Jajal iQOO 15: Desain 'Melayang', Skor Benchmark-nya Paling Tinggi
Uzone.id - iQOO 15 jadi smartphone paling kencang yang ada di meja redaksi kami saat ini. Bagaimana tidak, iQOO 15 jadi yang pertama bertenaga Snapdragon 8 Elite Gen 5, lengkap dengan spesifikasi lain yang disetel ‘rata kanan’ oleh iQOO.
Berkesempatan menjajalnya langsung, kami akan sedikit mengulas bagaimana rasanya menggenggam smartphone kencangnya iQOO, membahas mulai dari desain dan layarnya, sampai ke benchmark performanya. Berikut selengkapnya.
Lebih fresh dengan ‘Floating Design’
Ada dua varian warna dari iQOO 15 yang hadir di Indonesia, Legend dengan kelir putih dan Alpha dengan warna hitam klasik bertekstur matte. Sementara warna spesial Grey dengan corak hitam dan merah, iQOO tidak membawanya ke tanah air.
Sebenarnya ada plus minus dari desain iQOO 15. Kelebihannya, iQOO 15 tetap mempertahankan desain khasnya, modul kamera persegi yang diletakkan di sisi kiri atas bodi. Tak seperti Poco misalnya, yang justru ‘tak punya identitas’, desain yang kerap kali berubah-ubah di setiap serinya.
Walau tetap sama, iQOO 15 terasa lebih fresh. Perbedaan paling mencolok ada di modul kameranya. iQOO menyebutnya ‘Floating Design’, yang secara harfiah berarti desain yang ‘mengambang’.
Karena memang, jika diperhatikan lebih dekat lagi, sekeliling modul kameranya memiliki tepian transparan yang memberikan efek seolah-olah kameranya melayang di atas bodi belakang.
Makin ciamik, sekeliling modul kameranya terdapat strip lampu LED tersembunyi yang bisa menyala dan memberikan efek glowing yang tidak heboh. Paparan RGB-nya bukan cuma menyala saat kami main game, tapi juga saat muncul notifikasi, proses charging, atau bisa dinyalakan terus-menerus.
Minusnya, iQOO 15 punya dimensi yang agak bongsor. Ketebalan bodinya 8,1 mm dengan bobot 220 gram untuk varian Legend. Ditambah, tepian bodinya yang datar, memang berasa besar saat menggenggamnya dengan satu tangan.
Meski, ponsel ini sudah dibangun menggunakan material berkualitas tinggi. Sasisnya aluminium dengan bodi belakang kaca, plus sudah mengantongi rating IP68+IP69 yang berarti tahan air sedalam 1,5 meter sedalam 30 meter dan tahan semprotan air bertekanan tinggi.
Kekurangan kedua, kami kurang sreg dengan warna Legend di iQOO 15. Putih bersih seperti sebelumnya, tapi kehilangan logo ‘BMW M Motorsport’ seperti seri-seri sebelumnya.
Di depan, iQOO 15 usung layar berukuran 6,85 inci yang dikelilingi bezel sangat tipis dan simetris di keempat sisinya. iQOO menggunakan model layar datar yang enak buat main game, sehingga meminimalisir sentuhan tidak sengaja di pinggir layar.
iQOO 15 juga menjadi yang pertama menggunakan panel Samsung M14 dengan resolusi 3.168 x 1.440 piksel dengan kerapatan piksel mencapai 508 PPI. Teks dan grafis game harusnya terlihat detail, apalagi saat melihat konten beresolusi tinggi.
Tak cuma tajam, layar ini super mulus dengan refresh rate 144Hz. Soal kecerahan, iQOO mengklaim tingkat kecerahannya mencapai 6.000 nits, sehingga enak untuk dipakai di bawah terik matahari.
AnTuTu Tembus 3,8 juta!
