Digilife

Hindari PHK, Ini Jurus Microsoft untuk Ganti Karyawan dengan AI

Vina Insyani
Hindari PHK, Ini Jurus Microsoft untuk Ganti Karyawan dengan AI

Uzone.id — Alih-alih melakukan pemangkasan besar-besaran untuk karyawannya, raksasa teknologi Microsoft lebih memilih cara lain untuk mengurangi jumlah karyawan di perusahaan mereka demi mengembangkan AI.

Berbeda dengan Meta yang langsung memangkas ribuan karyawan, Microsoft memilih cara yang lebih ‘halus’ yaitu dengan menawarkan pensiun sukarela kepada sekitar 7 persen dari karyawan mereka di Amerika Serikat.

Sebagai informasi, total dari karyawan Microsoft di AS saat ini berjumlah sekitar 125 ribu orang dan jika dijumlahkan, tawaran pensiun tersebut akan berdampak ke sekitar 6 ribu karyawan.

Melansir dari The Guardian, Selasa, (28/04), Microsoft sudah mengirimkan surat kepada para karyawan yang telah lama bekerja, khususnya mereka yang jumlah usia dan masa kerjanya di perusahaan mencapai 70 tahun dan dari 8 ribu karyawan akan memenuhi syarat tersebut.




Karyawan yang memenuhi syarat juga akan langsung mendapatkan informasi lebih jelas mengenai insentif dan detail paket yang didapat pada 7 Mei mendatang.

Program PHK secara halus ini dilakukan Microsoft sebagai bagian dari rencana mereka untuk memperluas teknologi AI–sama seperti Meta.

Diketahui, Microsoft telah meningkatkan belanja modal untuk pusat data yang digunakan untuk daya komputasi pelanggan cloud yang menangani model AI generatif. 




Tak hanya itu, Microsoft juga sudah punya rencana panjang untuk menghabiskan sekitar USD100 miliar atau sekitar Rp1,724 kuadriliun untuk infrastruktur AI dan disebut meningkat menjadi USD120 miliar di tahun ini.

Jika target pensiun sukarela ini mencapai target Microsoft, pengurangan karyawan di raksasa teknologi dunia kemungkinan semakin tinggi. Jika digabungkan dengan perusahaan lain seperti Meta dan Amazon, pemangkasan karyawan teknologi saat ini sudah mencapai lebih dari 30 ribu karyawan.