Automotive

Hasil Uji Tabrak Chery Tiggo 7 Pro Cuma 2 Bintang, Tapi Diklaim Aman?

Bagja Pratama
Hasil Uji Tabrak Chery Tiggo 7 Pro Cuma 2 Bintang, Tapi Diklaim Aman?

Uzone.id - Chery harus menghadapi tantangan dalam memenuhi standar keamanan di setiap negara yang dimasukinya. Namun kejadian menarik terjadi di pasar Afrika Selatan, dimana klaim Chery tidak sesuai dengan data.

Baru-baru ini salah satu raksasa otomotif China ini menjadi sorotan negara lain, terkait Chery Tiggo 7 Pro yang mereka klaim aman padahal hasil uji tabrak Global NCAP hanya mendapatkan rating bintang dua.



Dan ironisnya setelah hasil uji tabrak itu dirilis, secara bersamaan Chery dengan materi promosinya secara terang-terangan menggaungkan standar keselamatan tinggi untuk Tiggo 7 Pro. 

Demi menguatkan klaim tersebut, Chery bahkan sampai bawa-bawa hasil uji tabrak dari kawasan dan negara lain. yang memang lebih bagus karena perbedaan standar pengujian.


Dalam laporan resmi kampanye #SaferCarsForAfrica, yang bertujuan mendorong transparansi serta meningkatkan standar keselamatan kendaraan yang dipasarkan di kawasan tersebut, hasil uji Tiggo 7 Pro tidak bagus.

Tiggo 7 Pro mencatat dua bintang untuk perlindungan penumpang dewasa dan tiga bintang untuk perlindungan penumpang anak. 

Namun sejumlah temuan teknis menjadi sorotan serius. Area pijakan kaki dan struktur bodi dinilai tidak stabil serta tidak mampu menahan beban tambahan dalam skenario benturan frontal.

Kemudian uji benturan samping dengan tiang bahkan tidak dilakukan. Alasannya, model yang diuji tidak dilengkapi perlindungan kepala samping standar untuk penumpang baris depan dan belakang. 

Ketiadaan fitur tersebut meningkatkan risiko cedera kepala serius, bahkan dalam benturan samping pada kecepatan relatif rendah seperti menabrak tiang atau pohon.

Sistem Penahan Anak (Child Restraint System/CRS) juga menjadi perhatian. Pemasangan kursi anak menghadap ke belakang di kursi penumpang depan gagal dilakukan secara aman karena tidak tersedia opsi penonaktifan airbag penumpang depan.

Di sisi lain, fitur seperti Electronic Stability Control (ESC) dan Seatbelt Reminder (SBR) memang tersedia sebagai standar. 

Namun menurut Global NCAP, spesifikasi dan kinerjanya belum sepenuhnya memenuhi persyaratan yang ditetapkan lembaga tersebut.

Polemik semakin memanas setelah Global NCAP secara terbuka mengkritik Chery terkait publikasi informasi yang dianggap menyesatkan. Produsen disebut menggunakan hasil pengujian NCAP dari pasar lain yang tidak relevan dengan model spesifikasi Afrika Selatan.

“Peringkat dua bintang untuk Tiggo 7 Pro sangat mengecewakan, tetapi hasil buruk ini diperparah oleh publikasi informasi yang menyesatkan tentang hasil uji tabrak dari pasar lain,” ujar CEO Global NCAP, Richard Woods, dikutip dari keterangan resminya dikutip Uzone.id

Lebih lanjut, Richard menjelaskan, bahwa konsumen Afrika Selatan membutuhkan informasi independen dan akurat untuk mendukung keputusan pembelian mereka. 

Transparansi dan akuntabilitas dalam keselamatan kendaraan, bukan tipu daya pemasaran.

Kritik senada disampaikan Kepala Eksekutif Asosiasi Otomotif Afrika Selatan (AA), Bobby Ramagwede. 

Ia menyebut pihaknya prihatin terhadap uji tabrak internal yang dilakukan Chery di dalam negeri, yang dianggap tidak mencerminkan prinsip dan metodologi pengujian NCAP secara independen.

Pihaknya juga mencatat siaran pers terbaru mengenai Tiggo 7 CSH dan peringkat bintang lima Euro NCAP-nya, yang dianggap sebagai informasi ini berat sebelah karena tidak menyoroti kekurangan keselamatan model entry-level dalam kisaran ini.

"Peringkat Euro NCAP juga spesifik untuk pasar tersebut, agar peringkat diakui secara lokal, kendaraan perlu dinilai di bawah kampanye #SaferCarsForAfrica yang dilakukan oleh Global NCAP,” ucap Bobby.

Kasus ini kembali membuka diskusi lama mengenai dugaan standar keselamatan berbeda antara pasar maju dan berkembang. 

Global NCAP menyatakan bahwa penilaian keselamatan bersifat spesifik pasar karena perbedaan spesifikasi kendaraan, fitur keselamatan standar, serta regulasi lokal.

AA bahkan menegaskan bahwa tidak seharusnya ada kendaraan yang dijual tanpa perlindungan kepala samping untuk baris depan dan belakang. 

Organisasi tersebut menilai keselamatan tidak boleh menjadi fitur tambahan opsional atau hanya tersedia untuk konsumen di pasar tertentu.



Bagi konsumen, polemik ini menjadi pengingat bahwa klaim keselamatan perlu diverifikasi berdasarkan hasil pengujian independen yang relevan dengan pasar tempat kendaraan dijual. 

Perbedaan spesifikasi antarnegara bisa berdampak signifikan terhadap hasil uji tabrak dan tingkat perlindungan aktual.

Dengan dua bintang yang diraih Tiggo 7 Pro dalam pengujian Global NCAP, tekanan kini berada di pundak pabrikan untuk memberikan klarifikasi, peningkatan spesifikasi, atau pembaruan fitur keselamatan. 

Di tengah persaingan SUV yang semakin ketat, reputasi keselamatan bisa menjadi faktor penentu kepercayaan konsumen.