Jam Sibuk Jakarta Berubah saat Ramadan, Jangan Sampai Kejebak Macet!
Uzone.id - Selama bulan Ramadan, jam macet di Jakarta mengalami perubahan dari pada saat kondisi normal. Lantas bagaimana antisipasinya biar enggak sampai terjebak macet di Jakarta?
Gubernur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo mengatakan terjadi pergeseran jam kerja selama bulan Ramadan.
Oleh karena itu, secara otomatis akan berdampak pada jam sibuk di ibu kota yang kerap menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan.
"Pagi ada pergeseran kalau dulu jam 6 - jam 7 orang-orang sudah mulai padat, sekarang ini jam 8 - jam 9 dan seterusnya," ujar Pramono seperti dikutip dari Antara.
Sementara untuk di sore hari, Pramono memperkirakan jam sibuk yang membuat kemacetan akan berpusat menjelang waktu buka puasa.
Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta ini melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk dapat mengatur lalu lintas di jam-jam sibuk yang biasa terjadi di bulan Ramadan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian, dengan Polda Metro Jaya untuk mengatur itu. Terutama dari jam-jam sore ketika mau berbuka puasa," jelas Pramono.
Dia juga telah meminta kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk melakukan antisipasi kemacetan di ruas-ruas jalan ibu kota.
Pramono berharap hal tersebut dapat diatasi dengan baik sebab kondisi itu umumnya memang kerap terjadi pada bulan Ramadan.
“Kemarin saya sudah meminta juga kepada Dinas Perhubungan untuk mempersiapkan ini. Karena ini kan hal yang sudah rutin yang dijalani,” ungkap Pramono.
Pada umumnya, kemacetan memang lebih sering terjadi ketika menjelang waktu berbuka karena banyak warga yang keluar ke jalan untuk membeli takjil di pinggir jalan.