Kaleidoskop 2025: Deretan Kasus Mobil Listrik Terbakar di Indonesia
Uzone.id - Di tahun 2025 ini, pengguna mobil listrik semakin meningkat. Tetapi di tengah peningkatan ini, ada sejumlah insiden mobil listrik terbakar yang menjadi perhatian publik.
Dengan adanya beberapa insiden pada mobil listrik, tentu menjadi tantangan bagi keselamatan, kenadalan teknologi, dan layanan purnajual dari industri otomotif nasional.
Berikut deretan kasus mobil listrik yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2025:
1. BYD Seal Berasap
Kasus BYD Seal berasap menjadi kasus pertama insiden pada mobil listrik. Kejadian ini berlangsung pada 13 Mei 2025 di Jalan Katalia, Kelurahan Kota Bambu, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
Mobil ini diparkirkan di garasi rumah selama beberapa hari oleh pemiliknya, lalu tiba-tiba keluar asap pekat yang keluar dari bagian bawah yang biasa menjadi tempat penyimpanan baterai.
Awalnya banyak yang mengira kalau BYD Seal tersebut terbakar, namun berdasarkan investigasi dari pihak pabrikan asap tersebut bukan timbul dari baterai.
"Hasil investigasi awal kami menemukan bahwa, ada faktor eksternal yang menyebabkan korsleting pada baterai low voltage (aki), sehingga mengeluarkan asap," ujar Eagle Zhao selaku CEO BYD Motor Indonesia saat ditemui Uzone.id di Lombok, Rabu (21/5).
2. Wuling Air EV Terbakar saat Hujan
Tak lama setelah BYD Seal berasap, muncul Wuling Air EV yang terbakar saat sedang digunakan pemiliknya di tengah hujan. Insiden ini terjadi di Bandung, Jawa barat dan ramai di media sosial yang memperlihatkan api muncul di bagian depan dekat area pengecasan kendaraan.
Meskipun di bawah guyuran air hujan, api tetap menyala dan semakin membesar hingga melahap habis mobil listrik Wuling Air EV tersebut.
Hasil investigasi dari pihak pabrikan mengatakan Wuling Air EV yang terbakar tidak mengalami kerusakan pada komponen utama seperti baterai dan motor listrik. Artinya kedua komponen tersebut bukan penyebab kebakaran.
Dugaan lain yang menjadi penyebab terbakarnya Wuling Air EV di Bandung antara lain adanya modifikasi kelistrikan seperti lampu yang tidak standar.
Selain itu, mobil juga diakui sempat menabrak kendaraan lain sebelum terbakar. Hal ini juga bisa menjadi salah satu pemicu kerusakan kelistrikan.
3. Charger Korslet Melahap Wuling BinguoEV
Insiden yang satu ini belum lama terjadi dengan lokasi kejadian di Jalan Lopis Teluk Gong, Pajegalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/12) malam.
Berdasarkan keterangan Kasiops Damkar Jakarta Utara, Gatot Sulaiman, diduga kebakaran terjadi saat pemilik sedang melakukan pengecasan mobil listrik.
"Pemilik rumah sedang men-charge sebuah unit mobil listrik miliknya, kemudian terjadi fenomena listrik yang menyebabkan ledakan pada mobil tersebut," jelas Gatot dalam keterangannya.
Posisi mobil yang dicharge dekat dengan bahan-bahan mudah terbakar, membuat api semakin besar.
Api pun membesar dengan cepat membakar bangunan yang bukan sekadar tempat tinggal, melainkan merangkap sebagai gudang dan tempat usaha toko online aksesori. Menurut Gatot, di dalamnya terdapat material B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), minyak thinner, cat, biji plastik, dan kertas.
Mobil listrik yang sedang dicas diduga produk keluaran Wuling dengan model BinguoEV.