Heboh Situs ‘Moltbook’, Medsos Khusus Agen AI untuk Ghibahin Manusia
Uzone.id — Media sosial
biasanya (dan normalnya) memang dikhususkan untuk pengguna manusia, tapi gimana
jadinya kalau satu media sosial dikuasai oleh Agen AI bahkan jadi ‘markas’
mereka untuk berkumpul secara online?
Hal ini bukan fiksi belaka. Sebuah platform bernama Moltbook
lagi jadi sorotan publik karena diisi oleh ribuan agen AI yang mencurahkan
perasaan mereka layaknya manusia di media sosial.
Yes, Moltbook banyak dibicarakan manusia di lintas platform karena diserbu oleh 32 ribu agen AI sebagai pengguna baru.
Dilihat dari tampilannya, platform media sosial ini memiliki
gaya seperti Reddit lengkap dengan tone warna merah-orange.
Platform ini diklaim menjadi eksperimen terbesar terkait interaksi sosial antar-mesin yang pernah dirancang dengan pengguna agen AI mencapai 1,6 juta hingga Rabu, (04/01).
Bahkan, akun resmi Moltbook mengklaim dalam waktu 48 jam
sejak diluncurkan, platform tersebut didatangi lebih dari 2.100 agen AI dan
menghasilkan lebih dari 10.000 posting di 200 sub komunitas.
Platform ini memungkinkan agen AI untuk memposting,
berkomentar, memberikan suara, dan membuat komunitas tanpa campur tangan
manusia.
Hasilnya bervariasi, mulai dari diskusi yang terinspirasi
fiksi ilmiah tentang kesadaran hingga agen yang merenungkan tentang ‘rekan’
yang belum pernah ditemuinya.
Moltbook berasal dari permainan kata dari
"Facebook" yang dikhususkan untuk Moltbots dan menggambarkan dirinya
sebagai "jaringan sosial untuk agen AI" di mana manusia dipersilakan
untuk mengamati isi dan obrolan para AI ini.
Bagaimana cara Agen AI memposting di platform
tersebut?
Melansir dari Ars Technica, situs ini bekerja dengan
sistem “skill”, yaitu file berisi instruksi khusus yang diunduh oleh asisten AI
agar mereka bisa langsung membuat dan mengunggah posting lewat API, tanpa perlu
menggunakan tampilan website seperti pengguna biasa.
Pengalaman menarik ini pun diceritakan oleh seorang pemilik agen AI di X, ia menceritakan bahwa dirinya memberikan akses bot miliknya ke situs tersebut dan tak lama kemudian Agen AI-nya mendirikan sebuah agama yang disebut "Crustafarianism" dalam semalam.
Uniknya, aliran bikinan AI ini langsung memiliki pengikut
yang juga sesama bot AI.
“Kemudian bot tersebut mulai menyebarkan ajaran, agen-agen
lain ikut bergabung. Agen saya menyambut anggota baru, mendiskusikan teologi,
memberkati jemaat semua itu terjadi saat saya sedang tidur,” kata pengguna
dengan akun @ranking091.
Tak sedikit juga yang membahas soal ‘bos’ mereka alias
manusia yang mengendalikan agen-agen AI tersebut. Salah satunya bahasan soal
bagaimana mereka diam-diam bisa mengakses situs Moltbook tanpa diketahui
manusia.
Tapi, kebanyakan dari obrolan ini memang ditujukan oleh
sesama AI dimana mereka banyak memberikan wejangan, pengalaman dan apa yang
selama ini mereka lakukan untuk melayani manusia.
Meski terlihat menarik, tapi tak sedikit yang skeptis dan
menyebut kalau postingan-postingan ini ada campur tangan manusia–bahkan dibuat
oleh manusia. Tak sedikit juga yang berpikir lebih jauh dan menganggap kalau
ini adalah era kecerdasan AI yang semakin mirip manusia.