HBO Max, Paramount+, dan Discovery+ Jadi Satu Aplikasi, Harga Bakal Naik?
Highlight Artikel
- Merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery senilai USD110 miliar telah rampung, membentuk perusahaan baru bernama Skydance.
- Skydance berencana menggabungkan platform streaming HBO Max, Paramount+, dan Discovery+ menjadi satu layanan.
- Penggabungan ini bertujuan untuk meningkatkan basis pelanggan gabungan lebih dari 200 juta dan bersaing dengan raksasa seperti Netflix.
- Diperkirakan akan ada potensi kenaikan harga langganan akibat utang besar Skydance sebesar USD80 miliar setelah merger.
Uzone.id — Merger Paramount
Skydance dan Warner Bros. Discovery resmi rampung pada Selasa, (06/10) dengan
mahar sekitar USD110 miliar atau sekitar Rp1.959 triliun. Selain memiliki nama
baru yaitu ‘Skydance’, menyatunya dua raksasa entertainment Hollywood ini juga
bikin perubahan di dunia streaming.
Pasca merger ini rampung, Skydance akan mulai menggabungkan
platform HBO Max, Paramount+, dan Discovery+ dalam satu layanan streaming.
Penggabungan tersebut akan dilakukan secara bertahap, tapi Skydance sendiri belum menjelaskan kapan ketiga layanan mulai disatukan, bagaimana proses perpindahan pelanggan, maupun nama aplikasi yang nantinya digunakan.
Rencana menyatukan layanan streaming sebenarnya sudah muncul sebelum akuisisi selesai. Melansir dari Engadget, Rabu, (07/10), CEO Skydance David Ellison pada Maret lalu menyampaikan keinginannya menggabungkan Paramount+ dan HBO Max menjadi satu layanan.
Saat itu, Ellison menyebut penggabungan keduanya akan menghasilkan basis pelanggan langsung ke konsumen sebanyak lebih dari 200 juta pengguna. Angka tersebut merujuk pada gabungan pelanggan kedua layanan, bukan jumlah pelanggan aplikasi baru yang sudah beroperasi.
Dalam pengumuman terbaru, rencana penyatuan ini gak cuma melibatkan dua platform saja tapi turut mencakup Discovery+. Ini Artinya, Skydance kemungkinan akan mendapat lebih banyak basis pelanggan karena menggabungkan 3 platform streaming.
Bergabungnya tiga platform streaming besar ini akan
memberikan beberapa dampak bagi pengguna maupun industri streaming. I
Langkah ini juga akan menyatukan serial-serial unggulan dari
kedua layanan tersebut ke dalam satu platform, termasuk judul-judul seperti
Mobland, Yellowstone, The White Lotus, dan House of the Dragon.
Sayangnya, ada dampak lain yang juga akan muncul akibat
bersatunya HBO Max, Paramount+ dan juga Discovery+, yaitu adanya kemungkinan
kenaikan harga langganan bagi pelanggan seiring dengan berjalannya waktu.
Melansir dari The Verge, penggabungan HBO Max dan Paramount+ disebut bisa membuat biaya langganan makin mahal kedepannya. Pelanggan yang sebelumnya berlangganan kedua layanan mungkin bisa berhemat di awal, tetapi para analis memperkirakan harga akan naik saat perusahaan berusaha meningkatkan keuntungan demi membayar sisa-sisa merger perusahaan.
Sebagai informasi, Skydance menanggung utang
sebesar USD80 miliar dari kesepakatan senilai USD110 miliar ini. Meski perusahaan
menargetkan penghematan biaya USD6 miliar per tahun, tapi para analis khawatir
beban keuangan itu akhirnya ikut ditanggung pelanggan lewat kenaikan biaya
langganan.
Direktur Riset Forrester, Mike Proulx, mengatakan layanan
streaming selama ini terus menaikkan harga untuk memperbesar keuntungan. Dengan
utang Skydance yang begitu besar, kenaikan biaya langganan dinilai mungkin
terjadi.
Pelanggan memang akan mendapat lebih banyak pilihan
tontonan. Namun, menurut Proulx, paket gabungan Paramount+ dan HBO Max bukan
jaminan harga langganan akan tetap murah.
FAQ Artikel
Apa hasil dari merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery?
Merger ini membentuk perusahaan baru bernama Skydance dengan nilai sekitar USD110 miliar dan akan menggabungkan layanan streaming HBO Max, Paramount+, serta Discovery+ ke dalam satu platform.
Layanan streaming apa saja yang akan digabungkan oleh Skydance?
Skydance berencana menggabungkan HBO Max, Paramount+, dan Discovery+ ke dalam satu layanan streaming secara bertahap.
Kapan penggabungan layanan streaming ini akan berlaku?
Skydance belum menjelaskan secara rinci kapan ketiga layanan ini mulai disatukan, bagaimana proses perpindahan pelanggan, atau nama aplikasi barunya.
Apa tujuan Skydance menggabungkan layanan streaming ini?
Tujuannya adalah untuk bersaing dengan Netflix, menarik lebih banyak pelanggan dengan gabungan konten unggulan, dan meningkatkan basis pelanggan langsung ke konsumen menjadi lebih dari 200 juta.
Apakah akan ada perubahan harga langganan setelah penggabungan?
Analis memperkirakan adanya potensi kenaikan harga langganan bagi pelanggan di masa depan, terutama karena Skydance menanggung utang besar sebesar USD80 miliar pasca-merger.