Kecelakaan Maut Dua Pembalap Moto3, Apa Penyebabnya?
Uzone.id - Akhir pekan MotoGP Malaysia 2025 sempat diwarnai kecelakaan maut antara kedua pembalap Moto3, Jose Antonio Rueda dan Noah Dettwiler. Kira-kira apa yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan horor tersebut?
Dikutip dari Motorsport, insiden ini terjadi saat sighting lap, ini adalah sesi pembalap keluar dari pit untuk berbaris di grid sebelum warm up lap berlangsung.
Di sesi ini, seharusnya para pembalap tidak berkompetisi untuk menjadi yang tercepat karena baru keluar dari pit untuk menempati grid masing-masing.
Sayangnya saat keluar dari tikungan ke-3. Noah dettwiller melambat secara tiba-tiba yang diduga karena ada maslaah teknis pada motornya.
Sementara Reuda yang berada di belakangnya melaju dengan cepat, sehingga tidak bisa menghindari terjadinya tabrakan yang sangat menakutkan karena adanya perbedaan kecepatan yang sangat besar antara kedua pembalap.
Jose Antonio Rueda yang menjadi juara dunia langsung dilarikan ke Medical Center. Sementara Jose Antonio pembalap CIP Green Power Team, mendapatkan perawatan di tempat, di tengah lintasan, sebelum akhirnya diterbangkan dengan helikopter ke Kuala Lumpur.
Akibat insiden ini, balapan Moto3 pun tertunda cukup lama sampai kedua helikopter kembali ke Sirkuit Sepang.
Laporan penyelenggara balapan dan tim balapnya Red Bull KTM mengatakan Rueda sudah sadar dan waspada dengan dugaan ada patah tulang di salah satu tangan dan beberapa memar.
"Akibat tabrakan antara Jose Antonio Rueda dan Noah Dettwiler di pintu keluar tikungan 3, saat sighting lap Moto3, pembalap Red Bull KTM Ajo mengalami patah tulang di tangannya. Rueda saat ii dalam kondisi sadar dan waspada di rumah sakit," bunyi keterangan dari tim Red Bull KTM Ajo.
"Telah dipastikan bahwa Rueda tidak mengalami cedera kepala atau dada yang serius, meskipun ia mengalami gegar otak akibat benturan. Dia masih dalam observasi, sambil menunggu tes lebih lanjut pada tangan dan lengannya," tambah mereka.
Sementara mengenai kondisi Noah Dettwiler, CIP Green Power Team mengatakan mereka tidak ingin menjelaskan kondisinya untuk menjaga privasi mereka.
"Noah telah dibawa ke rumah sakit di Kuala Lumpur dan harus menjalani beberapa operasi. Dia berada di tangan yang tepat dan kami mohon agar privasinya dihormati. Kami tidak akan memberikan rincian lebih lanjut saat ini," keterangan resmi CIP Green Power Team.
"Noah adalah seorang pejuang sejati dan seluruh tim CIP Green Power berada di sisinya. Kami akan terus memberi kabar kepada Anda sesegera mungkin," tutup unggahan di media sosial tim tentang kondisi pembalap asal Swiss tersebut.