Automotive

Jadi Viral, Ternyata Menkeu Purbaya Pernah Tolak Pengadaan Motor MBG

Brian Priambudi
Jadi Viral, Ternyata Menkeu Purbaya Pernah Tolak Pengadaan Motor MBG

Uzone.id - Kabar puluhan ribu motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) yang pengadaannya untuk operasional Makan Bergizi Nasoinal (MBG) semakin ramai. Ternyata Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pernah menolak pengadaannya.

Dari video yang beredar, motor listrik untuk MBG tersebut memiliki jumlah 70.000 unit untuk Provinsi Jawa Barat. Kabar tersebut disanggah oleh Kepala BGN Dadan Hindayana, dirinya mengatakan totalnya hanya ada 25.000 unit saja.

Dari pengadaan total 25.000 unit motor listrik, motor-motor tersebut akan digunakan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pada kenyatannya, pengadaan motor listrik MBG ini tidak diketahui oleh Menkeu Purbaya. Bendahara negara itu justru mengakui kalau pernah menolak pengadaan motor untuk MBG satu tahun yang lalu.



"Tahun lalu sempat kita enggak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor, tapi sekarang saya belum tahu, saya akan lihat lagi seperti apa. Ini gosip ya? Saya cek lagi," ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta dikutip oleh Uzone.id.

Soal motor listrik untuk MBG yang viral di media sosial, diketahui adalah Emmo JVX GT dengan model trail dan Emmo JVH Max yang punya gaya skutik.

Motor listrik ini punya banderol yang cukup fantastis yakni JVX GT punya bentuk motor trail dengan harga Rp56,8 juta dan JVH Max punya gaya sebuah skutik dengan harga Rp48,8 juta.





Namun Purbaya mengaku pengadaan motor untuk MBG bukan masalah boleh dan tidak boleh, namun pihaknya sebagai Menkeu harus mengetahui programnya seperti apa.

"Bukan enggak boleh, kita enggak tahu programnya seperti apa, tapi kan harusnya utamanya untuk makanan. Kalau yang pebisnis kan udah untung cukup, mereka cicil dari sana harusnya, tapi saya akan coba cek lagi," sebut Purbaya.

Sebelumnya, Kepala BGN mengaku pengadaan ini sudah masuk dalam anggaran 2025. Motor listrik yang dianggarkan ini akan digunakan sebagai operasional Kepala SPPG.



"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," dalam keterangannya.

Sejauh ini, motor listrik untuk MBG yang viral masih belum didistribusikan ke SPPG. Berdasarkan keterangan dari BGN, motor tersebut harus didaftarkan terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan situs resmi Emmo Electric Mobility, perusahaan ini baru berdiri pada tahun 2021.

Produknya sendiri baru dua yakni JVX GT dan JVH Max yang diluncurkan pada tahun 2025 kemarin. Sementara itu disitus resminya juga dituliskan Emmo ekspansi dealer di Indonesia hingga 50 dealer.