Hands-on Vivo X Fold5: HP Lipat Bodi Tipis, Baterainya 6.000 mAh
Tapi gak cuma itu saja, ada keunggulan lainnya yang
dihadirkan oleh smartphone lipat Vivo yang satu ini.
Tim Uzone sendiri berkesempatan untuk mencoba langsung Vivo X Fold5 lebih awal, mulai dari desainnya dan mengintip spesifikasinya, berikut hands-onnya secara mendalam.
Biasanya, ketika memegang smartphone lipat, hal yang pertama kami notice adalah kenyamanan saat menggenggamnya. Vivo X Fold5 ini memberikan poin tersebut, kesan pertama saat menggenggam smartphone lipat ini adalah bodinya yang pas seperti smartphone biasanya.
Saat dilipat, smartphone ini hanya memiliki ketebalan sekitar 9,22 mm saja, dan ketika dibentangkan, ketebalannya cuma 4,3 mm. Bobotnya juga cuma 217 gram.
Desain luarnya dibuat dibuat tetao elegan dan premium dengan satu warna solid yang mendominasi bagian belakang. Bingkainya sendiri memiliki material metal glossy dengan lengkungan halus di tiap sisi.
Di bagian cover belakang juga terdapat lapisan ganda dengan tekstur mirip kulit yang mewah. Tekstur ini yang membut Vivo X Fold5 nyaman untuk dipegang, gak gampang slip dan gak meninggalkan jejak sidik jari sama sekali.
Ada dua varian dari Vivo X Fold5 ini, yang pertama adalah Titanium Gray dengan warna abu gelap yang mendominasi dan yang kedua adalah Feather White yang terkesan lebut tapi tetap mewah. Keduanya sama-sama punya desain warna yang doff di masing-masing back cover-nya.
Di bagian layarnya, Vivo X Fold5 memiliki cover screen atau layar bagian luar berukuran 6,53 inci LTPO AMOLED dengan Armor Glass generasi kedua, dan layar utamanya berukuran 8,03 inci yang sudah berkualitas Foldable LTPO AMOLED.
Resolusi tajam di masing-masing layar, refresh rate 120Hz, peak brightness nya mencapai 4500 nits sehingga tetap cerah ketika digunakan di ruangan terbuka–khususnya saat matahari berada di atas kepala, layarnya sudah mendukung Dolby Vision dan HDR10+ sehingga visualnya tetap tajam untuk menonton atau main game.
Engselnya pakai baja dan serat karbon, bikin lipatan layar
lebih tipis dan tahan lama.
Smartphone ini katanya jadi foldable pertama dengan
sertifikasi IPX8, IPX9+, dan IP5X. Jadi lebih tahan air, debu, bahkan bisa
dipakai di suhu ekstrim sampai -20°C.
Nah soal baterai nih. Baterai dari X Fold5 ini termasuk yang
paling besar untuk smartphone lipat saat ini, yaitu dengan kapasitas 6.000 mAh
dan mendukung pengisian 80W kabel dan 40W wireless.
Dapur pacunya jelas kencang karena memakai Snapdragon 8 Gen 3 yang disebut bisa tahan panas, mengurangi konsumsi baterai hingga memaksimalkan performa kamera.
Prosesor ini dikombinasikan dengan RAM sampai 16 GB LPDDR5X,
dan storage 1 TB UFS 4.1.
Sementara untuk kamera, Vivo masih menggandeng Zeiss sebagai
‘partner’ mereka dalam menghadirkan hasil kamera yang profesional.
Desain kamera belakangnya tetap bulat yang cukup besar yang disimpan di tengah-tengah, ini menjadi ‘rumah’ dari 3 komposisi kamera yang dihadirkan oleh Vivo yaitu 50 MP Sony IMX921 OIS, 50 MP telephoto periscope 3x optical zoom, dan 50 MP ultrawide.
Di tiap layar-nya juga sudah dilengkapi kamera selfie
sebesar 20 MP dengan desain punch hole. Di bagian luar, kamera punch hole ini
terletak di tengah layar sementara untuk layar di bagian dalam, kamera
punch-hole ini berada di kanan atas layar.
Untuk yang penasaran dengan hasil fotonya, berikut beberapa gambar yang berhasil diabadikan tim Uzone lewat smartphone lipat Vivo X Fold5: