Kaleidoskop 2025: 6 Tren Fitur HP Android Paling Hits di Indonesia
Uzone.id - Jelang tutup tahun 2025, rasanya pas untuk membahas fitur apa saja yang jadi tren di ranah smartphone Android sepanjang tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ramai smartphone kelas menengah yang ‘berusaha’ hadirkan fitur dan pengalaman khas ponsel flagship yang lebih mahal, dari adopsi fitur ala iPhone, sampai ‘perlombaan’ gede-gedean kapasitas baterai.
Berikut ini adalah rangkuman tren fitur yang paling banyak diadopsi HP Android di Indonesia sepanjang tahun 2025.
‘Demam’ Liquid Glass di Android
Makin terang-terangan saja merek-merek Android seperti Vivo, Xiaomi, Oppo, hingga Realme yang mengadopsi tampilan ala Liquid Glass di tahun ini. Bahkan, adopsi tampilan kaca ini jadi salah satu ‘fitur utama’ dari pembaruan OS berbasis Android terbaru yang mereka rilis.
Xiaomi saja lewat HyperOS 3.0, tampilan Control Center dan panel notifikasinya menjadi lebih fluid dengan efek blur kaca yang dibuat halus dan realistik. Memang, tak dibuat serba bening juga seperti iOS 26, namun jelas Xiaomi pun ‘terinspirasi dari desain Liquid Glass ciptaan Apple.
Tak ketinggalan, Vivo lewat OriginOS 6. Tampilannya dirombak besar-besaran, menampilkan konsep desain baru bernama ‘Light and Shadow Space’. Konsep ini membuat antarmuka menjadi transparan, bayangan realistiks, serta efek blur halus agar elemen-elemen terasa berlapis secara fisik.
Ikon aplikasinya pun dibuat membulat, dengan elemen-elemen yang memiliki efek 3D yang dibuat seperti tembus cahaya.
Oppo dan Realme juga ikut-ikutan lewat ColorOS 16 dan Realme UI 7. Tampilan ala iOS 26 ini menampilkan elemen berlapis seperti kaca dengan animasi yang dinamis. Malah di Realme, konsep transparan ini disebut ‘Light Glass Design’ yang terasa familiar namanya.
Bukan cuma itu, kedua OS juga hadirkan fitur yang memungkinkan pengguna mengatur-atur warna ikon agar sesuai dengan wallpaper yang dipilih, mirip juga dengan iOS 26.
Kapasitas baterai badak di atas 5.000 mAh
Di tahun 2025 ini eranya smartphone Android dengan baterai berkapasitas ‘di luar nalar’. Semua berkat teknologi baterai anoda silikon-karbon (Si/C) yang memungkinkan pabrikan smartphone menjejalkan baterai berkapasitas besar pada perangkatnya.
Berkat teknologi ini, densitas energi jadi jauh lebih padat. Alhasil, smartphone bisa punya baterai 6.000 mAh atau bahkan 7.000 mAh, tapi ukurannya tetap bisa enak digenggam—tidak seperti batu bata.
Teknologi ini nggak cuma berlaku pada smartphone flagship saja, tapi di harga Rp1-3 jutaan pun sudah banyak tersedia HP murah dengan baterai di atas 6.000 mAh. Misalnya saja Vivo Y19s Pro, Vivo Y40, Vivo V60 Lite, Vivo Y21d, Oppo A6x, Oppo A6 Pro, Realme 15T, Realme C85 Series, Moto G86 Power, dan sebagainya.
Malah, Realme sebelumnya sempat pamer HP konsep ‘Realme 15.000 mAh’, ponsel yang tetap dibuat tipis tapi ditopang baterai setara powerbank.
Plus, untuk mengimbangi kapasitas baterai yang besar, vendor-vendor ini menghadirkan pula fitur fast charging agar pengisian daya baterai tidak menghabiskan lebih banyak waktu.
HP Android yang tahan air panas
Di tahun 2025, salah satu fitur utama yang disodorkan pabrikan smartphone Android adalah fitur tahan air dan debu pada rating tertinggi, yakni IP69. Itu berarti, smartphone bukan cuma tahan diajak berenang, tapi juga tahan semprotan air bertekanan tinggi, bahkan air panas sekalipun.
