iPad Pro Ditenagai Chip M5, Modemnya dari iPhone Air
Uzone.id - Bukan cuma MacBook Pro 14 inci saja, iPad Pro generasi terbaru dengan chip M5 pun turut dirilis Apple. iPad Pro dengan chip M5 hadir dalam dua ukuran layar, yakni 11 inci dan 13 inci, serta dipastikan resmi ke Indonesia.
‘Jualan utama’ dari iPad Pro terbaru ini adalah performa yang lebih kencang dengan kemampuan AI yang juga makin pintar.
GPU 10-core menggunakan arsitektur baru dengan Neural Accelerator di setiap core-nya, yang menghasilkan peningkatan masif dalam performa GPU untuk beban kerja AI. Dibanding iPad Pro dengan M4, performa AI-nya bisa 3,5 kali lipat lebih tinggi.
Hal ini membuat perangkat dapat menangani berbagai proses berbasis AI yang kompleks, seperti pembuatan gambar berbasis difusi pada perangkat di aplikasi seperti Draw Things, atau masking video AI di aplikasi seperti DaVinci Resolve.
M5 juga punya neural engine 16-core yang lebih cepat untuk menghadirkan performa dengan efisiensi energi tertinggi untuk pemrosesan AI pada perangkat (on-device), sehingga ideal untuk aplikasi yang menggunakan framework Foundation Models maupun untuk fitur Apple Intelligence seperti berkreasi di Image Playground.
“Didukung oleh Apple silicon generasi selanjutnya, iPad Pro baru menghadirkan pengalaman iPad paling canggih dan serbaguna yang pernah ada,” tutur John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple.
Peningkatan signifikan pun terjadi di sektor grafis dan CPU. Dilengkapi dengan mesin ray-tracing generasi ketiga yang menghasilkan pencahayaan, pantulan, dan bayangan yang lebih realistis, M5 ideal untuk aplikasi dan game yang sarat visual.
Dari pengujian Apple, iPad Pro terbaru memiliki performa rendering 3D dengan ray tracing hingga 1,5 kali lebih cepat dibandingkan iPad Pro generasi sebelumnya.
Dengan CPU hingga 10-core, yang terdiri dari 4-core performa dan 6-core efisiensi, iPad Pro M5 disebut sangat ideal bagi beragam pengguna, termasuk desainer grafis yang mengerjakan grafis vektor kompleks di aplikasi seperti Adobe Illustrator, arsitek yang sering multitasking di berbagai aplikasi seperti SketchUp dan Morpholio Trace, serta pebisnis yang perlu meluncurkan dan mengakses file besar dengan cepat di beberapa aplikasi.
“iPad Pro dengan M5 membuka kemungkinan tak terbatas untuk kreativitas dan produktivitas, dengan lompatan besar dalam performa AI dan peningkatan besar pada grafis, konektivitas nirkabel super cepat, dan fitur iPadOS 26 yang mengubah segalanya, sehingga kembali mendorong batasan apa yang bisa dilakukan iPad,” jelas John.
Bukan cuma chip-nya, Apple turut upgrade jeroan lain agar tablet ini makin responsif. Memory bandwidth-nya kini mencapai lebih dari 150 Gbps, naik hampir 30 persen.
Artinya, multitasking dengan banyak aplikasi, memproses model AI, atau main game berat akan terasa lebih lancar. Urusan penyimpanan juga dibuat dua kali lebih ngebut. Kabar baiknya lagi, model dasar 256 GB dan 512 GB sekarang dibekali RAM 12 GB, 50 persen lebih besar dari sebelumnya.
Pertama kali pakai modem iPhone Air
Sorotan lain dari iPad Pro M5 adalah sisi konektivitasnya. Untuk kali pertama, Apple menggunakan modem C1X buatan sendiri, yang sebelumnya sudah disematkan pada iPhone Air. Modem ini diklaim mampu memberikan kecepatan seluler 5G hingga 50 persen lebih kencang, namun dengan daya 30 persen lebih hemat.
Untuk koneksi nirkabel jarak dekat, ada chip N1 baru yang menangani Wi-Fi, Bluetooth, dan Thread. Chip inilah yang membawa dukungan Wi-Fi 7 ke iPad Pro, menjanjikan koneksi yang lebih cepat dan stabil.
Semua spesifikasi kencang tadi, bakalan kerasa dampaknya saat pengguna menjalankan berbagai aktivitasnya di layar Ultra Retina XDR. Dengan teknologi tandem OLED, layarnya mampu menyajikan warna hitam pekat dan tingkat kecerahan yang tinggi.
Plus, segala prosesnya juga berjalan di atas iPadOS 26 dengan sistem multitasking yang disempurnakan, malah cenderung mirip MacBook. Kalian bisa lihat ulasan singkat iPadOS 26 di bawah ini:
Di Amerika Serikat, Apple tidak menaikkan harga iPad Pro M5. Model 11 inci dibanderol mulai dari USD999 atau sekitar Rp 6 jutaan dan model 13 inci mulai dari USD1.299 atau sekitar Rp20,8 jutaan.
Di pasar global, pemesanan sudah dibuka dengan pengiriman mulai 22 Oktober. Untuk Indonesia, statusnya masih ‘segera hadir’, jadi kita tunggu saja pengumuman resminya.