Games

IESF WEC 2025: Target Medali Emas MLBB untuk Indonesia Tahun Ini

Azmi Ardhana
IESF WEC 2025: Target Medali Emas MLBB untuk Indonesia Tahun Ini

Di dunia esport Mobile Legends pertandingan internasional menjadi momen penting bagi Timnas MLBB Indonesia untuk menunjukkan kekuatan mereka pada ajang IESF World Championship (WEC) 2025 yang digelar di Sri Putra Hall, Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 2-7 Desember 2025. Bagi Indonesia, ajang IESF WEC 2025 ini bukan hanya soal partisipasi  tapi soal sejarah, kebanggaan, dan harapan besar untuk meraih medali emas. 

Seiring perjalanan IESF WEC 2025 yang berlangsung di Malaysia, penting bagi kita mengulas kembali perjalanan Timnas MLBB Indonesia dalam menciptakan sejarah medali demi mencapai target akhir, yaitu medali emas.

Sejarah Medali MLBB Indonesia di IESF WEC

  1. IESF WEC Tahun 2022

Titik awal kebanggaan Indonesia di ajang IESF WEC dimulai pada tahun 2022 yang digelar di Bali. Evos Esport sebagai tim Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Putra yang terpilih mewakili Indonesia pada kompetisi tersebut. Para pemain Timnas MLBB Indonesia pada saat itu terdiri dari:

  • Rachmad “Dreams” Wahyudi
  • Dalvin “Hijume” Ramadhana Putra
  • Rizqi “Saykots” Awandi Iskandar
  • Darrel “Tazz” Jovanco Wijaya
  • Adriansyah “Clawkun” Baihaqi Lesmana
  • Jabran “Branz” Bagus Wiloko

Mereka tampil dominan dan memberikan hasil memuaskan di Grand Final dengan skor 3-0 melawan Filipina. Hasil ini menciptakan sejarah baru untuk Indonesia khususnya pada kompetisi Mobile Legends yang berhasil membawa medali emas ke tanah air.

  1. IESF WEC Tahun 2023

Pada kejuaran H3RO Esport 4.0, Bigetron berhasil mengalahkan Aura Fire yang membuat mereka lolos Seleknas IESF 2023. Dengan demikian, Bigetron Alpha secara resmi menjadi perwakilan Indonesia pada ajang IESF WEC 2023. Namun, perjalanan Timnas MLBB Indonesia dalam mengejar medali emas harus menerima kenyataan bahwa telah gugur di Grand Final IESF WEC 2023 yang digelar di Palace of Culture, Iasi, Romania. Posisi ini menjadikan Indonesia sebagai runner-up dengan skor akhir 1-3 yang membuat Filipina berhasil menjadi juara IESF WEC MLBB 2023 dan Indonesia mendapatkan medali perak.

  1. IESF WEC Tahun 2024

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, IESF WEC 2024 yang berlangsung di Boulevard Riyadh City, Riyadh, Arab Saudi menghadirkan dua kategori dalam cabang esport Mobile Legends, yaitu Men (Laki-laki) dan Women (Wanita). 

Kini Fnatic Onic dan satu pemain perwakilan dari Bigetron ditunjuk sebagai Timnas MLBB Men Indonesia dalam ajang IESF WEC 2024 dengan daftar pemain sebagai berikut.

  • Calvin “CW” Winata
  • Albert Neilsen “Alberttt” Iskandar
  • Gilang “Sanz
  • Nicky “Kiboy” Pontonuwu
  • Muhammad Reza “Rezzz” Kurniawan
  • Luke Febrian “Luke” Valentinus

Perjuangan Timnas MLBB Men Indonesia berhasil mendapatkan medali perunggu atas kemenangan melawan Arab Saudi dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar USD 25 ribu atau setara dengan Rp 397 juta. Walaupun belum berhasil mendapatkan juara di ajang IESF WEC 2024 tetap patut diapresiasi atas perjuangan mereka dalam memperoleh medali untuk Indonesia.

Sementara itu, pemain Timnas MLBB Women Indonesia diwakilkan dari tim Vitality yang terdiri dari:

  • Venny “Fumi” Lim
  • Cindy “Cindy” Laurent Siswanto
  • Viorelle “Vival” Valencia Chen
  • Michelle “Chell” Denise Siswanto
  • Vivi “Vivian” Indrawaty

Roster pemain MLBB Women Indonesia ini berhasil mengukir prestasi yang membanggakan dengan membawa pulang medali emas untuk tanah air setelah menampilkan performa yang maksimal di Grand Final IESF WEC 2024. Dalam pertandingan tersebut, tim Indonesia mampu menaklukkan Kamboja dengan skor 2-0. Kemenangan ini mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di skala kompetitif MLBB Women tingkat internasional.

