Gadget

iPadOS 27 Bikin iPad Makin Mirip Mac, Siri AI Jadi Andalan

Muhammad Faisal Hadi Putra
iPadOS 27 Bikin iPad Makin Mirip Mac, Siri AI Jadi Andalan

Cupertino, Amerika Serikat, Uzone.id - Sama halnya dengan iOS 27, iPadOS 27 juga mendapatkan sentuhan Liquid Glass ‘yang baru’. Material transparan ini dibuat lebih personal, memungkinkan pengguna untuk mengatur tampilan perangkatnya, mau transparan atau bening banget atau dibuat tinted—berwarna sepenuhnya. Tapi, apakah cuma itu fitur barunya?

Pastinya enggak Uzoners. Seperti iOS 27 juga, Apple membuat semua proses yang berjalan di atas iPadOS 27 jauh lebih mulus dari sebelumnya. Untuk buka aplikasi saja, bisa 30 persen lebih cepat. Pun demikian saat pengguna mengambil gambar, proses pencitraan di baliknya bisa 70 persen lebih kencang. 

“Sebagai contoh, setelah Anda mengambil foto baru, biasanya butuh waktu sejenak agar foto tersebut muncul di pustaka Anda. Kini, foto baru muncul hingga 70 persen lebih cepat,” jelas Stacey Ford, VP, OS Program Management Apple. 

“Dan saat Anda berbagi foto atau file lain dengan teman menggunakan AirDrop, proses transfernya akan berlangsung hingga 80 persen lebih cepat,” tambahnya. 



Di iPadOS 27 juga, pengalaman menggunakan iPad kian terasa seperti kerja pakai Mac. Apple menyebut, proses browsing dan transfer file antara iPad dengan penyimpanan eksternal kini bisa 5 kali lebih cepat. Bahkan, Apple menyamakan performanya dengan Finder di Mac.

Fitur atau pembaruan lain di iPadOS 27 adalah Spotlight. Fitur pencarian ini dibuat lebih cepat, stabil, dan efisien untuk menemukan berbagai hal di iPad. 

Pengguna bisa memakai Spotlight untuk mencari aplikasi, file, dokumen, foto, email, atau informasi lain dengan lebih praktis. Apple juga memperbarui pengalaman pencarian di Photos dan Mail, di mana khusus untuk Mail, ada sistem Top Hits yang memberikan hasil pencarian paling relevan bagi pengguna.

Visual Intelligence makin cocok di iPad, Siri AI jadi fitur utama





Fitur lain yang kini terasa cukup ‘iPad banget’ adalah Visual Intelligence. Di iPadOS 27, pengguna bisa bertanya ke Siri AI soal hampir semua hal yang tampil di layar hanya dengan mengambil screenshot.

Pengguna juga bisa mengetuk objek dengan jari atau melingkarinya memakai Apple Pencil untuk mencari informasi lebih lanjut. Rasanya, fitur ini lebih relevan untuk iPad, terutama bagi pengguna yang sering membaca dokumen, mencatat, atau melakukan riset.

Sama seperti iOS 27, Siri AI juga menjadi salah satu fitur utama di iPadOS 27. Asisten AI ini dibuat lebih personal, lebih natural diajak berinteraksi, dan bisa memahami konteks pengguna dengan lebih baik.




Apple juga menyiapkan aplikasi Siri khusus, sehingga pengguna dapat melanjutkan percakapan dengan Siri AI seperti memakai chatbot. Pengguna bisa meminta bantuan mencari informasi, merangkum sesuatu, mencari ide, sampai menjalankan perintah yang berkaitan dengan aplikasi di iPad.

Lantaran kini berbasiskan Gemini, maka Siri AI bisa memahami konteks personal penggunanya, seperti mencari foto lama, menemukan email tertentu, atau membuka catatan lama, semuanya bisa diperintah lewat prompt biasa. 

Siri AI juga dapat mengambil tindakan di beberapa aplikasi bawaan. Pengguna bisa meminta Siri membuat reminder, membuat event baru di Calendar, mengirim email, membuat catatan, menambahkan foto ke album, sampai menjalankan perintah lain sesuai konteks yang sedang dikerjakan.

Ada juga fitur Write with Siri yang memungkinkan Siri AI membantu pengguna untuk membuat draft dari awal, memberi masukan pada tulisan, atau menyesuaikan gaya tulisan pengguna di aplikasi bawaan seperti Messages dan Mail.



Fitur lainnya



Masih sama seperti iOS 27, iPadOS 27 turut menghadirkan fitur Spatial Reframing untuk mengatur ulang komposisi foto setelah diambil, Extend untuk memperluas gambar, serta Clean Up yang ditingkatkan kemampuannya.

Image Playground juga dibuat lebih hebat, di mana AI ini bisa membuat gambar dalam berbagai gaya, termasuk photorealistic

Tetap terkait AI, Apple turut membuat Shortcuts jadi lebih mudah digunakan. Pengguna cukup menjelaskan otomatisasi yang diinginkan, lalu iPad akan menyusun rangkaian tindakan lintas aplikasi.



Satu lagi, Child Accounts yang memungkinkan orang tua bisa mengatur aplikasi apa saja yang boleh digunakan anak-anak, sampai Ask to Browse yang mengharuskan anak-anak untuk meminta izin sebelum membuka situs web yang baru. 

iPadOS 27 versi Developer Beta sudah tersedia untuk para developer, sementara Public Beta akan digulirkan pada Juli mendatang. Seperti iOS 27, versi finalnya dijadwalkan dirilis Apple pada musim gugur tahun ini.