Automotive

Intip Spesifikasi Mobil Land Cruiser Julian Johan di Reli Dakar 2026

Brian Priambudi
Intip Spesifikasi Mobil Land Cruiser Julian Johan di Reli Dakar 2026

Uzone.id - Pereli Indonesia Julian Johan sukses menaklukan balap ekstrem Rally Dakar 2026 sepanjang 8.000 km yang digelar selama 14 hari menggunakan Toyota Land Cruiser 100. Kira-kira bagaimana spesifikasinya?

Pria yang dikenal dengan nama panggung Jejelogy ini mengikuti Rally Dakar 2026 dengan tim Compagnie Saharienne yang didampingi navigator Mathieu Monplaisi dari Prancis.

Keduanya menunggangu mobil Toyota Land Cruiser 11 (HDJ 100) dengan mesin 4.2L 6 silinder turbo yang masuk ke kategori Dakar Classic.

Dari situs resmi Compagnie Saharienne, Toyota Land Cruiser 100 yang digunakan Jejelogy sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar sesuai dengan regulasi dakar yang akan diikuti.



Alhasil, HDJ 100 yang digunakan Jejelogy itu mampu menghasilkan tenaga besar hingga 270 dk. Bagian kaki-kaki juga dimodifikasi dengan penggunaan suspensi ganda dengan katrid depan dan belakang terpisah.

Menariknya, mobil tersebut memiliki sistem dongkrak hidrolik untuk dapat mengangkat mesin.

Modifikasinya tak sampai situ saja, karena Toyota Land Cruiser 100 milik tim Compagnie Saharienne itu sudah menggunakan bodi serat karbon hingga  dasbor balap 'DKR' yang canggih.





Komponen keselamatan teknis Dakar 2026 juga tak lepas dari perhitungan Compagnie Saharienne, karena mobil Jejelogy itu dilengkapi roll bar, jok balap FIA, sabuk pengaman 6 titik, alat pemadam kebakaran otomatis dan manual, pemutus sirkuit, paket keselamatan, dan masih banyak lainnya.

Fakta menariknya, mobil Toyota Land Cruiser 100 yang digunakan Jejelogy untuk balapan di Rally Dakar 2026 merupakan mobil yang sama yang mengantarkan tim Toyota Jepang meraih gelar juara Rally Dakar di awal era 2000-an.

Setelah kesuksesan tim Toyota Jepang di Rally Dakar, mobil tersebut diakisisi oleh Compagnie Saharienne untuk digunakan balap Rally Dakar hingga saat ini.



Perlu diketahui, dari hasil akhir yang dirilis penyelenggara Dakar 2026, Julian Johan yang berpasangan dengan navigator asal Prancis, Mathieu Monplaisi, berhasil menuntaskan kompetisi di peringkat kelima di kategori Dakar Classic.

Nah menariknya, pencapaian Jeje bukan hanya dari peringkat kelima secara keseluruhan di kategori Dakar Classic 2026, namun ada beberapa penghargaan lain yang dibawanya.

Di kategori Dakar Classic 2026, Jeje bertarung di Kelas H.2 di mana kelas ini diisi oleh peserta dengan mobil yang sangat variatif. Setelah menuntaskan 14 hari balapan, hasil akhir untuk Kelas H.2 Jeje tercatat berada di peringkat ketiga.

Jeje juga meraih keberhasilan berada di peringkat pertama untuk kategori Iconic Classic, di mana kategori ini ditujukan untuk pereli yang menggunakan mobil balap yang pernah digunakan pada ajang Paris Dakar.