Di atas kertas, kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan RAM LPDDR5X Ultra hingga 16 GB dan ruang penyimpanan UFS 4.1 sampai 1 TB memang kencang. Unit iQOO 15 yang kami gunakan merupakan varian 16/512 GB, dan kami juga telah melakukan sejumlah tes benchmark.
Di AnTuTu Benchmark v11, skor yang kami dapatkan tembus 3.852.054 poin, skor paling tinggi untuk saat ini yang pernah kami dapatkan. Dibanding Snapdragon 8 Elite yang skornya di kisaran 3-3,1 juta poin, jelas menjadi upgrade signifikan dibanding iQOO 13.
Kami juga mengujinya dengan Geekbench 6, dimana skor single-core tembus 3.513 poin dan mult-core mencapai 10.269 poin. Sementara di PCMark, skor yang diraih ponsel ini mencapai 16.715 poin, membuktikan kalau ponsel ini sangat sanggup untuk dipakai kerja harian.
Namun, ada sedikit gangguan yang kami terima selama pengujian, yakni kinerja yang cenderung kurang stabil saat menerima beban kerja yang berat secara intens. Di PCMark saja, stabilitas CPU-nya naik-turun, pun demikian saat kami menyiksa GPU-nya dengan 3DMark Wild Life Stress Test.
iQOO 15 mencetak angka yang fantastis dengan skor 23.351 poin. Namun, ponsel ini justru mengalami penurunan kinerja drastis saat suhunya meningkat tajam. Stabilitasnya tercatat 48,9 persen dengan skor terendah di 11.426 poin. Rentang FPS-nya pun di 41-190 FPS dengan kenaikan suhu hingga 47 derajat Celcius.
Dari tes yang kami lakukan, chipset ini memang sangat buas di awal. Namun, saking agresifnya, sistem pendingin dan software secara agresif melakukan throttling atau menurunkan performa untuk menjaga suhu agar tidak overheat.
Sementara untuk main game, kalian bisa main game AAA di grafis ‘rata kanan’ dengan frame rate tinggi berkat bantuan Q3 Supercomputing. Chip ini bertugas melakukan frame interpolation, sehingga grafisnya jauh lebih mulus.
Untuk menopang tenaganya yang besar, iQOO 15 punya baterai 7.000 mAh. Baterai ini bisa diisi dengan 100W FlashCharge dan wireless charging 40W.
Kembalinya periscope telephoto
Seringkali HP gaming melupakan sektor kamera, tapi iQOO 15 mencoba memperbaiki dosa masa lalu. Pada modul kameranya, tertulis jelas ‘100X Tele Lens’.
Ya, kamera periscope telephoto akhirnya kembali di iQOO 15. Menggunakan sensor Sony IMX882 50 MP, kamera ini punya kemampuan 3x optical-zoom, mampu menghasilkan detail yang tajam, meski pengambilan gambar dilakukan dari jauh.
Kamera utamanya tak kalah mentereng dengan sensor Sony IMX921 50 MP dengan OIS dan lensa ultrawide 50 MP. Setup tiga kamera 50 MP ini membuat iQOO 15 sah disebut sebagai ponsel all-rounder, bukan cuma HP tukang nge-game. Sementara di depan, hadir kamera selfie 32 MP.
Harga dan ketersediaan
Memang, segala upgrade tersebut membuat pengguna harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membeli iQOO 15. iQOO Indonesia membawa tiga varian RAM dan memori penyimpanan untuk iQOO 15. Untuk masing-masing varian, harganya naik dibandingkan iQOO 13. Berikut harga resminya:
- 12/256 GB: Rp12.999.000 (Hanya tersedia online)
- 16/512 GB: Rp13.999.000
- 16 GB/1 TB: Rp15.999.000
Sebagai pembanding, tahun lalu varian terendah iQOO 13 (12/256 GB) dijual Rp9.999.000, sedangkan varian 16/512 GB dibanderol Rp11.999.000.
