Jelang PP Tunas 28 Maret, TikTok Siap Koordinasi dengan Komdigi
Uzone.id — Kementerian
Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah
tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak
atau PP Tunas mulai 28 Maret 2026 nanti.
Melalui aturan ini, sebanyak 8 platform yang dianggap
memiliki risiko tinggi diminta untuk menonaktifkan akun-akun dengan pemilik
berusia di bawah 16 tahun. Salah satu dari 8 platform tersebut adalah TikTok.
Menanggapi adanya peraturan ini, TikTok Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak Komdigi untuk memahami keseluruhan dari aturan tersebut.
"Kami telah mendengar pengumuman mengenai aturan
pelaksanaan PP TUNAS dan saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian
Komdigi untuk memahami lebih lanjut ketentuan yang diatur,” kata Juru Bicara
TikTok kepada Uzone.id, Selasa, (10/03).
Di tengah koordinasi tersebut, TikTok juga menyatakan
komitmen mereka untuk terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk
memastikan perlindungan anak-anak di ruang digital.
“Kami terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah
Indonesia guna memastikan remaja dapat terus mengakses ruang daring yang aman,”
jelasnya.
TikTok sendiri mengklaim telah memiliki puluhan fitur keamanan di platform mereka yang ditujukan untuk pengguna muda.
“Akun remaja di TikTok memiliki lebih dari 50 fitur
keamanan, privasi, dan keselamatan yang telah diaktifkan secara otomatis untuk
membantu remaja mengekspresikan kreativitas mereka secara aman, terhubung
dengan teman, serta belajar di platform,” tambahnya.
Salah satu fitur yang tengah dikembangkan adalah teknologi
pendeteksi usia untuk memblokir pengguna berusia di bawah 13 tahun.
Teknologi ini diklaim dapat memprediksi apakah akun tersebut
dimiliki oleh pengguna di bawah usia 13 tahun atau tidak dari analisis
informasi pada profil, video yang diunggah, dan perilaku pengguna di TikTok.
Nantinya akun tersebut tidak akan langsung diblokir, tetapi
akan ditandai oleh sistem dan ditinjau oleh ‘moderator manusia’. Baru
setelahnya akan dihapus.