Telco

Internet Sumbar Terganggu Banjir, Operator & Komdigi Mulai Pulihkan

Vina Insyani
Internet Sumbar Terganggu Banjir, Operator & Komdigi Mulai Pulihkan

Uzone.id — Kementerian Komunikasi dan Digital mengumumkan adanya gangguan layanan internet di lokasi bencana alam banjir dan longsor yang melanda Provinsi Sumatera Barat, Rabu, (26/11).

Berdasarkan hasil monitoring, terdapat 16 site atau sekitar 0.12 persen dari total 12.865 site eksisting di Provinsi Sumatera Barat yang terpantau mengalami gangguan. 

Komdigi juga mencatat beberapa infrastruktur yang terdampak milik Telkomsel. Sementara itu, Indosat dan XLSmart menyampaikan tidak ada site yang terdampak akibat bencana tersebut, namun mereka menyebut akan terus melakukan pemantauan.



Dalam keterangan yang disampaikan Komdigi, Kamis, (26/11), site-site yang terdampak dan mengalami gangguan (down) disebabkan oleh terputusnya aliran listrik dari PLN, gangguan transmisi dan kerusakan pada perangkat (hardware). 

Saat ini, operator seluler tengah melakukan pemulihan site secara alternatif dengan menggunakan genset. Cara ini akan terus dilakukan sampai aliran listrik kembali normal, namun masih terkendala oleh akses jalan yang masih terkena dampak banjir sehingga menghambat mobilisasi genset ke lokasi. 

Upaya lain yang dilakukan antara lain penyambungan kembali kabel fiber optik yang terputus, sementara itu Komdigi menyebut adanya kendala ketersediaan perangkat pengganti untuk masalah perangkat (hardware) sehingga kemungkinan akan membutuhkan waktu.



Berikut lokasi dan jumlah infrastruktur telekomunikasi yang terdampak:

  • 1 site atau 0,59% dari total 170 site eksisting di Kota Sawahlunto
  • 1 site atau 0,10% dari total 1027 site eksisting di Kabupaten Pesisir Selatan
  • 1 site atau 0,23% dari total 437 site eksisting di Kabupaten Sijunjung
  • 8 site atau 0,95% dari total 841 site eksisting di Kabupaten Solok
  • 5 site atau 1,60% dari total 312 site eksisting di Kabupaten Solok Selatan.

Sementara itu, Telkomsel turut melaporkan 16 site yang terdampak atau 0.25 persen dari total 6.508 site eksisting di Provinsi Sumatera Barat, berikut diantaranya:

  • 1 Site di Kecamatan Airpura atau sekitar 3.03% dari total 33 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 1 Site di Kecamatan Barangin atau sekitar 4.35% dari total 23 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 3 Site di Kecamatan Gunung Talang atau sekitar 4.00% dari total 75 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 1 Site di Kecamatan Hiliran Gumanti atau sekitar 7.14% dari total 14 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 2 Site di Kecamatan Junjung Sirih atau sekitar 10.53% dari total 19 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 3 Site di Kecamatan Pauh Duo atau sekitar 11.54% dari total 26 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 1 Site di Kecamatan Sangir Balai Janggo atau sekitar 2.70% dari total 37 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 1 Site di Kecamatan Sungai Pagu atau sekitar 2.86% dari total 35 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 1 Site di Kecamatan Tanjung Gadang atau sekitar 2.86% dari total 35 site eksisting di Kecamatan tersebut,
  • 2 Site di Kecamatan Tigo Lurah atau sekitar 25.00% dari total 8 site eksisting di Kecamatan tersebut.

Terkait gangguan tersebut, Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital Komdigi akan terus melakukan pemantauan kualitas layanan telekomunikasi pasca terjadinya banjir dan tanah longsor bersama dengan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Padang dan Pemerintah Daerah.