Gadget

Jajal Redmi Note 15 Pro+: Spek Naik Kelas, Sayang Banyak Iklan Nih!

Muhammad Faisal Hadi Putra
Jajal Redmi Note 15 Pro+: Spek Naik Kelas, Sayang Banyak Iklan Nih!

Uzone.id - Dari dulu, Redmi Note Series itu dikenal sebagai ‘HP rakyat’ dari Xiaomi. Tapi beda di tahun ini, harga Redmi Note Series bisa tembus nyaris Rp7 juta! Ya, inilah Redmi Note 15 Pro+.

Di Indonesia, setau kami, memang belum ada Redmi Note Series yang harganya setinggi ini, sampai Redmi Note 15 Pro+ meluncur. Smartphone ini dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya, yakni Rp6.799.000 atau naik Rp800 ribu dari Redmi Note 14 Pro+.

Memang sih, di balik harganya yang lebih tinggi, ada banyak upgrade yang dibawa Redmi Note 15 Pro+, baik dari jenis prosesor yang disematkan, desain yang lebih segar dan lebih kuat, kapasitas baterai, sampai spesifikasi kameranya. 


Kendati begitu, salah satu kekurangan terbesar smartphone ini pun masih ada. Kekurangan Redmi Note 15 Pro+ yang kami maksud adalah iklan. Ya, berikut ini impresi awal kami mencoba langsung Redmi Note 15 Pro+. 

Lebih mewah, lebih kuat


Desainnya yang kian premium dan bodi yang lebih ‘tahan banting’ dari sebelumnya, memang jadi dua kelebihan utama dari Redmi Note 15 Pro+.

Desainnya jauh dari kesan murah, meski secara garis besar, bentuknya masih mirip-mirip Redmi Note 14 Pro+. 

Modul kameranya masih berbentuk kotak yang agak membulat di sudutnya. Ada empat lingkaran di bagian dalamnya, tapi hanya ada dua kamera saja. Sisanya? Yang satu untuk LED Flash, dan yang lainnya sebagai tempat untuk IR blaster. 


Perbedaan lain dari sebelumnya, Redmi Note 15 Pro+ memang berasa banget mewahnya, apalagi untuk warna Mocha Brown. Khusus warna ini, Xiaomi menggunakan material kulit vegan yang enak banget di permukaan tangan saat menggenggamnya. 

Warna ini pun terlihat classy banget, coklatnya berpadu mewah dengan bingkai berwarna coklat keemasan, sehingga memberikan kesan yang mahal. 

Lantaran cakep desainnya, kami saranin sih jangan pakai casing saja sekalian. Toh, secara build quality, ponsel ini lebih tangguh kok. Di depan, layarnya sudah dilapisi Gorilla Glass Victus 2, dan bodinya pun sudah mengantongi rating IP68/IP69 yang berarti tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, semprotan air bertekanan tinggi, sampai air bersuhu ekstrem. 




Beralih ke depan, layar OLED-nya memang enak buat dipandang. Panel seluas 6,83 inci yang lebih luas dari Redmi Note 14 Pro+. 

Layar ini suguhkan resolusi 1.280 x 2.772 piksel, serta sudah dukung konten-konten HDR dan memiliki fitur Dolby Vision. Buat nonton Netflix atau YouTube, warnanya pasti berada gonjreng banget. 

Buat gamer, layarnya juga sudah dukung refresh rate 120Hz yang kasih sensasi mulus saat scrolling aplikasi yang mendukung. Apalagi, ada mode high refresh rate yang memungkinkan penggunanya buat mengaktifkan mode 120Hz untuk setiap aplikasi.


Beda jauh dari Redmi Note 14 Pro+, layar Redmi Note 15 Pro+ punya desain quad-curved dengan bingkai yang begitu tipis dan simetris. Bahkan, saking tipisnya, rasio layar terhadap bodi mencapai 89,6 persen.

Performa naik kelas, kamera masih 200 MP


Buat orang-orang yang mentingin spesifikasi, HP keluaran Xiaomi memang pas. Hampir setiap model ponsel yang keluar, pasti ditenagai jenis prosesor yang baru—setidaknya naik kelas. 

Redmi Note 15 Pro+ ditenagai Snapdragon 7s Gen 4, naik tingkat dari sebelumnya yang pakai Snapdragon 7s Gen 3. Kalau head-to-head, perbedaan signifikan ada pada prime-core yang naik 0,3 GHz menkadi 2,7 GHz dari sebelumnya. Sementara untuk performance-core dan efficiency-core masih sama seperti sebelumnya. 

Sayang, HP harga segini masih saja pakai RAM LPDDR4X dengan memori UFS 2.2. RAM-nya 12 GB memang dengan fitur Memory Extension, serta ruang penyimpanan sampai 512 GB.

Performanya turut disokong oleh baterai yang kapasitasnya lebih besar, yakni 6.500 mAh. Lebih besar memang, tapi kemampuan fast charging-nya justru menurun ke 100W.




Di bagian kamera, Xiaomi membuang kamera makro 2 MP di seri ini. Sekarang hanya ada dua kamera saja, yakni kamera utama 200 MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP. Di depan, ada kamera selfie 32 MP yang lebih baik dari sebelumnya. 

Duh, iklannya bikin risih!


Redmi Note 15 Pro+ hadir dengan HyperOS 2 berbasis Android 15. Agak disayangkan kenapa tidak langsung HyperOS 3 berbasis Android 16, mengingat seri Poco teranyar saja sudah pakai yang OS yang lebih baru. Untungnya, jaminan update OS sampai 4 kali dan patch keamanan 6 tahun jadi nilai plus.

Tapi, bukan di situ yang akan kami bicarakan, melainkan soal iklan. Xiaomi, ini kan HP yang harganya saja nyaris Rp7 juta, tapi kenapa sih masih ada iklan?

Kami wajarkan kalau smartphone kalian yang harganya di bawah Rp4 juta masih menampilkan iklan, toh secara spesifikasi juga terkadang lebih baik dari kompetitor lainnya. Tapi harga Redmi Note 15 Pro+ itu Rp6,7 juta lho!


Iklannya beneran ganggu. Kalau swipe layar ke kanan, akan tampil glance bawaan yang isinya pun konten-konten campur dengan iklan. Bahkan, hal sesepele ganti nada dering pun, begitu klik 'Apply', muncul iklan popup yang mengganggu.

Buat HP seharga ini, rasanya pengalaman kami sebagai pengguna sangat terganggu oleh kehadiran iklan-iklan tersebut.




Kesimpulan awalnya, Redmi Note 15 Pro+ memang menawarkan komposisi hardware yang mentereng, upgrade signifikan dari sebelumnya. 

Baterainya jumbo, bodinya tahan air dengan rating IP69K, layarnya pun cakep, apalagi prosesornya yang lebih kencang. Penggunaan kamera utama 200 MP juga patut diacungi jempol.


Tapi, gangguan iklan bakalan jadi pertimbangan berat buat sebagian orang. Di harga segini, ada Realme GT 7T yang lebih murah atau nambah sedikit untuk membeli Oppo Reno15 5G dengan sistem operasi yang lebih mulus dan bebas dari iklan. Bahkan, ada Samsung Galaxy A56 juga yang kasih experience maksimal dengan One UI terbarunya.

Satu pertanyaan buat kalian deh, emang mau merogoh kocek sampai Rp6,7 jutaan untuk smartphone yang tampilkan iklan?