Hati-hati Kartu Ucapan Lebaran Palsu, Bisa Bikin Isi Saldo Boncos!
Uzone.id – Menjelang Hari Raya
Idulfitri, berbagai modus penipuan online ikut bermunculan dan gencar mencari
korban. Salah satunya adalah penipuan berkedok kartu ucapan Lebaran yang
dikirim lewat aplikasi perpesanan seperti WhatsApp, Messenger dan SMS.
Alih-alih mendapat ucapan, korban malah harus mengalami kerugian karena modus ini bisa mencuri data pribadi hingga menguras isi rekening korban.
Biasanya, pelaku mengirimkan pesan melalui WhatsApp atau SMS dengan isi ucapan Lebaran yang terlihat ramah dan meyakinkan. Dalam pesan tersebut, korban diminta untuk mengunduh file berformat APK dengan alasan untuk melihat kartu ucapan digital yang ditujukan khusus untuk mereka.
Usut punya usut, file APK tersebut bukanlah berisi kartu ucapan yang dijanjikan. Setelah diunduh dan diinstal, bukannya menampilkan kartu ucapan, aplikasi tersebut kemudian akan meminta berbagai izin seperti akses ke SMS, kontak, hingga aplikasi perbankan.
Meski penipuan ini sudah sering terjadi, tapi masih banyak
yang terjebak dalam modus ini. Pasalnya, momen-momen seperti Lebaran membuat
orang tidak terlalu memperhatikan siapa pengirim kartu ucapan ke akun mereka.
Pelaku biasanya mengaku-ngaku sebagai teman, kerabat atau rekan kerja dan mengirim kata-kata yang friendly seolah kalian sudah saling mengenal.
Oleh karena itu, menjelang Lebaran yang tinggal menghitung jam, kalian perlu mengetahui beberapa tips berikut ini agar tetap aman saat menjalankan Hari Raya Idulfitri 1447 H.
- Jangan sembarangan download file APK. Jika kalian mendapat
pesan berisi file dari nomor tidak dikenal atau bahkan dari teman tapi
mencurigakan, jangan langsung diunduh.
- Cek ke pengirimnya dan konfirmasi ke orang yang mengirim.
Bisa jadi akun mereka sudah dibajak.
- Gunakan aplikasi resmi untuk mendownload aplikasi, seperti
dari Play Store atau App Store, jangan dari link sembarangan.
- Perhatikan izin aplikasi. Kalau aplikasi minta akses
berlebihan (misalnya kartu ucapan tapi minta akses SMS), itu tanda bahaya dan
langsung hapus aplikasi.
- Aktifkan keamanan tambahan. Gunakan fitur keamanan seperti
verifikasi dua langkah di aplikasi penting, terutama mobile banking.