Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S25 FE di Indonesia
Uzone,id - Hanya beberapa saat usai meluncur secara global pada 4 September lalu, Samsung Galaxy S25 FE pun resmi meluncur di Indonesia. Samsung Galaxy S25 FE jadi varian dengan harga paling murah di antara Galaxy S25 Series lainnya, tapi tetap usung spesifikasi yang lumayan menggoda.
“FE Series memang menjadi salah satu produk yang bisa dibilang sangat diterima, dan Samsung Galaxy S25 FE menjadi generasi kelima yang kita luncurkan,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, dalam sesi hands-on Samsung Galaxy S25 FE, Kamis (11/9).
Kini, Samsung membuat Galaxy S25 FE lebih ramping dan ringan dari sebelumnya. Smartphone ini sekarang hanya setipis 7,4 mm dengan bobot tak lebih dari 190 gram. Sebelumnya, Samsung Galaxy S24 FE memiliki bodi setebal 8 mm dengan berat lebih dari 210 gram.
Bukan saja lebih tipis, Samsung tetap membuatnya tangguh berkat material Armor Aluminium untuk sasisnya. Ponsel ini juga sudah mengantongi rating IP68 tahan air serta terpaan debu.
Dibuat lebih tipis, Samsung bisa menyematkan baterai dengan kapasitas lebih besar. Samsung Galaxy S25 FE ditopang baterai 4.900 mAh dengan fast charging 45W, lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya 4.700 mAh dan 25W.
Selain itu, Samsung Galaxy S25 FE juga bisa diisi secara wireless dengan daya maksimal 25W dan dimungkinkan menjadi powerbank dadakan berkat fitur reverse wireless charging.
“Baterainya kita tingkatkan dari 4.700 mAh ke 4.900 mAh untuk kapasitas baterainya dan untuk fast charging sudah sama dengan Galaxy S25+ dan Galaxy S25 Ultra, yaitu 45W,” jelas Ilham.
Otaknya, Samsung menggunakan Exynos 2400, prosesor yang sebelumnya digunakan oleh Galaxy S24 Series. Chipset ini mengusung CPU 10-core dengan clock-speed pada prime-core mencapai 3,2 GHz.
Di Indonesia, Samsung hanya menyertakan satu varian RAM dan penyimpanan internal saja, yakni LPDDR5X 8 GB dan UFS 4.0 128 GB.
Di depan, Samsung Galaxy S25 FE tetap mengusung spesifikasi yang sama. Masih Dynamic AMOLED seluas 6,7 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120Hz dan dukungan HDR10+.
Sensor sidik jarinya sudah disematkan di bawah layar, dan layarnya pun diberikan lapisan Gorilla Glass Victus+. Upgrade dari sebelumnya, tingkat kecerahan layarnya mencapai 2.600 nits, naik dari 1.900 nits pada Galaxy S24 FE.
Sektor kamera di belakang masih sama seperti sebelumnya. Samsung tetap andalkan kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera telephoto 8 MP dengan OIS dan kemampuan 3x optical-zoom, serta kamera ultrawide 12 MP.
Kemampuan videonya pun tetap sama, 8K pada 30 FPS maksimal, dan tetap sanggup merekam video 4K pada 60 FPS. Paling, kamera depan yang jadi perbedaan, walau tetap belum mendukung autofokus, resolusi sensornya meningkat menjadi 12 MP.
“Kita berikan improvement untuk sisi kamera selfie menjadi 12 MP, artinya 20% lebih baik dengan generasi sebelumnya, lebih detail, tajam, kaya akan cahaya,” terangnya.
Samsung Galaxy S25 FE jadi smartphone pertama di Indonesia yang sudah terpasang One UI 8 berbasis Android 16. Dengan OS yang baru, Samsung Galaxy S25 FE sudah mendukung beberapa fitur, termasuk Now Bar dan Now Brief, dan sejumlah fitur Galaxy AI.
Ada beberapa fitur yang bisa dijajal pengguna, seperti Generative Edit dan Audio Eraser untuk memaksimalkan konten yang diambil. Ada juga Browsing Assist untuk memberikan rangkuman atau menerjemahkan informasi di internet saat mengaksesnya via Samsung Internet.
Samsung Galaxy S25 FE juga mendukung Writing Assist untuk membantu pengguna saat membuat frasa, entah untuk pesan, email, maupun catatan. Dan bonusnya, pengguna Samsung Galaxy S25 FE juga berhak mendapatkan Google AI Pro selama 6 bulan secara gratis.
“Soal AI 6 bulan, itu sudah jadi standar kami,” pungkas Ilham.
Harga dan ketersediaan
Samsung Galaxy S25 FE hadir dalam varian warna IcyBlue, Jetblack, Navy, dan White. Di Indonesia, Samsung Galaxy S25 FE akan dibanderol dengan harga mulai Rp9.999.000.
Samsung membuka program Reservation+ seharga Rp150 ribu, dimana pelanggan akan mendapatkan e-voucher senilai Rp750 ribu untuk periode 15-25 September 2025.