Automotive

Huawei Komentari Mobil Listrik Xiaomi Terbakar, Pamer Teknologi Safety

Bagja Pratama
Huawei Komentari Mobil Listrik Xiaomi Terbakar, Pamer Teknologi Safety

Uzone.id - Seperti kita tau, sebuah insiden terjadi melibatkan mobil listrik Xiaomi SU7 yang terbakar dan menewaskan penumpangnya karena sistem emergency-nya malfungsi. Huawei pun mengomentari kejadian tersebut.

Huawei yang juga membuat mobil listrik menyoroti insiden Xiaomi SU7 terbakar tersebut, terutama soal proses penyelamatan pengendara yang terhambat karena sistem malfungsi.



Di akun media sosialnya, Direktur Eksekutif Huawei dan CEO Consumer Business Group, Yu Chengdong, menyoroti pendekatan perusahaan terhadap keselamatan kendaraan.

"Keselamatan adalah kemewahan terbesar! Kami selalu berusaha untuk mencapai standar kualitas dan keselamatan tertinggi," kata Yu, dikutip Uzone.id 

Dirinya merujuk pada video yang mendemonstrasikan collision unlock redundancy module (CPM) pada mobil Aito M8 dan sistem kunci pintu empat lapis pada kendaraan yang dilengkapi HarmonyOS.

Dalam video tersebut, Yu menjelaskan bahwa kunci pintu konvensional dapat gagal berfungsi saat terjadi tabrakan parah jika salah satu modul, seperti penerima sinyal tabrakan, catu daya, atau penggerak kontrol, mengalami malfungsi. 

Modul CPM Huawei menduplikasi sistem-sistem penting ini, menempatkannya di lokasi yang terlindungi, dan dilengkapi jalur pengaman khusus untuk penerimaan sinyal tabrakan. 

Sehingga, ketika terjadi kecelakaan pintu mobil tetap mudah dibuka untuk mengevakuasi pengemudi maupun penumpangnya.

"Desain kunci pintu empat lapis kami menunjukkan pentingnya hal ini di saat-saat kritis. Akses darurat ke kendaraan sangatlah penting," pungkasnya.

Sistem safety Huawei Aito M8 ungguli Xiaomi SU7

SUV anyar Aito M8 dari Huawei dan Seres dikabarkan mengungguli Xiaomi SU7 menjadi mobil teraman di China setelah mobil ini meraih skor 93,7 persen dalam uji keselamatan dan tabrakan C-NCAP (China New Car Assessment Programme).

Mobil besutan Huawei dan Seres ini meraih peringkat "lima bintang +" dan capaian ini melampaui Xiaomi SU7 maupun kendaraan lain yang telah menjalani uji serupa pada 2024.

Aito M8 meraih skor tertinggi dalam kategori Keselamatan Aktif dengan capaian 96,34 persen. Performa untuk kategori ini 9,99 persen lebih tinggi daripada hasil rata-rata mobil yang dievaluasi oleh C-NCAP.

Pengereman Darurat Otomatis (AEB) dan efektivitas pencahayaannya hampir mencapai skor penuh. Mobil ini berkinerja baik dalam tabrakan kendaraan sungguhan, dengan skor 83,3 poin dari 88.



Uji tabrak C-NCAP meliputi tabrakan depan dengan pembatas lebar penuh, tabrakan depan dengan pembatas bergerak yang dapat diubah bentuknya dengan tumpang tindih 50 persen, benturan samping dengan pembatas bergerak yang dapat diubah bentuknya, dan tabrakan pilar samping.

Kinerja dalam kategori perlindungan pengguna jalan rentan (VRU) mencapai 86,03 persen. Angka ini 7,34 persen lebih tinggi dari rata-rata. Pengujian ini mencakup perlindungan kaki dan kepala pejalan kaki, serta pengujian fungsi AEB.