Gadget

Jajal Infinix GT 50 Pro, Sensasi ala Redmagic 11 Pro yang Lebih Murah

Muhammad Faisal Hadi Putra
Jajal Infinix GT 50 Pro, Sensasi ala Redmagic 11 Pro yang Lebih Murah

Uzone.id - Infinix seperti memberikan kesempatan kepada gamer yang merasa Redmagic 11 Pro kemahalan, tapi tetap menginginkan smartphone gaming yang punya sistem pendingin cair di dalamnya. Pabrikan di bawah naungan Transsion itu bawa Infinix GT 50 Pro ke Indonesia.

Harga resminiya yang mulai dari Rp6,9 jutaan, jelas membuat Infinix GT 50 Pro terasa lebih menarik. Bukan atas dasar spesifikasi yang diusungnya, tapi sistem pendingin bernama HydroFlow Liquid Cooling Architecture.

Cara kerjanya mirip-mirip dengan Redmagic 11 Pro. Infinix menggunakan teknologi micro-pump dengan area diafragma seluas 6.437 mm².


Nah, sistem pendingin ini membuat hawa panas bisa didistribusikan secara merata sehingga performa ponsel tak mengalami throttling atau penurunan kinerja secara signifikan, terutama ketika digunakan untuk nge-game selama berjam-jam.

Ini bagian yang buat kami paling menarik. Sirkulasi cairan pendingin ini sengaja diperlihatkan Infinix pada bodi belakang GT 50 Pro. Kalau pengaturan pendinginnya dibiarkan pada ‘Smart Mode’, terkadang sirkulasinya terlihat pelan, seringkali juga tampak lebih cepat.


Pengaturan ini bisa diaplikasikan pada menu Liquid Cooling pada Settings. Selain Smart Mode, ada Normal Mode dan Rapid Mode. Sistem pendingin ini juga akan aktif dengan sendirinya ketika ponsel sedang dicas. Yang menarik, bila diaktifkan, akan muncul efek getaran dan suara di bodi belakangnya. 


Oh ya, tampilan sirkulasi pendinginnya juga beda-beda tiap warna. Infinix GT 50 Pro dengan balutan Black Abyss memperlihatkan cairan berwarna hijau, Red Blaze berwarna merah, dan Silver Glacier berwarna biru. 


Masih di bodi belakang, Infinix pun mengadopsi tekstur ala-ala Kevlar pada bodi GT 50 Pro. Makin terlihat gaming-nya, Infinix juga menyertakan lampu RGB yang melintang dari kiri atas ke kanan bawah dan kanan atas ke kiri bawah—membentuk huruf ‘X’. Plus, tentu saja ada tombol trigger seperti tombol R1 dan L1 pada joystick konsol. 


Bicara tombol khusus ini, bukan sembarang trigger, melainkan dual-pressure shoulder triggers. Tombol ini bukan sekadar bisa digunakan untuk menambah pengalaman gaming saja, tapi bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya, semisal digunakan sebagai tombol pengatur kamera. 


Juga, tombol ini bisa mengenali sampai 4 sentuhan, yakni tekan, tekan dan tahan, swipe ke kiri, serta swipe ke kanan. 


Sekarang beralih ke depan. Mata gamer bakal dimanjakan oleh layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi tajam 1.5K. Layar yang sudah diproteksi lapisan kaca Corning Gorilla Glass 7i ini punya refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan maksimal mencapai 1.600 nits.


Bezel di tiap sisinya juga dibuat tipis dan simetris, membuatnya terasa lebih luas, terutama saat dipakai bermain game MOBA, FPS, dan sebagainya.

Ditenagai Dimensity 8400 Ultimate, Memori tembus 512 GB


Di sektor performa, Infinix GT 50 Pro memang nggak bisa disandingkan dengan Redmagic 11 Pro. Dapur pacunya tertinggal jauh, lantaran ‘cuma’ mengandalkan Dimensity 8400 Ultimate dari MediaTek. 

Chip ini tak pelan, boleh dibilang masuk ke kelas high-end, walau upgrade-nya tak terlalu signifikan dibanding generasi sebelumnya, yakni Dimensity 8350 Ultimate.

Kinerjanya pun ditopang RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB dan 512 GB berjenis UFS 4.1. Kolaborasi ini memungkinkan urusan loading game maupun transfer data jadi lebih cepat.


Untuk menunjang sesi gaming dalam durasi yang panjang, Infinix membekali GT 50 Pro dengan kapasitas baterai sebesar 6.500 mAh. Rasanya, kapasitas sebesar ini sudah lebih dari cukup untuk menopang performa perangkat selama berjam-jam. Urusan pengisian dayanya pun sudah didukung oleh teknologi fast charging 45W.

Meski DNA utamanya adalah ponsel gaming, Infinix tampaknya tidak mengesampingkan sektor fotografi. Pada bodi belakangnya, terdapat kamera utama beresolusi 50 MP yang sudah dilengkapi dengan OIS dan PDAF. 

Kehadiran OIS tentu sangat membantu dalam menghasilkan perekaman video dan tangkapan gambar yang lebih stabil. Kamera ini bersanding dengan lensa ultrawide 8 MP, sementara bagian depannya dihuni oleh kamera selfie 13 MP.


Di atas kertas, Infinix GT 50 Pro sudah berjalan pada sistem operasi Android 16 dengan balutan antarmuka XOS 16. Nilai plus lainnya, Infinix memberikan komitmen pembaruan sistem operasi hingga tiga generasi. Fitur pelengkap seperti NFC dan juga sensor sidik jari di dalam layar.

Berapa harga resminya? Di Indonesia, Infinix GT 50 Pro dibanderol dengan harga Rp6.999.000 untuk model 12/256 GB dan Rp7.999.000 untuk varian 12/512 GB.