Intel Panther Lake Dirilis, Performanya Pas Buat Gaming Handheld
Uzone.id - Di Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), Intel resmi meluncurkan lini prosesor terbarunya, Intel Core Ultra Series 3, atau dikenal dengan nama ‘Panther Lake’, yang dibuat berdasarkan fabrikasi Intel 18A.
Kehadirannya memang sudah ‘dikodein’ Intel dalam acara Tech Tour 2025 lalu. Menurut Senior VP and General Manager, Client Computing Group Intel, Jim Johnson, Intel Core Ultra Series 3 fokus pada peningkatan efisiendi daya, penambahan performa CPU, GPU yang lebih besar dan unggul di kelasnya.
Bukan cuma itu, prosesor ini juga memiliki komputasi AI yang lebih baik dan kompabilitas aplikasi yang dapat diandalkan dengan arsitektur x86.
Di atas kertas, Intel pamer data kemampuan Panther Lake yang mampu memangkas konsumsi daya hingga 40 persen lebih irit dari Intel Core Ultra 9 288V dan Intel Core Ultra 9 285H untuk performa single-thread yang setara.
Sementara buat yang butuh performa ‘rata kanan’, ada Intel Core Ultra X9 388H yang punya performa multi-thread 60 persen lebih tinggi dibanding Intel Core Ultra 9 288V dan 10 persen lebih ngebut dari Intel Core Ultra 9 285H pada pengujian Cinebench 2024 dengan daya yang sama.
Bahkan, Intel juga percaya diri menyebut chip terbarunya berhasil menyalip performa AMD Ryzen AI 9 HX 370.
Sektor grafis juga dirombak total buat memanjakan para gamer. Mengandalkan iGPU Arc B390 dengan arsitektur Xe3 terbaru, performanya diklaim naik signifikan sampai 82 persen dibanding Radeon 890M untuk gaming di resolusi 1080p.
Menariknya, ini jadi iGPU pertama di pasaran yang sudah membawa fitur Multi-Frame Generation secara bawaan.
Maka tak heran, Intel menyebut Panther Lake bukan cuma pas untuk laptop AI atau mini PC saja, tapi cocok juga bila dipasangkan dengan laptop gaming atau bahkan konsol gaming handheld generasi terbaru.
Bicara soal spesifikasi teknis, Intel membagi jeroan Panther Lake ke dalam tiga konfigurasi die yang berbeda, dengan dua di antaranya menawarkan konfigurasi tile komputasi yang beragam.
Ada varian Panther Lake 8C (4 P-Core + 4 LP-E Core) yang disiapkan buat menggantikan Lunar Lake di segmen laptop tipis. Walau jadi model terendah, varian ini sebenarnya punya performa yang ‘galak’ dengan infrastructure processing unit (IPU) 7.5 dan neural processing unit (NPU) 5, serta dukungan RAM LPDDR5x 6800 MT/s.
Konektivitasnya pun lengkap berkat controller tile yang mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, hingga 4 port Thunderbolt 4.
Lalu ada varian Panther Lake 16C (4 P-Core + 8 E-Core + 4 LP-E Core) sebagai penerus Arrow Lake-H yang lebih ngebut.
Di model ini, kapasitas cache dibuat lebih lega dengan 12 MB L2 untuk P-Core dan 12 MB untuk kluster E-Core, serta dukungan memori yang didongkrak jadi 8533 MT/s dan jalur PCIe yang lebih banyak (20 lanes).
Terakhir, ada versi Panther Lake 16C (4 P-Core + 8 E-Core + 4 LP-E Core). Varian flagship ini punya spesifikasi paling gahar dengan dukungan RAM LPDDR5X berkecepatan 9600 MT/s. Bandwidth memori sebesar ini memang krusial buat menyokong unit GPU-nya yang lebih besar.
Unit GPU di seri teratas ini membawa 12 Xe Core dan 12 RT (ray tracing) unit berbasis arsitektur Xe3. Walau compute tile-nya pakai Intel 18A, khusus tile GPU ini Intel memilih menggunakan teknologi proses N3E dari TSMC.
Ketersediaan
Soal ketersediaan, laptop-laptop konsumen pertama yang ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3 ini sudah bisa dipesan, dimana unitnya bakal tersedia global pada 27 Januari mendatang.
Sementara untuk sistem Edge yang menggunakan prosesor ini, ketersediaannya dijadwalkan menyusul pada kuartal kedua (Q2) 2026.