Dulunya, ketahanan se-ekstrem ini cuma dimiliki oleh HP rugged yang bentuknya tebal dan kaku. Tapi tahun ini, HP dengan desain cantik dan stylish pun sudah punya ketahanan yang setara.
Malah, beberapa vendor juga menyertakan sertifikasi ketahanan kelas militer MIL-STD 810H pada perangkat andalannya. Dan yang menarik, fitur ini bukan hanya untuk smartphone flagship saja, kelas low-end dan menengah pun punya standar durabilitas yang sama.
Sebut saja seperti Vivo Y400, Realme C85 dan C85 Pro, Realme C75, Realme 15 Pro, Vivo V40, Oppo Reno14 Series, Oppo A6 Pro, Honor X9c, Motorola Edge 60 Fusion, Motorola Edge 60 Pro, dan sebagainya.
AI generatif yang makin masif
Fitur AI generatif yang tertanam langsung di smartphone juga jadi tren sepanjang tahun 2025. Pelopornya tentu saja Samsung lewat Galaxy AI-nya yang disematkan pada jajaran flagship mereka, tak terkecuali ponsel high-end Samsung Galaxy S25 FE.
Fitur-fitur seperti AI Eraser, Sketch to Image, dan sejenisnya, benar-benar membebaskan pengguna untuk berkreasi sesuai keinginan mereka.
Oppo dan Realme juga tak mau kalah. Hadir serangkaian fitur seperti AI Recompose, AI Eraser, AI Ultra Clarity, AI Perfect Shot, dan sebagainya. Gunanya? Untuk menyempurnakan foto maupun gambar yang disimpan di galeri, sebelum dibagikan ke media sosial, teman, dan sebagainya.
Malah di Realme, ada AI Edit Genie, yang memungkinkan penggunanya mengedit atau mengubah foto-foto mereka sesuai keinginan, hanya lewat perintah suara.
Fitur-fitur yang kurang lebih sama juga diusung oleh brand lain, dari Vivo, Honor, Xiaomi, Poco, Tecno, hingga Infinix. Kalaupun smartphone belum mengadopsi fitur tersebut, Google lewat Android, juga hadirkan serangkaian update baru di Google Photos dan Gemini.
Di Google Photos misalnya, pengguna bisa edit foto-foto mereka dengan mudah. Sementara di Gemini, fitur Create Image yang bebas diakses oleh siapa saja.
Layar super terang
Kalau dulu, layar 1.000 nits saja sudah dibilang terang, di tahun ini bahkan sejumlah smartphone mengusung layar yang punya tingkat kecerahan sampai 6.000 nits pada peak mode, terbaru seperti iQOO 15 atau Realme GT 7.
Dengan tingkat kecerahan yang lebih tinggi, yang rata-rata diusung oleh smartphone berlayar OLED, maka konten apapun akan tetap kelihatan jelas walau dijemur di bawah terik matahari sekalipun.
Tingkat kecerahan yang tinggi bukan saja milik smartphone flagship kok. Kelas menengah seperti Vivo V60, Poco F7, Redmi Note 14 Pro+, Honor 400, dan lainnya, juga menawarkan layar dengan kecerahan di atas rata-rata.
Kamera telephoto yang kian ciamik di kelas menengah
Perang kemampuan telephoto bukan cuma berlaku di segmen flagship, tapi juga di kelas menengah. Kalau di smartphone flagship sudah bawa kamera periscope telephoto dengan resolusi yang tinggi untuk foto konser dari jauh, di kelas menengah ada kamera telephoto yang tak kalah mumpuni buat motret orang di mode Portrait.
Realme lewat Realme 15 Pro, Vivo dengan V60, Oppo dengan Reno14 mereka, Honor yang juga unjuk gigi lewat seri Honor 200 Pro atau Honor 400, Xiaomi yang hadirkan Xiaomi 15T, Redmi Note 14 Pro+, hingga Poco F7, hingga Motorola yang jual Motorola Edge 60 Pro, yang juga punya kualitas portrait telephoto yang tajam, bahkan di kondisi minim cahaya sekalipun.
Malah, kami juga sempat mengadu kamera beberapa model di antaranya, yang bisa kalian lihat pada artikel di bawah ini:
Jadi, fitur mana yang paling berpengaruh dan kepakai banget sepanjang tahun ini, Uzoners?