jam sibuk.
Keluhan ini ramai disampaikan di berbagai platform media
sosial dalam beberapa hari terakhir. Selain harus menunggu waktu lama dari
biasanya, beberapa pengguna juga mendapati beberapa kali pembatalan sepihak
dari para driver atau driver yang enggan bergerak ke lokasi penjemputan.
Sejumlah warganet menyampaikan pengalaman mereka melalui
platform seperti X (Twitter) dan Instagram. Mereka mengunggah tangkapan layar
di dalam aplikasi yang menunjukkan proses pencarian driver yang berlangsung
cukup lama.
Dari penelusuran tim Uzone, kebanyakan keluhan ini berasal dari pengguna layanan pengiriman barang dan juga makanan. Salah satunya adalah sulitnya mendapatkan driver untuk layanan pengiriman barang dan makanan menjelang sore atau waktu berbuka.
Sasha misalnya, pengguna layanan GrabFood dan GoFood dari Jakarta Selatan tersebut mengalami imbas dari fenomena kelangkaan driver ojek online tersebut. Imbasnya, ia kesulitan untuk memesan makanan untuk berbuka puasa.
“Beberapa hari belakangan udah bingung banget kalau mau
pesan makanan online. Pesan dari jam 3 sore atau jam 4 sore, harus siap ditolak
driver atau gak ada yang mau ambil, Pernah pesan dari Gandaria City, padahal ke
rumah cuma 4 km, dianggurin order saya 2 jam. Waktu itu pernah saya coba
tungguin, baru datang jam 7 malam, tapi udah dingin makanannya,” ujar Sasha
kepada Uzone.id.
Selain Sasha, ada Yetty dari kota yang sama yang juga
mengalami hal serupa. Yetty mengaku kesulitan mendapatkan driver ketika dirinya
hendak mengirimkan barang melalui layanan GoSend. Ia juga mengaku pesanan yang dikirimkan sering kali delay dan tidak sesuai dengan estimasi.
“Driver lama banget datangnya, pernah same day nyangkut di 5-6 jam belum datang-datang. Yang Instan juga pernah sejam baru datang, karena dapatnya jauh banget. Padahal saya pesan biasanya di jam pagi, pernah jam 7, jam 9 pagi. Siang juga gitu. Saya terima pesanan hampers Lebaran jadi tersendat pengirimannya semingguan ini,” ujarnya.
Tidak hanya dialami oleh pengguna lain, hal serupa juga
dialami oleh beberapa tim Uzone–termasuk penulis. Selama satu minggu terakhir,
penulis harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan driver ojek online ketika
hendak bepergian.
Beberapa kali kami harus mengalami pembatalan jemputan
secara sepihak oleh pihak driver. Selain itu, ketika akhirnya mendapatkan
driver, beberapa dari mereka tidak memberikan respon dan tidak bergerak ke
lokasi penjemputan sehingga terpaksa kami batalkan dengan alasan driver yang
tidak merespon dan tidak bergerak ke lokasi.
Fenomena ini menimbulkan banyak spekulasi di kalangan
pengguna, termasuk adanya protes yang sedang berlangsung di kalangan driver
ojek online perihal potongan aplikasi dan kemungkinan bahwa banyaknya driver
yang sudah dan dalam persiapan pulang kampung atau mudik sehingga memutuskan
untuk tidak beroperasi.