Persiapan Tim Indonesia di IESF WEC 2025

Pada ajang IESF WEC 2025, Timnas MLBB Men Indonesia masuk ke dalam Grup C bersama Romania, Kazakhstan, dan Peru. Sementara itu, ML.BB Women Indonesia berhadapan dengan Turki dan Uzbekistan pada Grup B. Pada fase ini, seluruh tim Mobile Legends baik dari kategori Pria maupun Wanita akan berjuang memperebutkan dengan total prize sebesar 100.000 USD.

Setiap pertandingan di babak Group Stage dan Play Off akan berlangsung dengan format Best of Three (BO3) sehingga strategi dan konsistensi performa menjadi faktor penentu untuk lolos ke fase berikutnya. Sementara itu, pertandingan di Grand Final akan menggunakan format Best of Five (BO5) menghadirkan duel yang lebih intens dan menuntut ketahanan mental serta mekanik tingkat tinggi dari setiap tim. Format kompetisi ini memastikan bahwa hanya tim dengan performa paling stabil dan dominan yang mampu keluar sebagai juara di panggung internasional IESF tahun ini.

Maka dari itu, perlu persiapan yang matang untuk merebut juara IESF WEC kembali. Menurut Kepala Badan Tim Nasional Esports Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Wishnu Buddhaya, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa “Kami memastikan bahwa seluruh dukungan yang terdiri dari manajemen fisik dan mental, kesehatan, nutrisi, hingga analisis performa dapat berjalan optimal. Dengan demikian, kedua tim dapat tampil maksimal pada IESF World Esports Championship 2025”.

Dari sudut analisis teknikal, Tim Kepelatihan Timnas Esports Indonesia menekankan bahwa fleksibilitas menjadi kunci utama bagi para pemain MLBB di IESF WEC 2025. Dengan tingginya tingkat kompleksitas turnamen internasional, setiap atlet dituntut untuk mampu membaca pola rotasi lawan, beradaptasi dengan berbagai skenario drafting, serta menemukan momentum permainan dengan cepat. Kemampuan menyesuaikan strategi di berbagai situasi inilah yang diyakini dapat menentukan performa Timnas di sepanjang kompetisi.

“Kami memperkuat aspek mikro dan makro, memperdalam variasi drafting, hingga menekankan komunikasi yang sederhana namun efektif,” ujar Kepala Pelatih Tim Nasional Esport Indonesia, Richard Permana

Harapan Medali Emas untuk Indonesia 

Indonesia memiliki rekam jejak bersejarah di ajang IESF WEC untuk cabang esports Mobile Legends. Terakhir kali, tim MLBB Pria berhasil meraih medali emas pada tahun 2022 dalam gelaran IESF WEC ke-14 yang saat itu diwakili oleh Tim Evos. Pada tahun ini, Tim Liquid ID dan Tim Vitality yang dipercaya menjadi perwakilan Indonesia untuk kembali memperebutkan medali emas dan membawa pulang kejayaan tersebut ke Tanah Air.

Indonesia memiliki pengalaman yang bersejarah dalam ajang IESF WEC pada cabang esports Mobile Legends. Terakhir kali MLBB Men mendapatkan medali emas pada tahun 2022 dalam ajang IESF WEC ke-14 yang saat itu diwakili dengan tim Evos dan MLBB Women . Kali ini, Tim Liquid ID dan Team VItality yang menjadi perwakilan resmi Indonesia untuk memperebutkan medali emas itu kembali ke Indonesia

Saat ini, Team Liquid ID dan Team Vitality terpilih menjadi wakil resmi Indonesia di cabang Mobile Legends untuk kategori pria dan wanita. Menurut Richard, disiplin dan konsistensi jadi kunci Pelatnas tahun ini.

"Kami yakin tim MLBB pria bisa membawa pulang mendali emas. Performanya terus naik sejak MPL musim ini. Sedangkan untuk MLBB kategori wanita, Team Vitality sudah tiga kali juara internasional berturut-turut. Tahun ini targetnya tetap emas," ujar Kepala Pelatih Tim Nasional Esport Indonesia, Richard Permana

Richard menyatakan bahwa para atlet terus mengalami perkembangan yang stabil. Ia pun optimistis bahwa tim Mobile Legends Indonesia dapat meraih hasil maksimal di IESF World Championship 2025.

“IESF harusnya udah bisa milik kita (Indonesia) sih karena kan udah gaada PH (Filipina) juga (lawan terberatnya),” ucap Steven Andreas Gunawan dalam kanal Youtube WAHAI Entertainment.

Pernyataan Steven (Age) tersebut menilai bahwa peluang Indonesia meraih medali emas di ajang IESF WEC 2025 ini besar karena tidak ada lawan terberat Indonesia, yaitu Tim FIlipina yang menjadi perebutan juara. Tim Nasional Esports Indonesia MLBB untuk kategori Men dan Women diharapkan dapat meraih medali emas dan kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.