Games

Kabar Buruk Buat Gamer, Giliran Harga Nintendo Switch 2 yang Naik

Muhammad Faisal Hadi Putra
Kabar Buruk Buat Gamer, Giliran Harga Nintendo Switch 2 yang Naik

Uzone.id - Setelah PlayStation 5 (PS5), harga Nintendo Switch 2 juga ikutan naik. Kenaikannya lumayan signifikan, sekitar USD50 atau setara Rp870 ribuan dari harga awal. 

Kenaikan harga ini diumumkan langsung oleh Nintendo di situs resminya. Pabrikan asal Jepang itu memastikan bahwa mulai 1 September 2026, harga eceran resmi untuk Nintendo Switch 2 di pasar Amerika Serikat (AS) bakal terkerek naik, dari yang awalnya USD449,99 atau Rp7,8 jutaan menjadi USD499,99 atau sekitar Rp8,7 jutaan.

Langkah penyesuaian harga tersebut terpaksa diambil sebagai respons atas berbagai perubahan dan gejolak kondisi pasar belakangan ini. 

“Hal ini sebagai respons terhadap berbagai perubahan kondisi pasar, yang diperkirakan akan berlanjut dalam jangka menengah hingga panjang,” tulis Nintendo di situs resminya.

“Kami memahami bahwa perubahan harga dapat menjadi tantangan bagi pelanggan dan sangat menghargai antusiasme berkelanjutan dari para penggemar kami terhadap produk dan pengalaman Nintendo,” lanjut perusahaan.

Perusahaan juga mengumumkan bahwa harga Nintendo Switch generasi pertama tidak akan mengalami perubahan. 


Untuk saat ini, kebijakan harga baru tersebut memang baru ditetapkan untuk wilayah AS saja. Perusahaan juga menyebutkan bahwa rincian penyesuaian harga di kawasan Amerika Latin baru akan diumumkan di kemudian hari. 

Sementara itu, di wilayah Asia termasuk Indonesia, belum ada kepastian lebih lanjut. Namun berkaca dari kebiasaan pasar, penyesuaian harga di AS sering kali menjadi patokan utama untuk harga retail global.

“Harga untuk sistem Nintendo Switch tidak berubah. Harga untuk sistem Nintendo Switch 2 di Amerika Latin akan diumumkan kemudian,” tulis Nintendo.

Sebelumnya, hal yang sama sudah dilakukan oleh Sony Interactive Entertainment dengan menaikkan harga PS5 secara masif di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia.

Vice President Global Marketing Sony Interactive Entertainment, Isabelle Tomatis, sebelumnya juga blak-blakan menyebut bahwa tekanan pada lanskap ekonomi global yang terus berlanjut menjadi alasan utama di balik meroketnya harga PS5.

Dari pantauan di sejumlah ritel resmi, harga PS5 Slim Digital Edition melonjak tajam hingga Rp1,8 juta, dari harga awal Rp8,1 jutaan menjadi nyaris Rp10 juta. Nasib serupa dialami PS5 Slim Disc Edition yang harganya ikut terkerek naik sebesar Rp1,7 juta menjadi kisaran Rp11,3 jutaan.

Kenaikan ini merata terjadi di pasar Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Bahkan di pasar Amerika Serikat dan Jepang, harga seluruh lini konsol Sony termasuk varian PS5 Pro dan konsol handheld PlayStation Portal ikut dikerek naik.