Digilife

Huawei ICT Umumkan Talenta Terbaik Se-Asia Pasifik, Termasuk Indonesia

Vina Insyani
Huawei ICT Umumkan Talenta Terbaik Se-Asia Pasifik, Termasuk Indonesia

Uzone.id — Huawei resmi menggelar puncak kompetisi tahunan Huawei ICT Competition APAC ke-10 di Sekretariat ASEAN, Jakarta pada Rabu, (13/05) lalu. Ajang ini diikuti lebih dari 8.600 mahasiswa dari 14 negara dan wilayah di Asia Pasifik yang bersaing untuk menjadi yang terbaik di berbagai kategori.

Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, ribuan mahasiswa ini kemudian disaring kembali hingga menyisakan kurang lebih 160 mahasiswa dari 13 negara yang akhirnya masuk dalam babak final tingkat Asia Pasifik.

Di ajang kali ini, Huawei menghadirkan kategori Practice Competition yang meliputi Cloud Track, Network Track, dan Computing Track serta kategori lain yaitu Innovation Competition.




Acara final turut dihadiri Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Fauzan Adziman, Kepala BPSDM Komdigi Boni Pudjianto, hingga perwakilan International Telecommunication Union (ITU).

Dalam sambutannya, Kao Kim Hourn menegaskan pentingnya pengembangan talenta digital muda untuk mendukung transformasi digital ASEAN.

“Talenta digital menjadi denyut utama dalam mewujudkan visi transformasi digital ASEAN sesuai ASEAN Digital Masterplan 2030,” ujarnya.

Dari sekian banyak mahasiswa perwakilan universitas di Asia Pasific, beberapa universitas berhasil keluar sebagai juara.

Pada kategori Innovation Competition, tim dari National University of Singapore berhasil meraih juara Grand Prize berkat inovasi mereka yang dinilai memiliki nilai komersial dan dampak sosial tinggi.

Sementara itu, kategori Practice Competition didominasi peserta dari negara-negara Asia Tenggara. Tim dari Vietnam Posts and Telecommunications Institute of Technology memenangkan Grand Prize untuk Computing Track dan Cloud Track.

Adapun penghargaan tertinggi di kategori Network Track diraih tim dari Bulacan State University, Filipina.

Selain itu, peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Jepang, Laos, Timor-Leste, Hong Kong SAR, dan Macao SAR juga membawa pulang penghargaan juara di berbagai kategori.




Indonesia yang diwakili oleh mahasiswa dari Institute Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) berhasil meraih beberapa kategori, termasuk meraih Second Prize dalam kategori Network Track dan juga Cloud Track.



Sebanyak 16 tim terbaik yang sudah dipilih ini nantinya akan mewakili kawasan Asia Pasifik di kompetisi tingkat global yang digelar di Shenzhen, China pada Juni 2026 mendatang. Mereka kemudian akan bersaing kembali dengan lebih dari 100 tim dari seluruh dunia.

Tak hanya mengumumkan talenta digital berprestasi, Huawei Asia Pacific juga memperkenalkan sejumlah inisiatif baru terkait pengembangan talenta AI.

Salah satunya peluncuran white paper bertajuk ICT Job Roles and Skills in the Intelligent World yang dikembangkan bersama IDC, OpenAtom Foundation, dan Global Intelligence Internet of Things Consortium.




Dokumen tersebut membahas tren pekerjaan ICT di era AI, perubahan kebutuhan keterampilan digital, hingga jalur pengembangan kompetensi di dunia kerja masa depan.

Huawei juga mengumumkan pembaruan kurikulum Huawei ICT Academy dengan menambahkan materi AI lengkap untuk universitas dan institusi pelatihan di kawasan Asia Pasifik.

Vice President Huawei Asia Pacific, Peter Pan, mengatakan Huawei ingin terus memperluas dampak pengembangan talenta digital di kawasan Asia Pasifik, termasuk di Indonesia.

“Pada penyelenggaraan ke-10 ini, kami berharap dapat menghadirkan dampak yang lebih besar dengan terus mendorong inovasi, memperkuat kolaborasi, serta mendukung lahirnya generasi talenta digital berikutnya di kawasan Asia Pasifik,” katanya.

Program Huawei ICT Academy di Asia Pasifik sendiri diklaim telah berkembang dari hanya dua institusi menjadi lebih dari 500 institusi di 18 negara dan wilayah. Hingga kini, program tersebut telah melatih lebih dari 160 ribu mahasiswa, dengan sekitar 60 ribu peserta yang masih aktif mengikuti pelatihan.