Ramadan

Indosat Siapkan 4 Strategi Hadapi 14 Juta Pemudik Lebaran 2026

Vina Insyani
Indosat Siapkan 4 Strategi Hadapi 14 Juta Pemudik  Lebaran 2026

Uzone.id — Indosat Ooredoo Hutchison melakukan persiapan untuk menghadapi lonjakan penggunaan internet selama Ramadan dan periode Mudik 2026 mendatang. Tahun ini, Indosat memperkirakan adanya 14 juta pelanggan IOH yang akan memenuhi ruas-ruas jalan di seluruh Indonesia di periode mudik nanti.

“Kalau kami prediksi, akan ada sekitar 14 juta pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison yang akan melakukan perjalanan mudik. Jadi itu adalah tanggung jawab yang sangat besar bagi kami,” kata VP Head of Network Operations IOH Raden Tofan pada Jumat, (21/02).

Menghadapi lonjakan tersebut, Indosat pun menyiapkan 4 strategi agar pengguna tetap terhubung dengan stabil dan nyaman melalui campaign-nya #LebihBaikIndosat, Indosat mengusung semangat You Only Need One (YONO). 

Optimalkan Jaringan di 75 Jalur Mudik

Indosat akan memperkuat dan mengoptimalkan jaringan telekomunikasi mereka di lebih dari 75 jalur mudik serta lebih dari 790 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, Indosat juga akan menyiapkan pemantauan 24/7 untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik.




Sebagai bagian dari pengujian, Indosat akan melakukan Ekspedisi Jaringan Andal melalui program live streaming “Perjalanan Menjadi Lebih Baik” bersama Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan dari dari Jakarta menuju Yogyakarta.

Lebih lanjut, Indosat juga memastikan kapasitas jaringan internet cukup dan stabil untuk 77 rute di jalur darat, baik itu jalan tol, non-tol maupun rute kereta api dengan rincian 36 jalur tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api.

"Rute yang kami siapkan ada 8.100 kilometer yang terdiri dari 77 rute, itu tersebar di 13 kota," tambahnya.

Indosat juga menyiapkan kurang lebih sebanyak 2500 teknisi yang bersiaga selama 24 jam 7 hari serta menyediakan posko untuk memantau jaringan internet selama periode tersebut.

Perlindungan Digital Berbasis AI

Selain memperkuat jaringan, Indosat juga turut memperkuat perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI. Apalagi di momen Ramadan ini dimana aktivitas digital terus mengalami kenaikan.

Fitur ini akan mendeteksi dan menghadang panggilan, pesan dan tautan berbahaya yang terindikasi spam dan juga penipuan sehingga mencegah pelanggan menjadi korban. 




Hingga saat ini, Indosat mencatat sudah mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan hingga tautan spam yang menargetkan para pelanggan. Fitur ini juga diklaim sudah membantu mencegah potensi kerugian finansial hingga USD500 juta.

Hadirkan aplikasi Sahabat AI

Indosat turut menghadirkan aplikasi Sahabat AI untuk memberikan pengalaman digital yang lebih relevan terutama di momen Ramadan ini.




Dibangun dengan teknologi AI kelas dunia dengan dukungan NVIDIA dan dirancang untuk memahami bahasa serta konteks lokal Indonesia, Sahabat AI membantu pengguna menemukan informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan harian dengan cara yang sederhana.

Berbagi kebaikan di 19 titik wilayah RI

Indosat juga mewujudkan komitmen ini lewat program CSR yang digelar di 19 lokasi di berbagai daerah Indonesia, termasuk Aceh pascabencana. 

Program ini fokus memperbaiki dan menghidupkan kembali fungsi surau dan mushola, dimana nantinya bukan cuma sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai pusat kegiatan dan pemberdayaan masyarakat.

President Director & CEO Vikram Sinha dari Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan bahwa #LebihBaikIndosat adalah komitmen perusahaan untuk semakin dekat dengan masyarakat.

Melalui kampanye ini, Indosat ingin memastikan Ramadan 2026 berjalan lebih nyaman, aman, dan tetap lancar dengan dukungan jaringan yang stabil, inovasi AI yang relevan, serta aksi sosial yang nyata.