Gadget

Hands-On Vivo V60: Punya Kamera Telefoto Pertama di V Series 

Vina Insyani
Hands-On Vivo V60: Punya Kamera Telefoto Pertama di V Series 

China, Uzone.id —  Vivo V60 sebentar lagi datang ke pasar Indonesia sebagai smartphone untuk anak-anak muda (dan mereka yang punya jiwa muda). Bukan sekedar upgrade minor, smartphone ini hadir dengan berbagai fitur unggulan.

Dari desain sampai fitur kamera, semuanya terasa fresh dan lebih ‘matang’ dibanding generasi sebelumnya. Dirilis 28 Agustus 2025 nanti, Uzone dapat privilege buat nyobain lebih dulu smartphone yang satu ini. Mari kita mulai spill sedikit-sedikit soal smartphone Vivo V60 yang jadi teman main saat trip ke Shenzhen, China.

Desain Elegan, Warna yang Lebih Cheerful

Vivo V60 tampil dengan desain rounded-edge yang terasa nyaman digenggam. Unit yang kita coba berwarna Dancing Blue, terlihat kalem tapi tetap playful. Soal bodinya, Vivo V60 sendiri diklaim jadi yang paling tipis di kelasnya dengan ketebalan hanya 7,53 mm dan bobot 192 gram untuk varian Mist Gray.

Hal ini yang membuat smartphone tersebut nyaman untuk digenggam. Dua kata untuk smartphone ini, cantik dan slim.

Kalau yang versi India, layar dari V60 ini sudah dilengkapi dengan AMOLED 6,77 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. kalau tidak berubah, kemungkinan layar yang sama juga akan disematkan ke versi Indonesia. Untuk detail pastinya, tunggu perilisan resminya ya.


Smartphone ini akan memakai Snapdragon 7 Gen 4 dan menariknya, ini debut pertama chipset tersebut di Indonesia. Untuk mendukung performa-nya, Vivo kasih baterai 6500mAh BlueVolt Battery, kapasitas yang gede banget untuk ukuran smartphone kelas ini. 









Dengan kapasitas segini, Vivo V60 bisa jadi partner sehari penuh, bahkan mungkin lebih, tanpa perlu bolak-balik cari colokan.

Kamera: Telefoto pertama V Series, ‘Teman’ Ngonser Baru

Untuk pertama kalinya di lini V Series, Vivo kasih telephoto 10x zoom! Modul kameranya masih bekerja sama dengan ZEISS dengan sensor dari Sony. Nah, komposisi kamera dari Vivo V60 ini terdiri dari 3 kamera belakang dan 1 kamera depan. 





Komposisinya yaitu 50MP ZEISS Super Telephoto Camera, lalu 50MP ZEISS OIS Main Camera, 50MP ZEISS Group Selfie Camera atau kamera depan, dan  8MP ZEISS Ultra Wide-Angle Camera.

Vivo juga menambahkan ZEISS Multifocal Portrait dengan focal length baru di 85mm dan 100mm sehingga hasilnya tetap tajam, realistis, fokus yang apik dan cocok buat portrait yang natural dari jarak dekat. Vivo juga membawa fitur flagship mereka yaitu AI Four-Season Portrait yang sebelumnya cuma ada di X200 series.

Bagaimana hasil fotonya?

Dari uji coba singkat, hasil kamera dari Vivo V60 ini cukup bikin takjub, meski menyasar pasar mid-range, smartphone ini punya smartphone yang mendekati kelas flagship. Apalagi Vivo V60 kembali menggaet ZEISS sebagai partner mereka.





Lensa utama 50MP-nya sudah dilengkapi dengan OIS menghasilkan foto tajam dengan warna yang realistis, gak too much, mau outdoor maupun indoor, hasilnya tetap natural. Berikut hasil fotonya, di siang hari dan malam hari.





Lalu, fitur Telephoto 10x zoom ini nih yang jadi bintang utamanya. Vivo V60 ini jadi yang pertama di V-series yang disematkan teknologi ini. Alhasil, objek jauh bisa ditangkap dengan jelas tanpa kehilangan detail yang signifikan. Misalnya foto gedung dari kejauhan atau candid saat menonton festival atau pertunjukan hasilnya tetap tajam dan minim noise.





Untuk portrait mode, focal length baru di 85mm & 100mm bikin efek bokeh lebih rapi dan tepat sasaran, apalagi di jarak dekat.





Sementara untuk Ultra wide 8MP, meski resolusinya tidak setinggi ketiga saudaranya, kamera yang satu ini cukup oke untuk memotret gedung tinggi hingga panorama alam.





Bagian selfie 50MP Camera juga patut diacungi jempol. Angle-nya lebar, jadi gampang muat banyak orang tanpa perlu tongkat selfie. 





Soal fitur AI Four Seasons Portrait-nya, Vivo memboyong fitur AI ini untuk mengajak kita seru-seruan sambil nyobain ragam musim, dari musim semi, gugur, panas hingga salju. Meski menggunakan AI, tapi hasilnya tetap ok, ya meskipun agak dreamy ya.





AI di mode ini akan mendeteksi warna-warna hijau yang kemudian akan diganti dengan warna-warna jingga kemerahan, warna salju, hingga warna-warna merah muda ala musim semi.

Untuk bagian video, kamera belakang Vivo V60 ini benar-benar bekerja dengan rata dan sama cakepnya dengan bidikan foto. Dengan settingan video 1080p, kamera utamanya bisa menangkap video hingga 15 kali zoom dengan hasil yang tetap tajam.




Untuk di kondisi low light misalnya, meski sudah di zoom sampai mentok, tapi hasil video-nya tetap nyaman buat dilihat, gak terlalu pecah atau penuh noise berlebihan. 

Karena sudah dibekali dengan OIS, hasil kamera tetap mulus jadi meskipun tangan goyang atau lagi dalam kondisi bergerak, hasil video pun tidak terlalu terguncang. 

Baterainya super awet!

Salah satu yang jadi kelebihan dari smartphone yang satu ini adalah baterai yang super awet. Dengan dukungan baterai besar 6.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat 90W, Vivo V60 ini menjawab kebutuhan pengguna yang banyak beraktivitas di luar tanpa perlu repot nyari tempat charging atau powerbank.

Seharian mencoba smartphone ini untuk foto-foto dan main internet dari siang hari menuju malam, Vivo V60 hanya menghabiskan setengah dari baterai yang diisi. Salah satu hal penting yang dibutuhkan oleh pengguna muda yang memang sering menonton konser atau festival.