Harga Xiaomi 17T Series Bocor Jelang Rilis Global, Tembus Rp20 Jutaan
Uzone.id — Xiaomi dijadwalkan
meluncurkan 2 smartphone flagship mereka, Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro di
pasar global pada 28 Mei mendatang.
Tapi menjelang debut resminya yang tinggal menghitung hari,
bocoran terkait spesifikasi dan harga kedua smartphone ini terus bermunculan di
berbagai negara. Kali ini, bocoran
terbaru mengungkap kisaran harga Xiaomi 17T series di pasar Uni Emirat Arab,
Filipina, hingga Rusia.
Berapa
harganya?
Berdasarkan
bocoran dari pasar Arab, Xiaomi 17T versi standar disebut akan dibanderol
sekitar AED2.599, atau jika dikonversikan secara langsung, nilainya setara
sekitar USD708 atau Rp12,5 jutaan.
Sementara itu, bocoran lain dari negara tetangga Indonesia, Filipina,Xiaomi 17T versi biasa bakal dijual mulai PHP 33.999, sekitar USD553 atau Rp9,7 jutaan untuk varian 12/256GB. Sementara untuk versi 512GB diperkirakan dibanderol PHP 37.999 atau sekitar Rp.10,9 jutaan.
Untuk model Pro, Xiaomi 17T Pro kabarnya akan dibanderol
dengan harga mulai dari PHP 45.999 atau sekitar Rp13,2 jutaan untuk varian
256GB dan mencapai PHP 47.999 atau Rp13,8 jutaan untuk model 512GB.
Di Rusia, harga Xiaomi 17T disebut sekitar USD725 atau Rp12,8 jutaan untuk versi 256GB dan sekitar USD766 atau Rp13,5 jutaan untuk model 512GB.
Sedangkan Xiaomi 17T Pro muncul dengan harga sekitar USD963
atau Rp17 jutaan untuk varian 256GB, dan model tertinggi dengan penyimpanan 1TB
bahkan disebut mencapai USD1150 atau Rp20 jutaan.
Meski konversi mata uang tidak selalu mencerminkan harga
resmi di tiap negara, bocoran tersebut menunjukkan bahwa lini Xiaomi 17T series
kemungkinan akan bermain di rentang harga Rp9 jutaan hingga Rp20 jutaan,
tergantung model dan kapasitas penyimpanan.
Bocoran di Eropa yang juga sempat ramai dibicarakan
mengindikasikan kalau Xiaomi 17T Pro bisa menyentuh harga EUR1.000 atau Rp20
jutaan di beberapa pasar.
Spesifikasi Xiaomi 17T dan 17T Pro
Dari bocoran spesifikasi yang sudah tersebar di media
sosial, Xiaomi 17T disebut akan hadir dengan layar 6,59 inci beresolusi 2756 x
1268 piksel dan refresh rate 120Hz. Sementara Xiaomi 17T Pro diperkirakan
membawa layar lebih besar berukuran 6,83 inci dengan resolusi 2772 x 1280
piksel dan refresh rate hingga 144Hz.
Untuk performa, Xiaomi 17T akan menggunakan chipset MediaTek
Dimensity 8500 Ultra, sedangkan versi Pro dikabarkan ditenagai MediaTek
Dimensity 9500.
Kedua perangkat juga dirumorkan hadir dengan RAM 12GB serta
opsi penyimpanan hingga 512GB. Khusus model Pro, beberapa pasar disebut akan
mendapatkan varian 1TB.
Di sektor baterai, Xiaomi 17T diperkirakan membawa kapasitas
6.500mAh dengan dukungan fast charging 67W. Sementara Xiaomi 17T Pro disebut
akan dibekali baterai lebih besar 7.000mAh lengkap dengan pengisian cepat 100W
wired dan 50W wireless charging.
Untuk kamera, kedua smartphone ini akan menggunakan
konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari sensor utama 50MP, kamera
telephoto 50MP dengan 5x optical zoom, serta kamera ultra-wide 12MP.
Apakah akan dirilis di Indonesia?
Kabar baiknya, Xiaomi 17T dan 17T Pro itu juga akan meluncur
resmi di Indonesia. Kepastian ini didapatkan dari situs TKDN Kementerian
Perindustrian (Kemenperin) dan e-Sertifikasi Postel Ditjen SDPPI Kementerian
Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang sudah mendapat lampu hijau untuk masuk ke
RI.
Xiaomi 17T dengan kode 2602DPT53G mendapatkan nilai TKDN
sebesar 38,2 persen, sedangkan 17T Pro dengan kode 2602EPTC0G mendapatkan kode
37,54 persen.
Dari keterangan di situs Postel, Xiaomi 17T sendiri dirakit
di Indonesia, sedangkan Xiaomi 17T Pro kemungkinan impor dari China.