Gadget

Jajal Xiaomi 17: Bodi Boleh Mungil, Baterainya Ngalahin Ultra

Muhammad Faisal Hadi Putra
Jajal Xiaomi 17: Bodi Boleh Mungil, Baterainya Ngalahin Ultra

Uzone.id - Xiaomi bawa seri flagship mereka ke Indonesia, salah satunya Xiaomi 17 ‘polosan’ yang bawa serangkaian upgrade. Xiaomi 17 tetap hadir dalam form factor yang tetap ringkas dan enak digenggam, serta dilengkapi spesifikasi ‘rata kanan’, mulai dari Snapdragon 8 Elite Gen 5 hingga kamera Leica.

Kami berkesempatan untuk menjajal langsung smartphone ini, berikut impresi awal kami saat pertama kali menggenggam Xiaomi 17 yang resmi di Indonesia.

Desainnya ringkas, enteng digenggam




Kurang lebih, desain Xiaomi 17 ini masih familiar dengan Xiaomi 15. Bobotnya beda 1 gram saja (191 gram vs 192 gram), dimensinya pun mirip-mirip, meski Xiaomi 17 tampil lebih tipis dengan ketebalan 8,2 mm.



Perubahan paling kentara ada di modul kamera belakangnya yang sedikit mengingatkan kami pada susunan ‘kamera boba’ milik iPhone. Agak disayangkan, padahal desain Xiaomi 15 sudah bagus menurut kami, punya identitas sendiri ketimbang harus ‘terinspirasi’ dari produk kompetitor. 

Housing kameranya mencakup empat cincin kamera, terdiri dari tiga kamera 50 MP dan satu sisanya sebagai tempat bagi 3D ToF dan LED flash. 




Memegang ponsel ini masih mirip rasanya dengan Xiaomi 15—enteng dan pas dalam genggaman. Untuk bodinya sendiri, ponsel ini dibuat menggunakan sasis aluminium dengan bodi belakang yang berbahan dasar kaca frosted. 

Ada beberapa opsi warna, salah satunya Venture Green yang kami pakai ini. Warna hijaunya cantik, bodi kacanya pun tak mudah tertempel sidik jari. Tapi ada satu catatan, Xiaomi 17 ini lumayan licin karena panel belakang dan bingkai sampingnya punya finishing yang sangat halus.





Di depan, layarnya terpampang layar 6,3 inci dengan lapisan kaca Xiaomi Shield Glass yang masih sama dengan sebelumnya. Layarnya berjenis LTPO OLED beresolusi 1.220 x 2.656 piksel yang suguhkan kedalaman warna 12-bit, tingkat kecerahan maksimal 3.400 nits, serta mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz. 

Standar HDR10+ dan Dolby Vision juga sudah didukung oleh layar datar nan bezel-less ini. Plus, layarnya pun sudah mendukung sensor sidik jari ultrasonik yang sangat responsif. 

HyperOS 3 yang maksimal AI-nya





Namanya juga smartphone flagship, Xiaomi pun kasih jaminan jangka panjang pada Xiaomi 17. Smartphone ini berjalan di atas HyperOS 3 berbasis Android 16, yang mendapatkan jaminan update OS dan patch keamanan rutin sampai 6 tahun ke depan.



HyperOS 3 sebenarnya kasih experience yang tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Namun, ada beberapa ubahan penting yang dikasih oleh Xiaomi, salah satunya HyperIsland yang dibuat mirip Dynamic Island besutan Apple.





Fitur ini akan menampilkan informasi kontekstual dan akses cepat ke aplikasi yang berjalan di latar belakang, seperti timer yang sedang aktif, jadwal kalender, panggilan masuk, sampai lagu yang lagi diputar di Spotify.

Juga, ada sejumlah fitur berbasis AI yang dapat membantu penggunanya untuk bekerja maupun berkreasi, dari transkrip hingga fitur penerjemah, AI Writing, sampai generator wallpaper. Tambahan lain, HyperOS 3 juga memungkinkan ponselnya untuk terhubung ke ekosistem Apple secara seamless, termasuk iPhone, iPad, dan Mac. 

Performa ditopang Snapdragon 8 Elite Gen 5





Xiaomi 17 ditenagai prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang menjanjikan lonjakan performa CPU 20 persen dan efisiensi daya 30 persen lebih baik dari Snapdragon 8 Elite. 

Urusan olah grafisnya diserahkan pada GPU Adreno 840 yang juga 23 persen lebih kencang. Buat yang hobi main game berat, GPU ini membawa peningkatan kemampuan ray-tracing hingga 25 persen dan sudah mendukung Unreal Engine 5 untuk pengalaman visual yang diklaim setara konsol. 

Di balik fitur AI yang kian matang, ada NPU Hexagon terbaru yang menambah proses komputasi AI 37 persen lebih pintar.





Dapur pacu yang kencang ini dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan memori internal UFS 4.1 sampai 512 GB. Dan untuk menopang dayanya, Xiaomi 17 bergantung pada baterai 6.330 mAh yang bahkan lebih besar dari Xiaomi 17 Ultra sekalipun. 

Ketika baterai habis, pengisian dayanya pun super ngebut. Ada fast charging 100W lewat chargerbawaan Xiaomi HyperCharge, pengisian daya nirkabel 50W, dan kalau mau berbagi daya ke perangkat lain, ponsel ini mendukung reverse charging (baik via kabel maupun nirkabel) dengan daya 22,5W.



Semua kamera 50 MP, tapi ….





Spesifikasi kamera Xiaomi 17 sedikit dirombak dibanding Xiaomi 15. Kini, Xiaomi menyematkan empat sensor 50 MP untuk smartphone barunya, terdiri dari tiga di belakang dan satu di depan.

Kamera belakangnya menggunakan sensor 50 MP OmniVision OVX9500 atua populer dengan nama Light Fusion 950. Sensor ini upgrade dari sebelumnya, disertai dengan lensa dengan focal lengthsetara 23mm dan sudah didukung OIS. 

Berbekal ISP baru di Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera utamanya juga sanggup merekam video hingga resolusi 8K pada 30 FPS.

Buat urusan zoom, kameranya masih dipertahankan seperti tahun lalu. Lensa telephoto 50 MP-nya menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN5 dengan kemampuan 2,6x optical zoom atau setara 60mm dan bukaan f/2.0. Asyiknya, lensa ini juga punya kemampuan fokus jarak dekat yang sangat andal untuk memotret macro.





Sedikit ubahan ada di kamera ultrawide yang justru di-downgrade. Xiaomi 17 memakai sensor 50 MP OmniVision OV50M berukuran 1/2.88 inci yang sedikit mengecil dari seri sebelumnya. Jangkauan lebarnya juga ikut menyempit dari 14mm menjadi 17mm, serta belum mendukung autofokus.

Di depan, Xiaomi tak lagi menyertakan kamera selfie 32 MP dan menggantinya dengan sensor 50 MP. Kamera ini sudah mendukung autofokus dan sanggup merekam video 4K pada 60 FPS.



Harga dan ketersediaan





Xiaomi 17 dijual dalam dua varian memori internal, 256 GB dan 512 GB. Berikut harga resminya:

  • Xiaomi 17 12/256 GB: Rp14.999.000
  • Xiaomi 17 12/512 GB: Rp15.999.000