iPhone Air Cuma Jadi 'Kelinci Percobaan' untuk iPhone Lipat, Apple?
Uzone.id - Ada alasan kenapa Apple menamai iPhone tipisnya sebagai iPhone Air, bukan iPhone 17 Air. Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, penggunaan nama tersebut menjadi sinyal bahwa Apple tidak ingin mengikat ponsel tipisnya pada jadwal rilis tahunan yang ketat, tidak seperti jajaran iPhone reguler maupun Pro.
Dikutip pada Senin (17/11), analisis Gurman sekaligus meluruskan rumor yang belakangan beredar. Sebelumnya, dikabarkan bahwa iPhone Air generasi kedua ditunda dari 2026 ke 2027, karena penjualannya yang dianggap lesu.
Gurman mengklaim bahwa perangkat itu memang tidak pernah dijadwalkan rilis tahun depan, jadi ini bukanlah sebuah penundaan. Mirip seperti iPhone SE, penamaan ‘Air’ memberi Apple fleksibilitas untuk memperbaruinya kapan pun mereka siap, tanpa tekanan siklus tahunan.
Meski Apple tidak akan pernah mengakuinya, Gurman berpendapat bahwa iPhone Air pada dasarnya adalah sebuah ‘kelinci percobaan’. Maksudnya, seri ini dibuat sebagai perangkat prototipe menuju iPhone lipat yang akan datang.
Menurutnya, iPhone Air bukan soal membiasakan pengguna dengan iPhone berbodi tipis, tapi soal mempersiapkan rantai pasokannya.
Sebab, smartphone ini dilaporkan menggunakan banyak material, teknik miniaturisasi canggih, dan komponen internal yang sama persis dengan yang nantinya dibutuhkan untuk memproduksi iPhone lipat pertama.
Apple sudah tau iPhone Air ‘nggak laku’
Lebih lanjut, Gurman menyebut bahwa Apple sebenarnya sudah memprediksi kalau iPhone Air memang kurang ‘ngigit’ di pasaran, dibanding iPhone 17 Series lainnya.
Sejak awal, target penjualan iPhone Air hanya dipatok 6 hingga 8 persen dari total penjualan iPhone baru, angka yang setara dengan iPhone 16 Plus yang posisinya digantikan. Apple juga memang memamerkan Air secara besar-besaran saat acara September lalu, namun tidak melakukan banyak pemasaran setelahnya.
Kasusnya mirip dengan iPhone Mini. iPhone Air adalah perangkat yang vokal diinginkan oleh sebagian pengamat di media sosial. Namun, saat tiba waktunya membeli, konsumen tetap memilih model Pro yang jauh lebih praktis, terutama dalam hal daya tahan baterai, manajemen panas, dan kemampuan kamera.
Kehadiran iPhone Air ini juga menjadi bagian dari perombakan besar-besaran jadwal rilis iPhone. Gurman melaporkan bahwa Apple akan mengubah total strategi peluncuran tahunan mereka yang sudah berjalan lebih dari satu dekade.
Mulai tahun 2026, Apple berencana meluncurkan tiga model pada September nanti, yakni iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat. Kemudian, sekitar enam bulan setelahnya, Apple akan merilis model yang lebih terjangkau, seperti iPhone 18, iPhone 18e, dan iPhone Air generasi kedua jika sudah siap.
Perubahan strategi ini bertujuan agar pendapatan Apple lebih stabil sepanjang tahun, sekaligus mengurangi beban kerja tim internal dan mitra pemasok. Selain itu, langkah ini membuat Apple memiliki dua panggung peluncuran besar untuk smartphone setiap tahunnya, untuk melawan gempuran kompetitor seperti Samsung.